Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Peer Lesson terhadap Kemampuan Procedural Fluency Matematika Mailantri, Ismi; Putri, Rahmi; Sari, Maila; Ulandari, Nelpita
Edumatika Vol 3 No 1 (2020): Mei 2020 Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.321 KB) | DOI: 10.32939/ejrpm.v3i1.437

Abstract

This study aims to determine (1) the mathematical fluency procedural ability of students taught using the peer lesson learning model and those not taught with the peer lesson learning model in class VIII, and (2) the effect of the peer lesson learning model on the mathematics procedural fluency ability of grade VIII students . The population in this study was grade VIII students of SMP Negeri 11 Sungai Penuh, for the study sample consisted of 2 classes from 3 classes in the population, the samples in this study were taken by random sampling technique in which class VIII B was an experimental class and class VIII C was a control class. . Based on the results of research using the t-test for hypothesis testing, it was found that the peer lesson learning model affected the mathematical procedural fluency ability of students in class VIII.
Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Budaya pada Masjid Kuno dan Bilik Padi Kerinci terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi Bangun Datar Andina, Andina; Sari, Maila; Gunawan, Rilla Gina
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i3.4606

Abstract

Banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, terutama pada topik bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berbasis pada kearifan lokal budaya Kerinci, yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa kelas VII pada topik tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas VII di MTsS Modern Arafah, dengan 3 siswa terlibat dalam uji coba kelompok kecil dan 15 siswa dalam uji lapangan utama. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, kuesioner praktikalitas, dan tes pemahaman konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas tinggi dengan skor rata-rata 3,65 (91,25%), praktikalitas tinggi dengan skor rata-rata 3,66 (91,5%), dan efektivitas sedang dengan skor N-Gain 0,40. Selain itu, 60% siswa menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dalam kategori sedang hingga tinggi. Pengintegrasian unsur budaya lokal seperti Bilik Padi dan Masjid Kuno berhasil meningkatkan motivasi belajar, interaksi di kelas, dan membantu siswa memahami konsep matematika melalui konteks budaya yang familiar. Oleh karena itu, LKPD berbasis budaya Kerinci ini dianggap sesuai untuk digunakan sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung implementasi Kurikulum
Eksplorasi Etnomatematika pada Batik Incoang Kerinci Sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Menengah Pertama Aila, Aila; Sari, Maila
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4000

Abstract

Batik Incoang Kerinci merupakan warisan budaya lokal yang kaya akan pola dan bentuk geometris, namun potensi matematisnya belum banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi unsur-unsur etnomatematika pada motif Batik Incoang sebagai sumber pembelajaran geometri di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan peneliti sebagai instrumen utama yang didukung pedoman wawancara serta lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Gunung Kerinci, Nasi Ajeang, Bilik Padi, Kantong Semar, dan Lapeak memuat konsep geometri dan transformasi seperti segitiga, lingkaran, belah ketupat, garis sejajar, translasi, rotasi, refleksi, dan kekongruenan. Penelitian menunjukkan bahwa Batik Incoang memiliki potensi besar sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan budaya lokal. Ini akan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep geometri dan meningkatkan rasa terima kasih mereka terhadap warisan budaya Kerinci.