Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Sylva Scienteae

ANALISIS JENIS DAN KOMODITAS TANAMAN PADA DUA SISTEM AGROFORESTRI DI DESA PENINDAIAN SUMATERA SELATAN Syahputri, Dewi Yulianti; Tsani, Machya Kartika; Surnayanti, Surnayanti; Harianto, Sugeng Prayitno
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.18268

Abstract

Agroforestri tanaman kopi di Desa Penindaian merupakan sistem kebun hutan (campur) berbasis tanaman  kopi  yang memiliki berbagai jenis tanaman serta manfaat dan fungsi yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan komoditas tanaman pada sistem agroforestri kompleks dan agroforestri sederhana di Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan metode analisis vegetasi dengan pembuatan petak ukur berukuran 20 × 20 meter pada masing-masing sistem agroforestri. Data yang dikumpulkan meliputi jenis tanaman, nama ilmiah, famili, jumlah individu, serta nilai kerapatan relatif (KR) dan frekuensi relatif (FR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan agroforestri di Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan terdiri atas dua sistem yaitu agroforestri kompleks dan sederhana. Jenis tanaman yang ada pada lahan agroforestri komplek menunjukkan jumlah jenis yang lebih banyak (17) dibandingkan dengan agroforestri sederhana (8). Tanaman kopi robusta (Coffea canephora) merupakan jenis yang paling banyak ditemukan pada kedua sistem agroforestri. Nilai Kerapatan Relatif (KR) dan Frekuensi Relatif (FR) pada kedua sistem menunjukkan bahwa C. canephora memiliki nilai tertinggi. Komoditas penyusun lahan agroforestri terdiri dari tanaman kehutanan, MPTs, pertanian, dan perkebunan. Persentase jenis komoditas penyusun lahan agroforestri komplek dan sederhana paling tinggi yaitu tanaman MPTS sebesar 65% dan 62%.