Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Kepenulisan Berbasis Kearifan Lokal Bagi Komunitas Ikatan Guru Penulis Tuban (IGPT) Sudikan, Setya Yuwana; Indarti, Titik; Saing, Muhammad Erwan; Imawati, Endah; Afdholy, Nadya
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i2.22549

Abstract

Ikatan Guru Penulis Tuban (IGPT) merupakan komunitas literasi yang berfokus pada penulisan kreatif. IGPT terdiri atas 207 guru PAUD, guru SD, guru SMP, dan guru SMA dan/atau SMK, dan calon guru (mahasiswa) masih terkendala dalam penulisan kreatif. Pengamatan tim PKM Senat Akademik Universitas (SAU) Universitas Negeri Surabaya mencatat bahwa rata-rata guru belum memiliki kompetensi menulis artikel ilmiah, menulis sastra kreatif, dan menulis reportase news. Itu terbukti dari minimnya karya ilmiah, karya sastra yang dimuat di media massa, dan reportase yang dimuat di media massa. Tim PKM SAU Universitas Negeri Surabaya melaksanakan pendampingan kepenulisan berbasis kearifan lokal Tuban. Tim melakukan observasi ke tempat-tempat bersejarah, pantai dan alam Tuban, masyarakat pedesaan dan pesantren Tuban, serta seni pertunjukan yang ada di Tuban.. Produk yang dihasilkan dari pendampingan kepenulisan selama tiga bulan, yakni tulisan reportase yang dimuat di media online, media massa cetak, dan antologi puisi atau antologi cerita pendek yang dicetak. Selama pemroduksian tulisan, Tim PKM SAU Universitas Negeri Surabaya melakukan pendampingan secara offline (tatap muka) dan online (tatap maya) yang berbentuk klinis. Kata kunci: kearifan lokal, artikel ilmiah, penulisan kreatif, reportase.
Eksistensi Perempuan Jawa pada Serat Wasita Dyah Utama: Kajian Semiotika Kritis Eco Retnosari, Putri; Imawati, Endah
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v16i2.97549

Abstract

Figur perempuan Jawa dinilai sebagai sosok yang lemah, dibuktikan melalui beberapa serat Jawa yang mendeskripsikan tentang perempuan. Perempuan dengan segala dimensinya menarik untuk diteliti, karena berkaitan dengan pandangan publik. Sejalan dengan hal tersebut, perempuan Jawa lebih nyata praktis daripada laki-laki yang berhenti pada ideologi. Penelitian ini akan memperkaya pengetahuan baru terhadap nilai ajaran perempuan Jawa, dengan demikian dapat ditemukan beragam keistimewaan dalam diri perempuan Jawa. Alasan lain bahwa perempuan Jawa menarik untuk diteliti karena perempuan Jawa dituntut untuk jeli dalam bersiasat menghadapi tata krama yang terkadang menjadi “jerat budaya”. Artinya, hal itu menunjukan bahwa perempuan Jawa memiliki kemampuan dalam melihat sumber konflik, selanjutnya mengembalikan kepada yang berkuasa untuk menjawab “sendiri” permasalahannya. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pandangan baru tentang perempuan Jawa dari ajaran yang terdapat dalam serat. Salah satunya, dalam serat Wasita Dyah Utama yang mengajarkan ajaran dasar tentang perempuan Jawa. Melalui pendidikan dasar untuk perempuan Jawa dapat ditemukan makna keistimewaan dari perempuan Jawa