Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peluang Peningkatan Pendapatan Petani di Kecamatan Abung Selatan dengan Usahatani Bawang Merah Lestari, Sri Puji; Sari, Yuni Elmita; Putro, Ungki Prabowo; Bakti, Aji Setiya; Handayani, Sri; Hidayat, Rizky
AgriMalS Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v4i2.1403

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas pertanian hortikultura yang dibutuhkan dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari. Kebutuhan bawang merah yang tinggi merupakan prospek untuk pengembangan usahatani bawang merah. Namun harga bawang merah yang fluktuatif akan mempengaruhi pendapatan yang diperoleh oleh petani. Pendapatan adalah bagian penting dalam kegiatan usahatani yang menunjukkan apakah usahatani yang dilakukan petani memberikan manfaat lebih atau tidak kepada petani. Komoditas pertanian baru di suatu wilayah akan mampu berkembang apabila dapat memberikan insentif kepada petani. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berupaya mengembangkan tanaman bawang merah dalam rangka pemenuhan kebutuhan lokal bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeatahui tingkat pendapatan usahatani bawang merah di Kecamatan Abung Selatan dan untuk mengetahui kelayakan usahatani bawang merah di Kecamatan Abung Selatan. Rata-rata pendapatan usahatani bawang merah di Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara atas biaya sebesar Rp 5.439.354,17 per usahatani, dan rata-rata pendapatan atas biaya total sebesar Rp 2.165.931,55 per usahatani. Hasil tersebut menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Kecamatan Abung Selatan berpeluang meningkatkan pendapatan petani.Nilai R/C rasio usahatani bawang merah di Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara adalah 2,36 (atas biaya tunai) dan 1,30 (atas biaya total). Hasil tersebut menunjukkan usahatani bawang merah layak untuk diusahakan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Konsumen Kopi Bubuk Cap Bintang Jaya Di Kabupaten Lampung Utara Soraya, Lulu; Lestari, Sri Puji; Sari, Yuni Elmita; Putra, Ungki Prabowo; Bakti, Aji Setiya
AgriMalS Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v5i1.1761

Abstract

study aims to to determine consumer satisfaction and analyze factors related to consumer satisfaction with Bintang Jaya Brand Ground Coffee in North Lampung Regency. Coffee is one of the leading commodities in this area, and Bintang Jaya Brand Ground Coffee faces tight competition in the local market due to price differences with competitors. This study was conducted with a quantitative approach using a survey method of 100 respondents selected by accidental sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using Spearman's Rank correlation with a 5% confidence level through SPSS version 26. Consumers are satisfied with Cap Bintang Jaya Ground Coffee. This satisfaction is shown by a positive perception of coffee quality. In addition, consumers are also satisfied with the simple design of the coffee packaging. Consumers are satisfied with the price set, because consumers already know about the quality provided by Cap Bintang Jaya Ground Coffee. Consumers are satisfied with the experience gained when buying and consuming Cap Bintang Jaya Ground Coffee. And Cap Bintang Jaya Ground Coffee is easy to find on the market, this also affects farmer satisfaction. 2. Based on the results of the Spearman rank correlation analysis, it can be seen that the factors that are positively correlated with consumer satisfaction are product quality and place/location.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Urin Kelinci di Desa Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan Lestari, Sri Puji; Bakti, Aji Setiya; Sari, Yuni Elmita; Ilmiasari, Yeyen; Harini, Nyang Vania Ayuningtyas
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i1.3010

Abstract

Petani sayur di Desa Abung Jayo menyadari bahwa lahan yang digunakan untuk berusahatani sayuran telah mengalami kerusakan.  Penggunaan input berbahan kimia dalam jangka panjang menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas lahan.  Penggunaan pupuk organik merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan petani untuk mengatasi kerusakan lahan.  Salah satu jenis pupuk organik adalah pupuk organik cair (POC).  Pupuk organik acair dapat dihasilkan dari limbah hewan ternak yaitu urin. Urin mengandung unsur yang dibutuhkan tanaman yaitu Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K). Urin kelinci memiliki kandungan unsur N, P, dan K yang lebih baik dibandingkan hewan ternak lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan keterampilan kepada petani sayur di Desa Abung Jayo agar dapat memproduksi sendiri POC dan memanfaatkan limbah dari hewan ternak yaitu kelinci.  Metode pelatihan yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR).  Peserta membantu menyiapkan bahan, dan mempraktekkan langsung cara membuat POC dengan bimbingan pengabdi.  Peserta antusias mengikuti kegiatan ini dan tertarik untuk mengaplikasikan POC pada tanaman sayuran yang ditanamnya, karena dari hasil pengujian menunjukkan efektivitas POC berbahan dasar urin kelinci.
Peningkatan Kemandirian dan Pendapatan KWT Lestari melalui Diversifikasi Produk dan Pengembangan Kebun Agro-Edu Wisata Organik Rosid, Andiana; Nusantoro, Jawoto; Sari, Yuni Elmita
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4847

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kampung Pujo Basuki, Lampung Tengah. Permasalahan utama yang dihadapi oleh KWT Lestari mencakup pemasaran hasil kebun yang belum optimal, ketergantungan pada penggunaan pupuk kimia, dan terbatasnya diversifikasi produk. Solusi yang diberikan mencakup pelatihan dalam pembuatan pupuk organik, pengolahan hasil kebun menjadi produk olahan bernilai tambah seperti keripik sayuran dan cendol bunga telang, serta pengembangan kebun agro-edu wisata berbasis pertanian organik. Dengan penerapan teknologi, pelatihan, dan pendampingan, KWT Lestari berhasil memproduksi produk olahan yang lebih berkualitas dan dipasarkan dengan menggunakan kemasan yang menarik. Salah satu pencapaian signifikan adalah terbentuknya kebun agro-eduwisata organik yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertanian organik, tetapi juga berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan melalui kunjungan wisata edukasi. Program ini juga berfokus pada pengembangan kemampuan pemasaran digital anggota KWT, yang memungkinkan mereka memperluas pasar produk mereka. Dampak dari program ini adalah peningkatan pendapatan anggota KWT dan keberlanjutan usaha berbasis pertanian organik yang ramah lingkungan.