Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Representasi Nilai Budaya Cerita Rakyat Panggung Krapyak: Kajian Folklor Sumbu Filosofis Yogyakarta Arwansyah, Yanuar Bagas; Wulan, Puspita; Palupi, Muncar Tyas; Septarianto, Tomi Wahyu
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi nilai budaya cerita rakyat Panggung Krapyak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipan, teknik dokumentasi, dan teknik wawancara mendalam dengan abdi dalem makam raja Mataram Kotagede dan edukator Jogja Heritage Track untuk mengetahui nilai budaya cerita rakyat Panggung Krapyak Pangeran Hanyakrawati. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Panggung Krapyak Pangeran Hanyakrawati yaitu: 1) Nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan; 2) Nilai budaya hubungan manusia dengan alam; 3) Nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat; 4) Nilai budaya hubungan manusia dengan manusia lain; dan 5) Nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri.
Tradisi Budaya Merti Desa Sebagai Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Budaya Jawa Guna Mendukung Pengembangan Pariwisata di Kulon Progo Herawati, Tri Ratna; Widyastuti, Titik Mulat; Palupi, Muncar Tyas; Kusumaningrum, Rika Novita; Nurgiansah, T Heru; Julianti, Depi Saptika
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5863

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, bertujuan mendeskripsikan tradisi budaya Merti Desa di Desa Sentolo Kulon Progo sebagai upaya melestarikan budaya jawa guna mendukung pariwisata di Kulon Progo Yogyakarta. Teknik pengumpulan data  dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan sumber-sumber buku mendukung penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Fokus penelitian ini adalah aktivitas masyarakat dalam melaksanakan prosesi ‘merti desa‘ beserta seluruh implikasi dan menghubungkan karakter dengan penciptaan serta pemeliharaan budaya. Untuk menguji objektivitas data dilakukan dengan teknik triangulasi metode. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a).Pentingnya peserta didik mempelajari merti desa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal agar tetap lestari. b). Prosesi upacara merti desa di desa Sentolo merupakan tradisi yang dibudayakan oleh masyarakat setempat, sebagai wujud melestarikan budaya daerah. c). Nilai Filosofi Budaya Jawa perlu ditanamkan sebagai wujud melestarikan nilai-nilai filosofi jawa, agar tidak terkikis karena perkembangan teknologi. d).Melestarikan nilai-nilai budaya jawa guna mendukung pengembangan pariwisata di Kulon Progo, e. Menanamkan pendidikan karakter terhadap peserta didik melalui budaya mreti desa
Tradisi Budaya Merti Desa Sebagai Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Budaya Jawa Guna Mendukung Pengembangan Pariwisata di Kulon Progo Herawati, Tri Ratna; Widyastuti, Titik Mulat; Palupi, Muncar Tyas; Kusumaningrum, Rika Novita; Nurgiansah, T Heru; Julianti, Depi Saptika
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5863

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, bertujuan mendeskripsikan tradisi budaya Merti Desa di Desa Sentolo Kulon Progo sebagai upaya melestarikan budaya jawa guna mendukung pariwisata di Kulon Progo Yogyakarta. Teknik pengumpulan data  dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan sumber-sumber buku mendukung penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Fokus penelitian ini adalah aktivitas masyarakat dalam melaksanakan prosesi ‘merti desa‘ beserta seluruh implikasi dan menghubungkan karakter dengan penciptaan serta pemeliharaan budaya. Untuk menguji objektivitas data dilakukan dengan teknik triangulasi metode. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a).Pentingnya peserta didik mempelajari merti desa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal agar tetap lestari. b). Prosesi upacara merti desa di desa Sentolo merupakan tradisi yang dibudayakan oleh masyarakat setempat, sebagai wujud melestarikan budaya daerah. c). Nilai Filosofi Budaya Jawa perlu ditanamkan sebagai wujud melestarikan nilai-nilai filosofi jawa, agar tidak terkikis karena perkembangan teknologi. d).Melestarikan nilai-nilai budaya jawa guna mendukung pengembangan pariwisata di Kulon Progo, e. Menanamkan pendidikan karakter terhadap peserta didik melalui budaya mreti desa
KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL ONLINE: TINJAUAN DESKRIPTIF PADA KOMENTAR BERITA POLITIK DI FACEBOOK Palupi, Muncar Tyas; Endahati, Nafisah
JURNAL SKRIPTA Vol 5 No 1 (2019): SKRIPTA MEI 2019
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v5i1.125

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita di Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini terbatas pada unggahan berita politik saja. Mengingat isi unggahan bermacam-macam dan jumlah unggahan setiap hari sangat banyak. Objek penelitian ini adalah percakapan di grup FB dengan subjek penelitian adalah percakapan berita politik. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode simak dan tulis, yakni dengan menyimak penggunaan bahasa. Pelaksanaan pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode simak yang diwujudkan melalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasarnya disebut teknik sadap, sedangkan teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita politik nampak dalam empat hal, yaitu (1) penggunaan pronomina, (2) penggunaan bentuk ketidaklangsungan,  (3) penggunaan kata kunci, dan (4) penggunaan kalimat bersifat empati. Kata Kunci:  Kesantunan berbahasa, media sosial online, berita politik, facebookAbstract: The research aims to describe form of language politeness in uploaded news and comment in Facebook. This research was conducted in descriptive qualitative methodology. Source of research data was limited to political uploaded news in considering with the various uploaded content and the unlimited amount of uploaded news. The object of the research was the Facebook group conversation and the subject of the research was the political news conversation. The data collection method used the referral and writing methods. The implementation of data collection in this research was the referral method that was realized through basic and advanced techniques. The basic technique named tapping technique, while the advanced technique named free speech technique and note technique. The research results the discovery of various forms of language politeness in uploaded news and political news comment seen from four things, namely (1) the use of pronominal, (2) the use of form of continuity, (3) the use of key words, and (4) the use of empathetic sentences.  Key words: language politeness, online social media, political news, Facebook
MAKNA KONOTATIF DALAM ANTOLOGI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO (KAJIAN SEMANTIK) Cahyono, Koko; Palupi, Muncar Tyas; Kusumaningrum, Rika Novita
JURNAL SKRIPTA Vol 7 No 2 (2021): SKRIPTA NOVEMBER 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v7i2.2252

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan analisis makna konotatif dalam antologi Perjamuan Khong Guan Karya Joko Pinurbo.Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian  kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggalan baris kata, frasa, klausa atau kalimat dalam bait puisi kaleng keempat pada antologi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian ini diperoleh dari 22 puisi dalam kaleng keempat antologi Perjamuan Khong Guan. Kemudian dari 22 puisi tersebut, ditemukan 28 data makna konotatif yang terdiri dari 14 makna konotatif positif, 8 makna konotatif negatif, dan 6 makna konotatif netral. Dalam 28 data tersebut juga meliputi 47 makna konotatif yang dapat berupa kata, frasa, klausa atau kalimat yang bermakna konotatif.
GAYA TUTUR DALAM PERTEMUAN ARISAN IBU-IBU DI PERUM LOJAJAR INDAH (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Palupi, Muncar Tyas; Herawati, Tri Ratna; Lestari, Ayu Sri
JURNAL SKRIPTA Vol 8 No 1 (2022): SKRIPTA MEI 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v8i1.2797

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dan alih kode dalam pertemuan arisan ibu-ibu dan mendeskripsikan penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini ditemukan adanya bentuk campur kode dan alih kode. Campur kode yang ditemukan yaitu percampuran dan peralihan kode antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Alih kode yang ditemukan adalah alih kode internal.. Percampuran dan peralihan bahasa ini muncul karena bilingualisme, penutur dan lawan tutur menguasai bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan kebiasaan menggunakan bahasa Arab. Sedangkan alih kode muncul karena hadirnya orang ketiga dan hubungan antara penutur dan mitra-mitra tuturnya.Kata Kunci: Gaya Tutur, Campur Kode, Alih Kode, Sosiolinguistik
TINDAK TUTUR DALAM KOMENTAR PEMBACA BERITA KRIMINAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Palupi, Muncar Tyas; Nurul Kartika, Nisa; Ratna Herawati, Tri; Jamilah, Fitri
JURNAL SKRIPTA Vol 9 No 2 (2023): SKRIPTA NOVEMBER 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v9i2.5956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur dalam komentar pembaca berita kriminal dalam media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komentar berita Ferdy Sambo pada media sosial instagram.  Objek dalam penelitian ini adalah tulisan-tulisan yang terdapat pada komentar berita Ferdy Sambo dalam media sosial instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dengan teknik lanjutan berupa teknik catat. Uji keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam komentar pembaca berita kriminal  dalam media sosial instagram terdapat lima bentuk tindak tutur, yaitu asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif. Berdasarkan 92 data yang ada dalam penelitian ini ditemukan 22 tuturan asertif, 9 tuturan komisif, 18 tuturan direktif, 40 tuturan ekspresif, dan 3 tuturan deklaratif. Masing-masing bentuk tindak tutur memiliki fungsi tuturan yaitu tuturan asertif memiliki fungsi menyatakan, melaporkan, dan mengklaim, tuturan komisif memiliki fungsi menawarkan mengancam, dan memanjatkan doa, tuturan direktif memiliki fungsi menasihati, mengancam, dan menyuruh, tuturan ekspresif memiliki fungsi menyanjung, menyalahkan, memuji, mengkritik, ungkapan berbelas kasih, dan ungkapan meminta maaf, tuturan deklaratif memiliki fungsi menginformasikan dan memberikan nama.
Pelatihan pengolahan hasil pertanian Dusun Pulo Kalurahan Gulurejo untuk peningkatan ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Ibu dimasa pandemi COVID-19 Nilansari, Anis Febri; Wardani, Setia; Palupi, Muncar Tyas
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.976

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada hampir semua sektor, demikian pula di sektor UMKM. Usaha Mikro Kecil Menengah umumnya dianggap sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan dalam suatu negara berkembang, dimana UMKM mempunyai peranan dalam mengurangi mengurangi pengangguran dan kemiskinan khususnya untuk negara-negara berkembang, sehingga dibutuhkan komitmen dan kemauan yang kuat dalam meningkatkan produktifitas UMKM. UMKM pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Kelompok Tani Wanita (KTW) Karya Ibu yang bergerak pada bidang pertanian hasil bumi, berlokasi di Dusun Pulo Kalurahan Gulurejo. Masalah utama pada mitra adalah melimpahnya hasil pertanian dari KTW yang belum dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah pendapatan keluarga karena belum adanya pengarahan tentang pengolahan makanan ringan berbahan pisang dan singkong, jangkauan pasar yang masih lokal, desain produk yang masih konvensional. Tujuan pengabdian adalah membentuk dan mengembangkan kelompok usaha di Dusun Pulo yang mandiri secara ekonomi dengan memberikan solusi atas masalah pada mitra. Solusi untuk mengatasi masalah pada mitra antara lain pelatihan pengolahan hasil pertanian (berupa makanan ringan) dan pelatihan bahasa promosi serta pembuatan desain produk dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hasil dari PkM ini adalah makanan ringan dari pisang dan singkong yang memiliki nilai jual tinggi serta promosi produk dengan memanfaatkan media sosial.
Pelatihan pembuatan media pembelajaran Finger Puppet sebagai media pembelajaran dan ekonomi kreatif guru PAUD Utama, Windi Wulandari Iman; Arwansyah, Yanuar Bagas; Palupi, Muncar Tyas
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i1.1308

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait urgensi media pembelajaran untuk anak usia dini dan pelatihan keterampilan pembuatan media pembelajaran berbahan dasar eva foam yang memungkinkan menjadi salah satu alternatif ekonomi kreatif kepada guru Gugus PAUD I dan Gugus PAUD II Kecamatan Pajangan Bantul Yogyakarta. Sosialisasi dilaksanakan melalui ceramah dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dan dilakukan pendampingan secara berkala dalam proses produksi dan diskusi pemasran produk secara luring maupun daring. Outcome dari pelatihan ini ialah pengetahuan dan keterampilan serta inovasi dalam pembuatan media pembelajaran untuk anak usia dini dan pemahaman tentang peluang alternative ekonomi kreatif bagi guru PAUD.