Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Pemerolehan Tindak Tutur Ilokusi Anak Usia 2–3 Tahun Selama Menonton Video Edukasi Youtube Kinderflix di Kecamatan Wonokromo Surabaya Antika, Cindy Dwi; Tobing, Victor Maroli Tua; Faizin, Afan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31291

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media digital pada anak usia dini, khususnya video edukatif di YouTube seperti Kinderflix. Banyak orang tua belum memahami pentingnya memilih dan mendampingi anak dalam mengakses konten yang sesuai dengan perkembangan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemerolehan tindak tutur ilokusi pada anak usia 2–3 tahun selama menonton video edukatif Kinderflix. Pemerolehan bahasa anak mencakup kemampuan memahami maksud dan fungsi tuturan dalam konteks komunikasi, bukan sekadar meniru kata. Penelitian menggunakan teori tindak tutur John Searle yang membagi ilokusi menjadi lima jenis: asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak, rekam, dan catat. Subjek penelitian adalah anak-anak usia 2–3 tahun di Kecamatan Wonokromo, Surabaya, yang sering terpapar konten audiovisual sebagai stimulasi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu menggunakan berbagai jenis tindak tutur, dengan dominasi asertif, direktif, dan ekspresif. Jenis komisif dan deklaratif masih jarang muncul karena keterbatasan pemahaman struktur sosial. Kesimpulannya, video edukatif Kinderflix berperan positif dalam membantu anak memperoleh dan memahami bentuk tuturan dalam interaksi sosial, dengan catatan perlunya pendampingan orang tua agar anak memahami makna dan fungsi setiap tuturan yang digunakan.
Pengaruh Media Pembelajaran Web Wordwall Terhadap Motivasi dan Kemandirian Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Musrifah, Siti; Muiroh, Lailatul; Huda, Nuril; Faizin, Afan; Sarmi, Ni Nyoman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v5i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran web wordwall terhadap motivasi dan kemandirian membaca siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan Pre-experimental design dengan desain penelitian Pre-experimental design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan instrument non tes berupa angket untuk megetahui motivasi dan kemandirian siswa. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XII SMKN 2 Sampang dengan jumlah siswa sebanyak 60 siswa, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah kelas XII Multimedia 1 yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran Web Worldwall terhadap motivasi belajar siswa dan kemandirian membaca pada mata pelajaran bahasa Inggris
Sinkretisme dan Nilai dalam Tradisi Nyadran di Desa Mojodadi : Syncretism and Values in the Nyadran Tradition in Mojodadi Village Maulana, Fernanda; Haerussaleh, Haerussaleh; Faizin, Afan
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 02 (2025): Artikel Riset Periode November 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v5i02.7463

Abstract

The Nyadran tradition is one of the Javanese cultural rituals that is still maintained as part of social and religious life. In Mojodadi Village, Kedungpring District, Lamongan Regency, the Nyadran tradition is unique for blending Hindu-Javanese elements with Islamic teachings. This phenomenon indicates the practice of cultural syncretism that not only survives but also adapts to the belief system of modern society. This study aims to describe the form of syncretism and reveal the values ??contained in the implementation of the Nyadran Tradition in Mojodadi Village. This study uses a qualitative, descriptive method. Data collection techniques include direct observation during the implementation of the Nyadran ritual, in-depth interviews with caretakers, religious leaders, village officials, and community supporters of the tradition, and documentation in the form of photos, videos, and recordings of ritual speech. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study indicate that syncretism in the Nyadran Tradition is apparent in three main dimensions, namely the verbal dimension characterized by the combination of Javanese ujub and mantras with the recitation of Yasin, tahlil, and Islamic prayers; the material dimension seen in the use of ambeng, flowers, and offerings that are reinterpreted as a form of charity; and the spatial-temporal dimension reflected in the choice of the lake as the location of the ritual and the month of Maulud as the time of implementation. In addition, the Nyadran Tradition contains religious-spiritual, social-collective, and moral-ethical values ??that strengthen the community's cultural identity. Thus, the Nyadran Tradition serves as a bridge between ancestral cultural heritage and Islamic teachings, and it plays a social, spiritual, and educational role for the people of Mojodadi Village.
Abreviasi Bahasa Indonesia dalam Kolom Komentar Akun Instagram @beritaindonesia (Periode Oktober-November 2024) Oktaviano, Ferdy Briliant; Tobing, Victor MTL; Faizin, Afan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan abreviasi dalam komentar di akun Instagram @beritaindonesia_, dengan fokus pada bentuk-bentuk abreviasi yang umum digunakan oleh pengikut dan kecenderungan tertentu dalam penggunaannya. Abreviasi, sebagai fenomena bahasa yang berkembang pesat di media sosial, menjadi alat komunikasi yang efisien dan praktis di era digital. Dalam konteks Instagram, penggunaan abreviasi berfungsi untuk mempercepat komunikasi dan menciptakan identitas sosial di kalangan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis komentar-komentar yang diposting oleh pengikut akun Instagram tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abreviasi yang digunakan memiliki pola tertentu, mencerminkan dinamika komunikasi digital, serta pengaruh budaya dan teknologi dalam pembentukan bahasa baru di media sosial. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan tentang perkembangan bahasa Indonesia di ruang digital dan dampaknya terhadap komunikasi sehari-hari.
Hermeneutika Teks Lirik Lagu “Tapi Diterima” Karya Nadin Amizah (Tinjauan Hans-Georg Gadamer) Dewi Anjania, Ramaya Octavia; Haerussaleh, Haerussaleh; Faizin, Afan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 11, No 1: Metalingua, Edisi April 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v11i1.33491

Abstract

This study is motivated by the understanding that song lyrics can be treated as literary texts that contain symbols and open up space for interpretation. Nadin Amizah's album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya (For the World, Love, and Filth) presents reflective lyrics that represent human experiences in various symbolic fields. This study aims to examine the construction of symbolic fields in the song “Tapi Diterima” as part of the album's horizon of meaning through Hans-Georg Gadamer's hermeneutic approach. This study uses a descriptive qualitative method with library research techniques. The object of research is the lyrics of the song “Tapi Diterima,” which are treated as symbolic texts and analyzed in relation to the overall meaning of the album. The analysis process is carried out through hermeneutic reading by limiting the interpretation to the horizon of the text, without explicitly involving the empirical reader's horizon or the author's intention. In this position, the researcher is positioned as an explicit reader who enables the understanding of the meaning offered by the text. The results of the study show that the song “Tapi Diterima” constructs a symbolic field composed of dominant symbols and supporting symbols that are internally related. This symbolic field represents existential and relational experiences that are understood as part of a coherent meaning structure in the album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya. Thus, symbolic meaning is understood as the result of a dialogue between the meaning structure in the text and the process of understanding enabled by the text itself.