Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH CURRENT RATIO (CR) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN ON EQUITY (ROE) PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018- 2020 Nugraha, Rudi Dwi; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/0yzek729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CR dan DER terhadap ROE secara parsial dan simultan. Objek penelitian ini adalah perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020. Yang mana berjumlah 45 data laporan keuangan tahunnan. Teknik penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling purposive. Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Yang mana berjumlah 15 sampel. Metode analisis data adalah asosiatif kuantitatif sedangkan analisisnya menggunakan analisis linear berganda dan uji hipotesis parsial serta simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CR tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap ROE. DER secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE. Secara simultan CR dan DER berpengaruh signifikan terhadap ROE. Hasil ini diperkuat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 17,9%.
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2015-2019 Ghozali, Faizal; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/vsghvz85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perngaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Return On Equity terhadap Harga Saham baik secara parsial maupun simultan. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Inonesia (BEI) periode 2015-2019. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaaan sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019 sebanyak 77 perusahaan dikali 5 tahun yaitu 385 laporan keuangan. Data penelitian diambil dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil dari penelitian ini secara parsial menunjukan bawha Current Ratio , Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham dan Return On Equity memiliki pengaruh terhadap harga saham. Sedangkan secara simultan Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Return On Equity berpengaruh terhadap harga saham yaitu sebesar 24,1%.
ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PERSEDIAAN BARANG DAGANG BERDASARKAN TEORI COSO PADA PT. MITRA ADIPERKASA TBK  PERIODE AGUSTUS 2020-APRIL 2021 Noviantika, Dara; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/5set2h53

Abstract

The purpose of this research is to determine the implementation of internal control, factors, and comparison of internal control of inventory at PT. Mitra Adiperkasa Tbk compared to COSO theory. Research data in the form of qualitative data with data sources from interviews with 25 respondents consisting of HRD Officer, Risk Officer, Warehouse Officer, Finance Officer, Accounting Officer, Purchasing Officer, Sales & Marketing Officer, Customer Service Officer, General Manager, Risk Officer , Finance & Accounting Manager, HRD Manager, and Warehouse Manager. Qualitative descriptive data analysis method. The results showed: (1) Implementation of control inventory using five components of internal control, elements of the Control Environment, Risk Assessment, Control Activities, Information and Communication, and Monitoring. (2) Factors that affect the internal control of inventory, Total Inventory, Human Resources, Documents, Standard Operating Procedures, and Audits. (3) Internal control of inventory that isn’t in accordance with COSO theory in the section on Sufficient Documents and Records, Information and Communication and Monitoring.
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, FULMER DAN ZMIJEWSKI PADA PT INTRACOPENTA, TBK TAHUN 2016-2020 Piay, Jessica Revina; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/hqa60t52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis financial distress perusahaan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, Fulmer dan ZMIJEWSKI pada perusahaan PT. Intracopenta Tbk tahun 2016 – 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder. Jenis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah financial distress. Sampel dalam penelitian ini adalah lima laporan keuangan. Hasil dari perhitungan financial distress menggunakan metode Altman Z-Score, Springate dan ZMIJEWSKI dibawah nilai standar dan perusahaan dalam kondisi tidak sehat sementara pada metode Fulmer diatas nilai standar dan perusahaan dalam kondisi sehat terkecuali tahun 2020. Perbandingan hasil perhitungan financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate dan ZMIJEWSKI dalam kondisi bangkrut sedangkan Fulmer dinyatakan sehat terkecuali tahun 2020. Hasil konsistensi perhitungan financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, dan ZMIJEWSKI adalah konsisten bangkrut sementara metode Fulmer konsisten bangkrut di tahun 2020 sementara di tahun 2016-2019 dinyatakan sehat.
PENGARUH DEBT TO ASSET RATIO (DAR) DAN TOTAL PENJUALAN TERHADAP CURRENT RATIO (CR) PADA PERUSAHAAN SEKTOR BARANG KONSUMEN PRIMER YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2018-2021 Fathurachmi, Ami; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/0cweke73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) dan Total Penjualan terhadap Current Ratio (CR) perusahaan baik secara parsial maupun simultan. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di BEI periode tahun 2018-2021. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di BEI periode tahun 2018-2021 dengan sampel sebanyak 184 laporan keuangan. Data diperoleh dengan mengunduh dari website resmi BEI dan perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) secara parsial berpengaruh terhadap Current Ratio (CR) dengan nilai t hitung sebesar 14,813 > t tabel 1,97316 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan secara parsial Total Penjualan tidak berpengaruh terhadap Current Ratio (CR) dengan nilai t hitung sebesar 1,376 < t tabel 1,97316 dan nilai signifikansi sebesar 0,170 > 0,05.  Sedangkan secara simultan Debt to Asset Ratio (DAR) dan Total Penjualan berpengaruh terhadap Current Ratio (CR). Dibuktikan dengan hasil koefisien determinasi R Square sebesar 0,559 (55,9%) sehingga kemampuan model dalam menerangkan seberapa pengaruh variabel bebas (Debt to Asset Ratio dan Total Penjualan) mempengaruhi variabel terikat (Current Ratio) adalah sedang. sisanya sebesar 44,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.
PENGARUH RETURN ON ASSETS DAN CURRENT RATIO TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017 – 2020 Nurjanah, Euis; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/h3yjrx48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA dan CR terhadap Financial Distress secara parsial dan simultan. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan dari tahun 2017 sampai dengan 2020 pada 24 perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang terdiri dari 96 laporan keuangan tahunan. Teknik penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling purposive. Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Yang mana berjumlah 96 sampel. Metode analisis data adalah asosiatif kuantitatif sedangkan analisisnya menggunakan analisis linear berganda dan uji hipotesis parsial serta simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROA berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Financial Distress. CR berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Financial Distress. ROA dan CR berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Financial Distress. Hasil ini diperkuat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 59,4%, sedangkan 40,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
PENGARUH HUTANG DAN MODAL KERJA TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN BARANG KONSUMSI SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017 – 2021 Apriyani, Isma; Siswanti, Tutik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/ew0gkm52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hutang dan Modal Kerja terhadap Laba Bersih secara parsial dan simultan. Objek penelitian ini adalah perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 yang terdiri dari 40 data laporan keuangan tahunan. Teknik penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling purposive. Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Yang mana berjumlah 40 sampel. Metode analisis data adalah asosiatif kuantitatif menggunakan analisis linear berganda dan uji hipotesis parsial serta simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hutang secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih. Modal Kerja secara parsial tidak berpengaruh terhadap Laba Bersih. Secara simultan Hutang dan Modal Kerja berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih. Hasil ini diperkuat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 77,1%. Sedangkan 22,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
ANALISIS FINANCIAL DISTRES DENGAN PENDEKATAN ALTMAN Z-SCORE PADA PT.BUMI RESOURCES TBK PERIODE 2010-2014 Siswanti, Tutik; Gulo, Budira
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.178 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.160

Abstract

Perusahaan didirikan salah  tujuaanya adalah agar tumbuh dan berkembang baik dari sisi finansial, maupun operasional. Namun demikian untuk mencapai tujuan tersebut  perusahaan juga dihadapkan dengan berbagai risiko yang berdampak pada gagalnya tujuan, bahkan  mengalami kesulitan keuangan dan berakhir dengan kebangkrutan. Pada dasarnya jika perusahaan melakukan monitoring dan pengawasan yang maksimal dalam  mengelola  keuangan kebangkrutan dapat diprediksi sebelum benar-benar terjadi, sehingga perusahaan dapat melakukan pengambilan keputusan dan menyusun strategi agar kebangkrutan tidak terjadi. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui bagimana prediksi kebangkrutan dengan pendekatan  Altman Z-Score jika pada PT Bumi Resources Tbk. Hal ini karena perusahaan tersebut, berdasarkan laporan keuangan menunjukan indikasi kebangkrutan, dimana selama 5 (lima ) tahun terakhir menunjukan, laba, pendapatan, harga saham dan aset mengalami penurunan, sedangkan hutang mengalami kenaikan.  Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi  dokumentasi, dimana data yang digunakan adala berupa laporan keuangan selama tahun 2011 s.d 2014.  Analisis prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score ini menggunakan rasio keuangan berdasarkan data laporan keuangan dari Laporan Tahunan PT Bumi Resources Tbk. Analisis prediksi kebangkrutan Altman Z-Score ini merupakan analisis multivariate yang menggunakan dua atau lebih variabel ke dalam satu persamaan. Adapun persamaan tersebut yaitu Z-Score = 6,56WCTA+ 3,26RETA + 6,72EBITTA + 1,05TETL. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score menunjukkan bahwa tahun 2010 nilai Z-score sebesar  2,04, hal ini berarti perusahaan berada dalam kategori “Grey Area” . Pada tahun 2011 sampai 2014 nilai Z-score berturut-turut sebesar ; 1,06, -0,86, -3,17, dan -4,37, dimana nilai tersebut lebih kecil dari 2,6, maka, pada periode tersebut perusahaan  berada pada zona bangkrut . Sehingga dapat disimpulkan bahwa, selama periode 2010 s.d 2014 kondisi perusahaan mengalami penurunan dan pada akhirnya dikatergorikan bangkrut. Kata Kunci : Analisis prediksi kebangkrutan, cut off, Model Altman Z-Score
ANALISIS PERBANDINGAN METODE FULL COSTING DAN VARIABEL COSTING DENGAN METODE PERUSAHAAN DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA UD MEKARSARI Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.101 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.162

Abstract

Penentuan harga pokok produksi yang akurat dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat. Beberapa metode dapat digunakan dalam penentuah harga pokok produksi, antara lain full costing dan variable costing. Metode full costing dengan mendasarkan pada seluruh biaya produksi dalam penentuan harga pokok produksi, sedangkan variable costing hanya berdasarkan biaya produksi variabel saja. Permasalahan dalam penelitian ini adalah membandingkan perhitungan harga pokok produk dengan metode full costing dan variable costing dengan metode yang di gunakan perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penentuan harga pokok produksi berdasarkan metode yang digunakan perusahaan dengan metode full costing dan variable costing. Objek penelitian ini adalah biaya-biaya yang menjadi fokus dari aktivitas dalam pembuatan tahu untuk menentukan alokasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik ke produksi. Jenis penelitian adalah kualitatif berdasarkan eksplanatory research, digunakan untuk mengkaji secara mendalam tentang penerapan metode full costing, variable costing dan metode yang digunakan perusahaan dalam penentuan harga pokok pada pabrik tahu. Hasil penelitian diperoleh harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp 207,12, sedangkan dengan metode variabel costing sebesar Rp.204,59, dan dengan metode yang diterapkan perusahaan diperoleh harga pokok per potong tahu sebesar Rp.213,3. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan dalam penentuan harga pokok produk dengan ke tiga metode tersebut. Perbedaannya meliputi : Dasar yang digunakan untuk menentukan harga pokok produksi, klasifikasi biaya yang tidak jelas pada perusahaan, dan hasil perhitungan harga pokok produksi per potong tahu yang menunjukkan metode yang diterapkan perusahaan harganya paling tinggi dibandingkan kedua metode yang lain. Kata Kunci : Full Costing, Variable Costing, Harga Pokok Produksi
ANALISIS PENGARUH LABA BERSIH SEBELUM PAJAK DAN TOTAL ASET TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2015 Siswanti, Tutik; Kharima, Kharima
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.673 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Laba bersih sebelum pajak dan Total aset terhadap Return on Assets, baik secara indivisu atau parsial maupun secara bersama-sama atau simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan properti yang mempublikasikan laporan keuangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2011sampai dengan tahun 2015, sebanyak 27 perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif, yaitu laporan keuangan selama 5 (lima) tahun dari seluruh populasi. Sehingga datanya merupakan panel, yaitu data gabungan antara data time series dan data cross section. Oleh karena itu metode pengolahan data dengan menggunakan software eviews seri 9, disesuaikan dengan jenis datanya. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji hipotesis parsial dengan membandingkan anatara thitung dengan t tabel, sedangkan uji hipotesis simultan dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Koefisien determinasi digunakan sebagai pengukuran besarnya varian variabel bebas dalam menjelaskan varian variabel terikat Hasil penelitian menunjukan persamaan regresi adalah Y = 0,062360 + (8.21E-14 . X1) + (-4.70E-15. X2). Hasil uji hipotesis parsial menunjukkan, variabel Laba bersih sebelum pajak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Assets , yang ditunjukan dengan nilai thitung 3,911045 > ttabel 1,66 . Sedangkan pada variabel total aset tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Assets, yang ditunjukan dengan nilai thitung 1,919361 < ttabel 1,66 .Hasil uji hipotesis secara simultan menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara laba bersih sebelum pajak dan total aset terhadap Return on Assets, yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung 4,538842 > Ftabel 3,06. Hasil koefisien determinasi R square (R2), menunjukan nilai sebesar 0.545235, hal ini berarti variabel bebas laba bersih sebelum pajak, dan total aset mampu menjelaskan varian dari variabel terikat yaitu Return On Assets sebesar 54,235% sedangkan sisanya sebesar 45,765 (100-54,235) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Laba Bersih Sebelum Pajak,Total Aset,Return On Asset