Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Health Community Service

Deteksi Dini Mencegah Komplikasi Kehamilan Untuk Kehamilan Sehat Bagi Calon Pengantin Sinambela, Megawati; Sitepu, Stefani Anastasia; Sinaga, Jon Piter
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8135

Abstract

prakonsepsi melalui edukasi, skrining faktor risiko, dan tindak lanjut dini terhadap temuan kesehatan. Masa sebelum kehamilan merupakan jendela intervensi yang penting karena banyak faktor yang memengaruhi luaran maternal dan neonatal sudah ada sebelum konsepsi terjadi, seperti anemia, hipertensi, kelebihan berat badan, gangguan glukosa, perilaku gizi yang kurang baik, serta keterlambatan mengonsumsi asam folat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan catin dalam mewujudkan kehamilan sehat melalui edukasi kesehatan reproduksi dan deteksi dini. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif dengan rangkaian pretest, penyuluhan, skrining kesehatan, konseling singkat, dan posttest pada 50 calon pengantin yang terdaftar di wilayah kerja puskesmas. Materi edukasi menekankan gizi prakonsepsi, suplementasi asam folat, pencegahan anemia, pengendalian penyakit kronis, serta tanda bahaya kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan baik peserta meningkat dari 46% menjadi 81% setelah intervensi. Skrining juga menemukan 18% peserta mengalami anemia ringan, 10% memiliki IMT ?25 kg/m², 8% mempunyai tekanan darah ?140/90 mmHg, dan 6% memiliki gula darah sewaktu ?200 mg/dL yang memerlukan evaluasi lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining prakonsepsi efektif sebagai strategi promotif dan preventif untuk mengidentifikasi faktor risiko sebelum kehamilan. Integrasi program kesiapan catin ke pelayanan primer perlu diperkuat agar pencegahan komplikasi kehamilan dapat dilakukan lebih dini dan lebih sistematis.
Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Biskuit Biwa Sitepu, Stevani Anastasya; Sinambela, Megawati; Sinaga, Jon Piter
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8136

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang penting karena berhubungan dengan peningkatan risiko kelelahan, perdarahan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Secara global, anemia masih memengaruhi sekitar 37% ibu hamil, sedangkan di Indonesia prevalensi anemia pada ibu hamil. Selain suplementasi tablet tambah darah, diperlukan inovasi pangan lokal yang praktis dan mudah diterima untuk mendukung pencegahan anemia. Biwa (Eriobotrya japonica) memiliki kandungan mineral, vitamin C, karotenoid, dan senyawa fenolik sehingga berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sekaligus mengenalkan pengolahan biwa menjadi biskuit sebagai pangan selingan pendukung. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi pembuatan biskuit biwa, diskusi gizi kehamilan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai anemia, dan pemanfaatan pangan local biwa. Pengembangan biskuit biwa layak dipertimbangkan sebagai inovasi pangan pendamping yang praktis, mudah diterima, dan dapat diintegrasikan dengan edukasi gizi serta konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil.