Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN KOMUNIKASI SEKTOR INDUSTRI DENGAN INTELLIGENT NETWORK SEBAGAI UPAYA PERLUASAN DAERAH PEMASARAN Haryanto Haryanto; Siti Nandiroh
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1294

Abstract

Satu hal yang paling penting dalam upaya peningkatan profit adalah dengan penambahan dan perluasan daerah pemasaran, serta adanya sistem informasi yang terpadu dari pusat ke tiap unit yang dimiliki. Perluasan daerah pemasaran dapat diwujudkan dengan adanya sistem telekomunikasi yang lancar dan dapat menjangkau di tiap daerah yang akan dijadikan sebagai daerah pemasaran. Sehingga hal ini diharapkan tidak akan menghambat proses pendistribusian produk maupun informasi dari tiap daerah tujuan. Intelligent Network (Jaringan Cerdas) adalah suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol, dan management menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya dibandingkan arsitektur jaringan yang digunakan saat ini. Untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Tidak luput dari standar mengenai spesifikasi yang menyangkut mobile system yang akan digunakan. Sehingga perkembangan suatu teknologi akan dapat berefek terjangkaunya komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi, sehingga meningkatkan perkembangan daerah tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan adanya peningkatan jaringan komunikasi di daerah maka akan memunculkan daerah-daerah sentra produksi di bidang industri. Peningkatan mobilitas komponen usaha yang tidak diperkirakan sebelumnya, semakin menuntut kemampuan sistem jaringan komunikasi dan data, serta pengembangan jenis-jenis pelanggan baru. Dengan adanya peranan Intelligent Network sebagai konsep arsitektur jaringan, maka akan mendapatkan solusi yang lebih baik untuk memenuhi segala kebutuhan.
IMPLEMENTASI ALGORITMA DIJKSTRA SEBAGAI SOLUSI EFEKTIF PEMBUATAN SISTEM BANTUAN BENCANA REAL TIME Siti Nandiroh; Haryanto Haryanto; Hafidh Munawir
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 12, No. 2, Desember 2013
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v12i2.648

Abstract

Research on communications technologies that support by Dijkstra algorithm, as a determinant of the distribution are more effective for the volunteer. The system also equipped by the data inventory and needs of each refugee, so there is no buildup and lack support in their respective refugee camps, as well as appropriate aid, according to the type of the needs of victims. This study is a system which has the purpose of making supplies, disaster relief distribution channel based on the criteria of value chain, and the level of priority areas or disaster, and disaster guide information is up to date. Information systems that are formed based on the Djikstra algorithm, while the technology which is the basis of the system is mobile. The final results will be verified by BNPB and MDMC as well as local government and police disaster area. So the information system that will form the basis for appropriate and relevant to distributed.
Sistem Informasi Pengelohan Data Pasien Rawat Inap Berbasis SMS Gateway Haryanto Haryanto; Bambang Priyatmoko
INFORMATIKA Vol 2, No 1 (2015): Maret
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas Gesi is a public health service centre institution under Sragen  Regency  Government  having  responsibility  in  public  health  sector. Medical data service and process still run less effectively because all of activities are carried out manually either recording in the form of document or archive. Therefore that was less effective and error often occurs. This research and system design employed library study with pieces analysis method and UML design. Library study was a process of looking for theoretical basic sources to be discussed in this topic. The analysis method used was  to  analyze  the  performance  of  Puskesmas  by  conducting  survey  and identifying the information need. UML design represented the system plot to be made  with  use  case,  class  diagram,  activity  diagram,  interface  designing, database designing using SQL Server 2000, report writing using crystal report 8.5, and supporting software using Microsoft Visual Basic 6.0. This design and development of Inpatient Data Processing Information system facilitated the medical personnel in processing and recording medical personnel  data,  patient  data,  drug  data,  outpatient  data,  inpatient  data,  and report.Keywords: Pieces Method, UML, SQL, Crystal Report and Visual Basic 6.0
Implementasi Kolaborasi Desain Dengan Teknologi Web untuk Membantu Sistem Pengambilan Keputusan Haryanto Haryanto
Jurnal Ilmiah SINUS Vol 6, No 1 (2008): Maret 2008
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.67 KB) | DOI: 10.30646/sinus.v6i1.58

Abstract

Kolaborasi merupakan suatu proses kerjasama berdasarkan prinsip-prinsip tertentu, yang menghasilkan kredibilitas, integritas, dan terobosan untuk membangun konsensus, kepemilikan bersama, dan kerja sama dalam segala aspek. Perancangan terhadap kolaborasi desain dengan menggunakan kolaborasi desain yang berbasis web CAD (Computer Aided Design), dimana desainer dapat berkolaborasi pada desain dan secara efisien memberdayakan tool desain yang ada pada internet. Framework perancangan meliputi skema kolaborasi dengan interface ke tool distribusi web, untuk menyimpan dan memanipulasi desain obyek serta protokol untuk tool komunikasi, pengiriman message dan kolaborasi.Dalam proses desain, akan mungkin sekali terjadi penyimpangan terhadap desain dari konsep awal. Adanya sarana komunikasi didalam sistem ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan desain. Kata kunci : rancangan, kolaborasi, web, sistem.
Aplikasi Wap pada Telepon Seluler untuk Pencarian Rute Jalan Terpendek (Studi Kasus: Kota Surakarta) Haryanto Haryanto
Jurnal Ilmiah SINUS Vol 6, No 2 (2008): Juli 2008
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.964 KB) | DOI: 10.30646/sinus.v6i2.49

Abstract

Perkembangan mobile communication (handphone) sejak tahun 1995 berkembang dengan sangat pesat. Salah satu fasilitas yang menunjang perkembangannya adalah penggunaan WAP (Wireless Application Protocol), yaitu suatu protocol untuk terhubung ke internet melalui handphone. Dengan kemajuan teknologi membuat aplikasi WAP dengan WML (Wireless Markup Language) script semakin luas ruang lingkupnya. Kemajuan teknologi memberikan solusi serta kontribusi dalam bidang Sistem Komunikasi yang real time. Oleh karena itu pada makalah ini dikembangkan sistem baru yang memanfaatkan teknologi komputer dan teknologi komunikasi, khususnya yang berbasis WAP serta algoritma Djikstra, sebagai navigasi bagi pengguna jalan yang berkunjung di kota Surakarta. Dalam sistem navigasi perjalanan tersebut dapat mengetahui rute terpendek dari jalan ke jalan atau dari lokasi ke lokasi, demikian juga bisa diketahui jalur alternatifnya.Mudahnya melakukan akses untuk perjalanan yang hendak dituju maka pengguna bisa mencapai tujuan dengan cepat dan tepat, tanpa harus bertanya-tanya mengenai arah yang dituju. Kata kunci : Handphone, WAP, WML, algoritma Djikstra, lokasi, jalan.
Sistem Monitoring Lokasi Siswa Menggunakan GPS Ublox Neo-6m Di SD Muhammadiyah 1 Surakarta Haryanto Haryanto; Kristono Kristono; Prathama Diva Wiranata
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 28, No 2 (2022): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v28i2.178

Abstract

Kriminalitas pada anak merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum dan sangat umum terjadi di lingkungan. Efek yang ditimbulkan dari kriminalitas pada anak adalah semakin khawatirnya orang tua yang kurang dalam pengawasan apalagi ketika selesai berkegiatan di sekolah. Pada situasi tersebut, tentu sangat dibutuhkan suatu sistem yang bisa memantau anak secara realtime dari jarak jauh. Guna mengatasi masalah tersebut, dibutuhkan alat pelacakan dan monitoring lokasi melalui smartphone. Tujuan penelitian ini adalah Merancang Sistem Pelacakan dan Monitoring lokasi dari siswa di tempat yang telah ditentukan, yakni SD Muhammadiyah 1 Surakarta, menggunakan GPS Ublox Neo-6m berbasis IoT agar orang tua dapat mengawasi lokasi sang anak saat berada dalam perjalanan pulang secara realtime melalui smartphone. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengembangan waterfall yang diawali dengan guru yang mengirimkan notifikasi absensi siswa kepada orang tua, lalu diteruskan dengan alat yang memberitahu lokasi dari siswa, kemudian orang tua dapat melakukan pelacakan lokasi dari anak pada smartphone dengan metode pengujian blackbox testing. Alat ini menggunakan NodeMCU V3 sebagai mikrokontroler untuk mengaktifkan sistem pengoperasian, Modul GPS Ublox Neo-6m sebagai penerima koordinat lokasi, dan Firebase Realtime Database untuk menyimpan dan menyinkronkan data secara realtime. Metode perancangan menggunakan UML seperti Use case diagram, Sequence diagram, Class diagram, dan Activity diagram, serta analisis kelemahan sistem menggunakan metode PIECES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan informasi lokasi dari alat yang dibawa oleh anak setelah pulang sekolah. melalui aplikasi dan alat pemantauan lokasi siswa ini, orang tua tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk menjemput anak demi memastikan keberadaan mereka selepas kegiatan belajar mengajar di SD Muhammadiyah 1 Surakarta, karena kegiatan pemantauan lokasi dari sang anak dapat dilakukan melalui aplikasi smartphone dan bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU Hartini, Hartini; Herawati, Ratna; Wahyuningsih, Hartati Dyah; Haryanto, Haryanto
JICS : Journal Of International Community Service Vol 3 No 01 (2024): JICS : Journal Of International Community Service
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jics.v3i01.1174

Abstract

Differentiated interactive learning media are innovative teaching aids that can be tailored to the individual needs of each student. By integrating technology and different teaching strategies, this media allows teachers to deliver subject matter in a way that is more interesting, effective, and in accordance with the learning styles and abilities of each student. This Community Service activity was organized in collaboration with SMK N 1 Musuk Boyolali and the Faculty of Computer Science, Dharma AUB University Surakarta. The results of community service where training is carried out, teachers prefer to create interactive learning materials using WordWall tools. Because there are many themes and choices, the form of making interesting material for students. Wordwall is a web-based platform that can be used to create learning media, the use of differentiated interactive learning media, teacher competence can be improved, so they can provide a more meaningful learning experience for students.
Implementation Design In the Creation of Companies In the 4.0 Technology Era Anwar, Muhammad Rehan; Sari, Siti Nurindah; Maesaroh, Siti; Haryanto; Widada, Sugeng
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 4 No 1 (2022): March
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v4i1.244

Abstract

Industry 4.0 has been referred to as a new modern stage in which various developing technologies come together to deliver continuous innovation. After all, there is no understanding of how the organization does this innovation. After all, no one knows how the company performs this type of innovation. In this way, we expect to gain a better understanding of how Industry 4.0 ideas are accepted in assembly plants. We present a theoretical framework for this advancement, which we divide into two categories: front-end and base innovation. Front-end innovation considers four factors: smart manufacturing, smart products, a smart inventory network, and smart work, whereas basic advancement considers four factors: the internet of things, cloud administration, big data, and investigation. The sampling method, variable definition, sample and variance method, and data analysis are all used in this study. To focus on adopting these advancements, we reviewed 92 assembly organizations. Our findings imply that Industry 4.0 is linked to a fundamental embrace of front-end innovations, with Smart Manufacturing taking center stage. Our findings also suggest that implementing basic innovations is putting the organization to the test, given the sample in question still has very little knowledge and testing. We propose the creation of an Industry 4.0 innovation layer and demonstrate the extent of adoption of these advancements as well as their company-building ideas.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU Hartini, Hartini; Herawati, Ratna; Wahyuningsih, Hartati Dyah; Haryanto, Haryanto
JICS : Journal Of International Community Service Vol 3 No 01 (2024): JICS : Journal Of International Community Service
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jics.v3i01.1174

Abstract

Differentiated interactive learning media are innovative teaching aids that can be tailored to the individual needs of each student. By integrating technology and different teaching strategies, this media allows teachers to deliver subject matter in a way that is more interesting, effective, and in accordance with the learning styles and abilities of each student. This Community Service activity was organized in collaboration with SMK N 1 Musuk Boyolali and the Faculty of Computer Science, Dharma AUB University Surakarta. The results of community service where training is carried out, teachers prefer to create interactive learning materials using WordWall tools. Because there are many themes and choices, the form of making interesting material for students. Wordwall is a web-based platform that can be used to create learning media, the use of differentiated interactive learning media, teacher competence can be improved, so they can provide a more meaningful learning experience for students.
The Eye's Signature: Innovative Approaches to Iris Detection Pambudi, Dhidhi; Fadly, Fadly; Kurniawan, Muhammad Hafiz; Haryanto, Haryanto
International Journal of Advances in Artificial Intelligence and Machine Learning Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Advances in Artificial Intelligence and Machine Learni
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijaaiml.v2i1.379

Abstract

This research aims to develop and evaluate a deep learning-based iris detection system using a specialized Convolutional Neural Network (CNN) architecture. The research methodology includes data set preprocessing, CNN model design, training using Adam optimization, as well as evaluation using accuracy, precision, recall, and F1 score metrics. The dataset used was obtained from Kaggle and preprocessed before being divided into training, validation, and testing sets. The CNN model consists of three convolutional layers with increasing filter sizes (32, 64, and 128), ReLU activation, batch normalization, and MaxPooling layers for efficient feature extraction, as well as dropout regularization to reduce overfitting. Experimental results show that the proposed model achieves a high classification accuracy of 97.33%, with robust performance against variations and noise in iris images. Comparative analysis with traditional iris recognition methods confirms the superiority of deep learning in handling challenges such as lighting changes and occlusions. Although the results are promising, challenges such as data bias and computational demands are still a concern. Future research will explore more advanced architectures as well as additional pre-processing techniques to improve the generalizability and effectiveness of the system in real-world applications.