Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBAKTERIA (PGPR) TERHADAP SIFAT KIMIA ULTISOL Willyans, Riza; Mustamu, Novilda Elizabeth; Sitanggang, Kamsia Dorliana; Adam, Dini Hariyati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1988

Abstract

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) merupakan salah satu agen hayati kelompok mikroba tanah yang berada di sekitar akar tanaman, dimana baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam memacu pertumbuhan serta perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobakteria (PGPR) terhadap sifat kimia tanah ultisol. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022 sampai dengan bulan April 2022 dilakukan Jalan Pelita Tiga, Rantauprapat,  Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Indonesia. Pengambilan tanah ultisol dilakukan dengan mencari lahan kosong yang jauh dari pemukiman, lalu membersihkan permukaan tanah dari gulma dan sampah, kemudian megambil tanah dengan menggunakan cangkul mengambil tanah dengan kedalaman 20cm. Hasil penelitian diperoleh data kandungan beberapa sifat kimia tanah mengalami perubahan, yaitu kadar N-total 0.13%, kadar P-total 0.07-0.09% sedangkan kadar  K-total 0.08-0.14% .
RESPON PEMBERIAN BAWANG MERAH DAN LIDAH BUAYA TERHADAP STEK BATANG KEMBANG SEPATU (Hibicus rosasinensis L.) Afifuddin, Ahmad Fauzi; Sitanggang, Kamsia Dorliana; Adam, Dini Hariayati; Yusida Saragih, Siti Hartati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1984

Abstract

Salah satu zat pengatur tumbuh alami yang dapat digunakan dalam pembibitan dengan menggunakan stek batang adalah bawang merah dan lidah buaya, karena bawang merah dan lidah buaya  mengandung zat pengatur tumbuh yang mempunyai Auksin, giberelin dan sitokinin. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Thoyib Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi bawang merah dan lidah buaya terhadap pertumbuhan akar stek batang dan mengetahui konsentrasi ekstrak bawang merah dan lidah buaya yang dapat menghasilkan pertumbuhan akar stek batang kembang sepatu  paling baik. Parameter yang diamati adalah panjang akar, jumlah akar, berat basah akar, dan berat kering akar. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok 6 perlakuan dan 4 kelompok. Setiap unit percobaan menggunakan 3 stek. Perlakuan tersebut adalah ekstrak bawang merah konsentrasi 0%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%. Hasil: pemberian bawang merah dan lidah buaya pada konsentrasi berbeda berpengaruh terhadap panjang akar, jumlah akar, berat basah akar, dan berat kering akar.  Bawang merah dan lidah buaya dengan konsentrasi 70% menunjukkan hasil yang optimal.
PENGENDALIAN HAMA ULAT API PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN BAHAN AKTIF MATADOR DAN DETERJEN Nanda, Bayu Tri; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1947

Abstract

Tanaman kelapa sawit merupakan tumbuhan tropis golongan palma yang termasuk tanaman tahunan dan habitat aslinya adalah daerah semak belukar. Kelapa sawit yang sudah dibudidayakan terdiri dari dua jenis yaitu E. guineensis dan E. oleifera. Jenis pertama adalah yang pertama kali dibudidayakan sebagai tanaman komersial. Sementara E. oleifera belakangan ini mulai dibudidayakan untuk menambah keanekaragaman sumber daya genetik. Ulat api merupakan hama pemakan daun yang dapat merugikan bagi perkebunan kelapasawit, khususnya di Sumatera Utara. Hama ulat api harus diperhatikan dalam pengendalian populasinya. Diantara jenis- jenis ulat api, S. asigna dikenal sebagai ulat yang paling rakus dan yang paling sering menimbulkan kerugian pada tanaman kelapa sawit baik pada tanaman muda maupun pada tanaman tua. Oleh karena itu diperlukan pengendalian yang tepat untuk meminimalisir populasi hama. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan Pengendalian Hama Ulat Api Pada Tanaman Kelapa Sawit Dengan Bahan Aktif Matador Dan Deterjen. Berdasarkan hasil analisis pada Pengendalian Hama Ulat Api Pada Tanaman Kelapa Sawit Dengan Bahan Aktif Matador Dan Deterjen diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan bahan aktif matador dan deterjen dapat mengendalikan hama ulat api pada tanaman klapa sawit dengan konsentrasi minimal 25% dari setiap bahan dan untuk mempercepat maka deperlukan konsentrasi 50%.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) SERTA DAMPAKNYA TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI (STUDI KASUS PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI BINA SEJATI) Rizal, Khairul; Yusida Saragih, Siti Hartati; Triyanto, Yudi; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1486

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar efektivitas dana PUAP terhadap tingkat pendapatan dalam pengentasan kemiskinan di Bina Sejati Tebing Tinggi Kecamatan Pangkatan, (2) menganalisis dan mengetahui tingkat pendapatan Usahatani Gapoktan Bina Sejati di Tebing Tinggi Kecamatan Pangkatan sebelum dan sesudah menerima bantuan PUAP. Hasil penelitian: efektivitas pendanaan program PUAP sangat efektif dan baik, hal ini dapat dilihat dari hasil uji F 12,407 dengan taraf signifikan 0,000 sedangkan nilai F tabel adalah 2,052. Jika dibandingkan nilai uji F (12,407) > Ftabel (2,052) pada 5%, disimpulkan bahwa secara simultan variabel efektivitas dan program PUAP berpengaruh positif. Peningkatan pendapatan Kelompok Tani Bina Sejati di Teluk Sentosa setelah menerima dana PUAP dapat diketahui dari tabel t untuk variabel efektivitas sebesar 2,663 dan program PUAP sebesar 1,270 dengan nilai signifikan untuk masing-masing variabel bebas (2,052); (0,073). Untuk nilai t tabel dalam statistik distribusi t tabel dengan taraf uji = 5% dan df1 = 27 sebesar 2,052. Berdasarkan kriteria bahwa jika nilai t hitung > t tabel); yaitu (2,663>2,061) (1,290>2,052) dapat disimpulkan bahwa variabel efektivitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pendapatan. Kata kunci : tingkat pendapatan, program PUAP
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) TERHADAP ZPT EKSTRAK TAUGE DI PEMBIBITAN AWAL (PRE NURSERY) Prabowo, Saftana Kanda; Mustamu, Novilda Elizabeth; Rizal, Khairul; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1989

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh ekstrak tauge sebagai ZPT alami pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan pembibitan tanaman kelapa sawit. Sehingga dapat mengetahui berapa konsentrasi yang paling baik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (Analysis of Variance) pada jenjang nyata 5 %. Apabila ada beda nyata dalam perlakuan diuji lanjut dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pertumbuhan bibit kelapa sawit dengan pemberian ekstrak tauge. Dosis 200ml ektrak tauge lebih efektif mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan diameter tanaman. Dan dosis yang lebih tinggi dari 200ml dapat menghambat pertumbuhan bibit kelapa sawit.
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA AREAL TANAMAN KARET YANG SUDAH TIDAK PRODUKTIF DI PTPN III AFDELING V AEK NABARA KAB. LABUHANBATU Abdi, Mhd Fahmi; Sitanggang, Kamsia Dorliana; Harahap, Fitra Syawal; Rizal, Khairul
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1900

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji tingkat kesuburan tanah perkebunan karet PTPN III Afdeling V Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu dan memberi pengetahuan petani karet bahwa kesuburan tanah wajib ditingkatkan tetapi tetap menjaga kualitas tanah. Penelitian dilaksanakan di perkebunan karet PTPN III Afdeling V Aek Nabara, Labuhanbatu dan analisis sifat kimia tanah di laboratorium analitik Socfin Indonesia kebun Bangun Bandar dengan parameter pH H2O, N total, C-Organik, PBrayII, K, Ma, Ca, Na, KTK. Bahan & alat: 5 sampel tanah tanaman karet tidak produktif, bor tanah, alat tulis, lebel, plastik, kamera. Hasil: tanah perkebunan karet tidak produktif memiliki nilai parameter tanah yang nilai kandungannya berbeda, vegetasi sekitar tanah tanaman karet tidak produktif i juga menjadi faktor mengapa tanaman sekitar tanah tersebut tidak produktif lagi. Semua parameter yang dianalisis uji lab. Analitik bahwa pH tanah tergolong masam di kelima sampel, N total, C-Organik, P-BrayII, K, Ma, Ca, Na, KTK juga tergolong rendah di tiap parameternya. Dengan penanganan seperti pemupukan atau permberian bahan organik dapat memberikan solusi agar tanah areal tanaman yang tidak produktif dapat lebih baik lagi, analisis kelima sempel ini dapat memberikan solusi pada pihak perkebunan agar dapat menangani dengan tepat pada lahan tanaman karet yang sudah tidak produktif menjadi lebih memberikan keuntungan, baik di bidang perusahaan maupun di bidang pertanian.
PENGARUH HARGA LIDI KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT KECAMATAN TORGAMBA KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN Lumbantoruan, Mangampu; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1928

Abstract

Limbah kelapa sawit merupakan sisah sisah hasi; tanaman kelapa sawit yang termasuk dalam produk utama.karena pertambahan area kelapa sawit semakin luas dan limbah yang dihasilkan semakin banyak.maka di lakukan pemanfaatan limbah menjadi bahan bahan bernilah ekonimis yang dapat membantu perekonomian masyarakat yang tinggal di perkebunan masyarakat di kecamatan Torgamba memanfaatkan limbah dari pelapa kelapa sawit dengan cara yaitu,mulai dari pelapasan anak daun dari pelepah,kemudian pelepasan lidi pengubahannya menjadi anyaman dan sebagainya.dengan cara itu masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dan membantu perekonomian masyarakat di kecamatan Torgamba.semakin besar pendapatan masyarakta di kecamatan tersebut maka semakin sejahtera perekonomian di kecamatan tersebut.
EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN GULMA KENTOSAN KELAPA SAWIT DIKEBUN AEK NABARA PT. SUPRA MATRA ABADI Mahardika, Wiwit Arif; Rizal, Khairul; Sitanggang, Kamsia Dorliana; Yusida Saragih, Siti Hartati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1530

Abstract

Kegiatan magang dilaksanakan di PT. Supra Matra Abadi Kebun Aek Nabara (KAN) Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, kegiatan dilakukan selama empat bulan, Maret – Juli dan metode yang digunakan ialah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan berbeda, yaitu dengan dosis 1% dan dosis 2. Hasil: Afdiling III PT Supra Matra Abadi dengan gulma berkayu menggunakan 2 perlakuan, yaitu secara manual dan kimia, sedangkan gulma pakis seluruhnya menggunnakan metode pengendalian secara kimia dan penyemprotan pada areal pertumbuhan pakis yang rapat seperti pada blok C88D, C88E, dan C88P mempergunakan nozel fan jet, perlakuan pengendalian lalang di Afdiling III yang efektif adalah pembajakan diikuti dengan penyemprotan menggunakan herbisida berbahan aktif glifosal dengan alat knaspsack spayer jenis nozel VLV 200 dan volume semprot 200-250/ha, Keladi liar yang populasinya cukup luas terdapat pada blok C87O dan C87Q dengan penyemprotan menggunakan herbisida berbahan aktif metil dengan dosis 4,2 gr + 28ml/kap alat knapsack spayer nozel solid dan 1 kap 12,5 air dan pada pengendalian kentosan dapat dihasilkan dengan dosis 1% dan 2% yang paling efektif. Pada penelitian ini lebih efektif menggunakan dosis 2%, karena hasilnya lebih terlihat (lebih cepat terbakar) walaupun sama matinya dengan dosis 1% namum menggunakan dosis 2% tidak membutuhkan waktu lama sudah mati total, hasil efisiensi ini menggunakan dosis yang 1%, karena lebih diuntungkan seperti biaya yang lebih murah, Hasilnya sama hanya saja dengan menggunakan dosis 2%.
DAMPAK PEMBERIAN POC URINE KELINCI DAN PUPUK SERTA BATANG PISANG (Musa paradisiaca) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI MAIN NURSERY Tambunan, Daniel; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1903

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan konsentrasi terbaik Pupuk Organic Cair urine kelinci dan batang pisang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dilakukan pada tanah aluvial.dengan bibit jenis DxP Unggul Socfindo Lame.yang didapat dari Pt PPKS SOCFINDO. Selanjutnya dilakukan perawatan dan pembesaran di lahan lingkungan Simaninggir, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 100 polibag. Perlakuan pada yang diujikan dalam penelitian ini adalah konsentrasi POC batang pisang dengan konsentrasi: perlakuan A: 0 ml/l, B: 40 ml/l, C: 80 ml/l air, D: 120 ml/l air, dan E: 160 ml/l air. Data pengamatan bibit kelapa sawit yang diperoleh dianalisis menggunakan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi POC batang pisang berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, bobot kering brangkasan, bobot segar brangkasan, dan tidak berbeda nyata untuk pertambahan diameter bonggol, pertambahan jumlah pelepah, bobot segar akar, bobot kering akar. Pemberian konsentrasi POC urine kelinci dan batang pisang terbaik adalah perlakuan E: 160 ml/l air. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjut dengan memberikan POC urine kelinci dan batang pisang pada konsentrasi lebih dari 160 ml/l air.
KARAKTERISASI MORFOLOGI TANAMAN ROTAN DI LABUHANBATU SUMATERA UTARA Nasution, Izna Agustina; Sitanggang, Kamsia Dorliana; Yusida Saragih, Siti Hartati; Dalimunthe, Badrul Ainy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1950

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakterisasi morfologi tanaman rotan di Labuhanbatu, mulai dari bentuk daun, batang, panjang batang, dan tempat tumbuhnya tanaman rotan. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan mengidentifikasi langsung tanaman rotan ke lapangan. Tanaman rotan memiliki banyak manfaat bagi manusia dan alam selain untuk dikonsumsi atau diproduksi rotan juga memberi manfaat sebagai ekologi untuk alam sekitar.