Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMPN 4 WONOSARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Astuti, Tutik; Febriati, Listia Dwi; Nugrahaningtyas, Nugrahaningtyas; Erang, Ambu Risa Ndapa
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2189

Abstract

Remaja mengalami perkembangan fisik, psikologis dan intelektual yang pesat. Remaja cenderung menyukai tantangan tanpa pertimbangan yang matang. Hal tersebut menimbulkan berbagai permasalahan pada remaja, khususnya permasalahan kesehatan reproduksi. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) oleh guru merupakan suatu upaya untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyampaian materi kesehatan reproduksi remaja di SMPN IV Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus observasional dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagian besar informan guru kurang memahami KRR komprehensif. Informan guru menyatakan bahwa pendidikan KRR adalah tanggung jawab orang tua, sekolah, masyarakat dan pemeritah. Informan guru menyampaikan materi KRR dengan berbagai metode. Saat menyampaikan materi KRR yang sensitif, guru memisahkan siswa laki-laki dan perempuan. Metode tersebut dapat meningkatkan keaktifan siswa untuk tanya-jawab dengan guru. Pemahaman guru mengenai materi KRR yang semakin baik dapat meningkatkan kualitas penyampaian materi pada siswa. Pendidikan KRR bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun perlu mendapatkan dukungan dari keluarga, masyarakat hingga pemeritah. Pemerintah perlu memberikan pelatihan pada guru terkait pendidikan KRR. Keluarga perlu memberikan pendidikan KRR di rumah, sedangkan masyarakat memberikan pengawasan pada remaja di lingkungannya.
Strategi Manajerial dalam Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu melalui Pelatihan Stimulasi Perkembangan Bayi untuk Mencegah Global Development Delay Ratnaningsih, Ester; Febriati, Listia Dwi; Sugathot, Aan Ika; Zakiyah, Zahrah
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Welfare : December 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v2i4.1348

Abstract

Global developmental delays in toddlers are a major concern, with around 5-10% of toddlers experiencing this problem. At the Duku, Jampidan, Banguntapan, Bantul Regency Posyandu, only 40% of cadres have had training in infant development stimulation. Therefore, training for Posyandu cadres is very important to improve their competence in detecting and providing appropriate developmental stimulation. This community service program aims to provide training in infant developmental stimulation for Posyandu cadres, so that they can be better prepared to detect developmental delays early on. The training was conducted in August 2023 using a demonstration method by four lecturers and involved 22 participants. The results of the pretest evaluation showed that 45.5% of cadres had poor knowledge, while 54.5% had sufficient knowledge. After the training, the posttest results showed a significant increase in knowledge, with 90.9% of cadres having good knowledge, and 9.1% having sufficient knowledge. This program has succeeded in improving the competence of cadres in detecting and providing infant developmental stimulation.
EDUKASI PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGI LANSIA DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA KADER Febriati, Listia Dwi; Zakiyah, Zahrah; Ratnaningsih, Ester
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39954

Abstract

Berdasarkan UUD Nomor 13 Tahun 1998 Lanjut Usia merupakan seseorang yang mencapai usia 60 tahun keatas. Persentase Lansia meningkat dua kali lipat pada tahun 1971-2020 yakni menjadi 9,92 persen (26 juta-an), jumlah lansia perempuan lebih bayak satu persen dibandingkan laki-laki 10,43 persen berbanding 9,42 persen. Pada tahun ini sudah ada enam provinsi yang memiliki struktur penduduk tua di mana penduduk lansianya sudah mencapai 10 persen, Salah satunya yaitu: DI Yogyakarta (14,71 persen) (Badan Pusat Statistik, 2020). Padukuhan Duku terletak di Desa Jambidan Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Terdiri dari 4 kampung dan 2 perumahan. Adapun kampung Di Padukuhan Duku antara lain kampung Genengan, Kampung Dhuku, Kampung Jambidan Kidul, Kampung Jambidan Lor. Dusun Duku dengan adanya pandemic covid- 19 semua kegiatan belum boleh dilakukan, termasuk Posyandu Lansia. Hal ini memberikan dampak yang sangat signifikan salah satunya terhadap kondisi psikis. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk edukasi Kader lansia harapannya mampu memberikan peningkatan kapasitas kader dalam mendampingi lansia. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan kepada Kader tentang materi perubahan fisik dan psikologi pada lansia. Sebelum penyuluhan kader diberikan pre test dan selesai kegiatan penyuluhan dilanjutkan sesi Tanya jawab dan post test. Hasil dan pembahasan; kegiatan penyuluhan terlaksana dengan dihadiri 18 kader lansia dan diperoleh hasil terjadi peningkatan pengetahuan sebelum edukasi dan setelah edukasi yaitu sebelum edukasi kategori pengetahuan sebagian besar dalam kategori Cukup 72,22% sedangkan setelah perlakuan edukasi sebagian besar kategori Baik 55,5%.
Pelatihan Kader Tentang Terapi Komplementer Anak dengan Kondisi ISPA Menggunakan Massage Therapy dan Clapping Ratnaningsih, Ester; Febriati, Listia Dwi; Sugathot, Aan Ika
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7782

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Posyandu Cinta Abadi I Dusun Duku Desa Jambidan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, masih menduduki urutan pertama masalah kesehatan anak. Sedangkan 80 % Ibu balita dan kader Posyandu belum mengerti bagaimana meringankan keluhan saat ISPA serta belum memahami tentang terapi komplementer dengan metode massage terapy dan clapping untuk mengatasi ISPA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam penanganan ISPA pada anak melalui penerapan terapi komplementer berupa massage therapy dan clapping. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2024 dengan sasaran 22 kader Posyandu balita, menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader secara signifikan mengenai terapi komplementer massage therapy dan clapping sebagai upaya membantu meredakan keluhan ISPA pada anak. Pelatihan ini terbukti efektif sebagai upaya penguatan peran kader Posyandu dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu balita serta mendukung penanganan ISPA berbasis keluarga dan komunitas
ADDRESSING CHILD WEIGHT CHALLENGES THROUGH TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS: A COMMUNITY SERVICE INITIATIVE WITH COMMUNITY HEALTH WORKERS IN “PAKUDUHAN DUKU” Zakiyah, Zahrah; Febriati, Listia Dwi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanaman sebagai pengobatan merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat sekaligus tindakan potensial guna mendukung pembangunan kesehatan. Kunyit kaya akan karbohidrat, protein dan zat lainnya, sehingga dapat digunakan sebagai suplemen makanan yang baik untuk kesehatan. Isu permasalahan yang harus diselesaikan adalah permasalahan kenaikan berat badan yang masih ditemukan meskipun tindakan promotif maupun preventif telah dilakukan. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mendorong masyarakat menciptakan inovasi baru yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan kenaikan berat badan anak. Solusi yang dilatihkan dalam kegiatan PkM ini adalah membuat inovasi produk minuman kekinian. Adapun produk inovasi yang akan dilatihkan kepada para kader kesehatan adalah minuman kekinian berbentuk smoothies “Creamy Orange Smoothies”. PkM dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan praktik pembuatan smoothies “Creamy Orange Smoothies” pada kelompok kader berada pada tingkat baik ada 3 (60%) kelompok kader kesehatan, 2 (40%) kelompok kader kesehatan berada pada kategori cukup dan tidak ditemukan kelompok kader kesehatan yang memiliki kemampuan keterampilan kurang.