Kansil, Yoo Eka Yana
Unknown Affiliation

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN KELAS VA SD NEGERI 1 WAWOTOBI Febri Yanti; Kansil, Yoo Eka Yana; La Ode Kaimuddin
Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipsd.v4i2.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kesulitan yang dialami oleh siswa kelas V SD Negeri 1 Wawotobi dalam menyelesaikan soal operasi hitung pecahan, dan (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan siswa kelas V SD Negeri 1 Wawotobi dalam menyelesaikan soal operasi hitung pecahan. Penelitian ini mengikutsertakan 28 siswa kelas VA SD Negeri 1 Wawotobi sebagai subjeknya. .Penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini.Penulis menggunakan metode perhitungan persentase untuk analisis data.Temuan penelitian ini menjelaskan berbagai masalah dan faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan siswa memecahkan operasi aritmatika pecahan.Ketika mengerjakan soal, siswa mengalami kesulitan sebagai berikut:1) Tidak dapat membentuk kalimat matematika dan melakukan rata-rata 24,1% operasi pecahan.2) kesulitan rata-rata 44,4% dalam operasi aritmatika3) kesulitan, yang rata-rata 31,5%, dengan bahan pendukung. Faktor pribadi siswa, materi faktor penguasaan konsep, dan faktor pendampingan guru menjadi penyebab kesulitan siswa.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS IV SD Rezki Rahayu Ningsih; Kansil, Yoo Eka Yana; Mustika Kurniasari
Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipsd.v6i1.50

Abstract

Setiap anak tidak memiliki karakter dan sifat yang sama, begitu juga dalam hal kemampuan akademis yang sering disebut kecerdasan. Beberapa anak memiliki kecerdasan yang di bawah, rata-rata, bahkan di atas. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat. Setiap siswa memiliki kesulitan berbeda dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesulitan yang sering terjadi pada siswa kelas IV dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat khususnya perkalian dan pembagian. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan metode Polya yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa ulang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes essay kepada seluruh siswa untuk dibagi menjadi tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah yang dilakukan wawancara untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes. Data yang diperolah dianalisis secara Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara siswa dengan kategori tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal.
Pelatihan Pembelajaran Blended Learning Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar Amiruddin B; Yasin , Muh.; Rabani , La; Kaimudin , La Ode; Hasan , Sakka; Kansil, Yoo Eka Yana; Mansyur M; Rusmin , Lisnawati; Uge , Sarnely; Kurniasari , Mustika
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v4i2.47

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian pelatihan pembelajaran Blended Learning bagi guru-guru Sekolah Dasar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru dalam mengimplementasikan Blended Learning yakni Google Classroom dan Telegram di pembelajaran Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah bentuk Workshop yang dilaksanakan dengan cara face to face. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap yakni tahap pemberian materi, praktek, dan pendampingan secara langsung. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian ini menujukkan bahwa peserta pelatihan menguasai dengan baik materi yang disampaikan sehingga mereka dapat mengimplementasikan Blended Learning secara mandiri di kelas masing-masing. Pelatihan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru dalam mengimplementasikan Blended Learning di pembelajaran Sekolah Dasar.