Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PELESTARIAN ZONASI DAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN DATARAN TINGGI DIENG Gandhes Kusuma Gumelar; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (i) mengetahui kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; (ii) mengevaluasi kebijakan yang sudah ada dengan kondisi eksisting cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; dan (iii) memberikan rekomendasi berupa program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Pelestarian kawasan cagar budaya rawan berbenturan dengan konflik kepentingan antara pemangku kebijakan dan masyarakat di kawasan. Kawasan cagar budaya di Dataran Tinggi Dieng ditetapkan dalam bentuk zonasi oleh pemerintah. Observasi lapangan memperlihatkan terjadi penyimpangan fungsi kawasan yang digunakan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat setempat maupun terdesak proyek pembangunan di sekitar kawasan. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dengan stakeholder) selanjutnya dilakukan dengan beberapa tahapan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan mengenai pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Hasil penelitian menunjukkan: (i) kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng sudah ada, namun praktiknya di lapangan belum maksimal; dan (ii) rekomendasi program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dilakukan dengan mengevaluasi peraturan terkait, meningkatkan kualitas daya tarik pendukung dan meningkatkan kesadaran serta SDM masyarakat. Kata Kunci: Cagar Budaya, Dieng, Zonasi
EVALUASI KEBIJAKAN PELESTARIAN ZONASI DAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN DATARAN TINGGI DIENG Gandhes Kusuma Gumelar; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (i) mengetahui kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; (ii) mengevaluasi kebijakan yang sudah ada dengan kondisi eksisting cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; dan (iii) memberikan rekomendasi berupa program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Pelestarian kawasan cagar budaya rawan berbenturan dengan konflik kepentingan antara pemangku kebijakan dan masyarakat di kawasan. Kawasan cagar budaya di Dataran Tinggi Dieng ditetapkan dalam bentuk zonasi oleh pemerintah. Observasi lapangan memperlihatkan terjadi penyimpangan fungsi kawasan yang digunakan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat setempat maupun terdesak proyek pembangunan di sekitar kawasan. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dengan stakeholder) selanjutnya dilakukan dengan beberapa tahapan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan mengenai pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Hasil penelitian menunjukkan: (i) kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng sudah ada, namun praktiknya di lapangan belum maksimal; dan (ii) rekomendasi program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dilakukan dengan mengevaluasi peraturan terkait, meningkatkan kualitas daya tarik pendukung dan meningkatkan kesadaran serta SDM masyarakat. Kata Kunci: Cagar Budaya, Dieng, Zonasi
ANALISA POTENSI FISIK DUSUN SUTAN SELOMARTANI SEBAGAI MODAL PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA Febrione Putri Rakhmanty; Atika Candra Yulia; Eny Krisnawati; Rully; Ismadi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1783

Abstract

Pertanyaan penelitian yang berusaha dijawab dalam penelitian ini adalah mengenai apa sajakah potensi fisik alami dan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal pengembangan Desa Wisata. Penelitian ini merupakan penelitian instrumental (instrumental research) dengan metode penelitian yang akan digunakan adalah gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi) dengan objek Dusun Sutan Selomartani untuk selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk mengetahui potensi lokasi terutama dari lingkungan fisik alami dan buatan di Dusu Sutan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Dusun Sutan Selomartani memiliki lingkungan fisik yang berpotensi untuk dikembangkan dan menjadi modal awal untuk menginisiasi pembentukan Desa Wisata, seperti kondisi alam dan Rumah-rumah masyarakat yang bergaya vernakular.
ANALISA POTENSI FISIK DUSUN SUTAN SELOMARTANI SEBAGAI MODAL PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA Febrione Putri Rakhmanty; Atika Candra Yulia; Eny Krisnawati; Rully; Ismadi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1783

Abstract

Pertanyaan penelitian yang berusaha dijawab dalam penelitian ini adalah mengenai apa sajakah potensi fisik alami dan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal pengembangan Desa Wisata. Penelitian ini merupakan penelitian instrumental (instrumental research) dengan metode penelitian yang akan digunakan adalah gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi) dengan objek Dusun Sutan Selomartani untuk selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk mengetahui potensi lokasi terutama dari lingkungan fisik alami dan buatan di Dusu Sutan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Dusun Sutan Selomartani memiliki lingkungan fisik yang berpotensi untuk dikembangkan dan menjadi modal awal untuk menginisiasi pembentukan Desa Wisata, seperti kondisi alam dan Rumah-rumah masyarakat yang bergaya vernakular.
Co-branding of compass shoes on social networks Basit, Abdul; Munfarida, Siti; Rully; Vidal, Mateo Jose A.
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v5i2.3759

Abstract

Today's competition requires each product to develop a co-branding strategy in reaching the market, especially in the digital era where social networking is a space to build brand identities. So this research was conducted to find out how to co-brand Compass Shoes on social networks. To find out how much influence the co-branding variable has on social networks, seen from the dimensions of social networks by measuring social networks—using a quantitative-explanatory methodology, a data collection using a random questionnaire with a total of 398 respondents who meet the characteristics of the sample. The results of this study have a hypothesis where the exogenous variable, namely co-branding, has a significant effect on the endogenous variable, namely social networking. Creating co-branding, of course, must have a strong strategy in innovation and be able to understand consumer desires by providing collaboration space to build a shared identity.
Communication in Traditional Leadership of the Yogyakarta Sultanate: Dimensions of Power and Social Influence Surahman, Sigit; Rully
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.28

Abstract

This study examines the role of communication in the traditional leadership of the Yogyakarta Sultanate, focusing on the dimensions of power and social influence. The context of the study is Sultan Hamengku Buwono X's communication practices in maintaining symbolic and political legitimacy through cultural rituals, as well as the Sabda and Dawuh (Islamic Proclamation). A phenomenological approach and a critical paradigm were used in this study. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis, such as the Sabda and Dawuh Raja (Islamic Proclamation) column in print and electronic media. The findings indicate that: (1) traditional communication through customary rituals and direct Sabda serves as a powerful mechanism for legitimizing vertical power; (2) the communication structure within the palace is generally top-down; (3) there are elements of symbolic dialogue between the Sultan and the community, reflecting a traditional democratic communication style with low dominance and high sociability. Communication in the leadership of the Yogyakarta Sultanate serves a dual function: establishing symbolic and socio-cultural legitimacy; and simultaneously creating profound social influence through symbolism and inherited cultural values. This study suggests further exploration of the influence of modern digital communication and the role of the younger generation in developing traditional power dialogue in Yogyakarta.