Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Senam Ceria ABK Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Senam Pada Anak Downsyndrom di SLB Batujaya Karawang resita, citra; Sopiah, Oon; Izzuddin, Deden Akbar; Arief, Muhammad; Hasanuddin, Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.06101

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai pengaruh senam ceria ABK terhadap keterampilan gerak dasar senam pada anak downsyndrom di SLB Batu jaya Karawang. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan One-group pra-post test design. Populasi semua anak downsyndrom di SLB Batu Jaya Karawang dengan sampel sebanyak 6 responden diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi yang dilakukan pada tanggal 8 oktober s/d 30 oktober 2021 dengan tahapan observasi sebelum senam Cetia ABK dan sesudah senam Ceria ABK. Analisis data mengunakan uji normalitas yang bertujuan untuk mencari nilai, mean, median, modus. Penelitian ini menggunakan instrumen tes langkah dan senam ceria ABK sebagai tes untuk mengukur kemampuan keterampilan gerak daar senam pada anak downsyndrom pada saat melakukan gerakan senam ceria ABK. Hasil akhir yang diperoleh menunjukkan bahwa senam ceria ABK berpengaruh terhadap keterampilan gerak daar senam pada anak downsyndrom. Harga statistic t = -3.167 dengan df =5 serta p-value = 0,025 < 0,05 atau H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil keterampilan gerak dasar senam pada anak downsyndrom di SLB Batujaya Karawang antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan senam ceria ABK. ABSTRACT The purpose of this study was to find out the effectiveness of ABK's cheerful gymnastics on movement skills in gymnastics in downsyndromic children at SLB Batu Jaya, Karawang. This study is a pre-experimental, One-group approach pre-post test design. The population of all children with down syndrome in SLB Batu Jaya Karawang with a sample of 6 respondents was taken by total sampling technique. The data collection in this study was by the observation method which was carried out on October 8 to October 30, 2021 with the observation stage before the Cetia ABK exercise and after the Ceria ABK exercise. Data analysis uses normality test which aims to find the value, mean, median, mode. This study uses a step test instrument and ABK cheerful gymnastics as a test to measure the ability of movement skills in gymnastics in Down syndrome children when doing ABK cheerful gymnastics. The final results obtained showed that the cheerful gymnastics of ABK was effective in improving movement skills in gymnastics in children with Down syndrome. statistical price t = 3.167 with df = 6 and the p-value = 0.025 < 0.05 or H0 is rejected. Thus, it can be concluded that there are differences in the results of the basic movement skills of gymnastics in downsyndromic children at SLB Batujaya Karawang between before and after being given the cheerful gymnastics treatment of ABK.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY Y DI PMB BIDAN N DESA PEJATEN KECAMATAN CIBUAYA KABUPATEN KARAWANG AMANDA, SARAH; APRININGRUM, NELLY; SOPIAH, OON
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6553

Abstract

Pendahuluan: Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat akan mutu pelayanan kebidanan. Melalui asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada Ny Y ini, bidan dan penulis dapat memberikan asuhan sesuai kompetensi dan wewenangnya sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi khususnya di PMB bidan N. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus, dengan instrumen penelitian berupa panduan wawancara, panduan observasi format asuhan kebidanan. Asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas dan BBL secara keseluruhan dalam kondisi baik. Permasalahan jarak yang terlalu jauh antar kehamilan dan persalinan merupakan kondisi diluar kendali penulis maupun bidan, namun dengan koordinasi yang baik dan klien yang kooperatif, resiko dan masalah yang mungkin terjadi dapat diminimalisir dan ditangani dengan baik. Dengan asuhan kebidanan berkelanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan klien, terlaksananya program kesehatan ibu dan bayi bagi tenaga kesehatan serta didapatkannya ilmu pengetahuan dan keterampilan penulis dalam memberikan asuhan kebidanan.
PERANAN STATUS GIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RISIKO STUNTING SEJAK MASA REMAJA MELALUI “GERMAS PEDULI STUNTING” DI DESA CADASKERTAJAYA KABUPATEN KARAWANG Setiawati, Riska; Yanti, Irma; Apriningrum, Nelly; Sopiah, Oon; Wariah, Uway; Suryani, Lilis; Marlina, Rina; Alia Rahayu, Maria; Hamdayani, Irma; Nurlailasari, Ella
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The direct factors of stunting are lack of nutritional intake and the presence of infectious diseases, while the indirect causes include maternal nutritional factors during adolescence, before, and during pregnancy, which can contribute to fetal growth, potentially resulting in a baby being born with malnutrition. Objective: Nutritional status is a variable in this research. This study aims to determine the role of nutritional status in stunting prevention by examining the relationship between education, behavior, and knowledge of young women. Method: This study is an observational analytical research using a cross-sectional design. The sample was selected using simple random sampling from all unmarried female teenagers aged 12-24 years, totaling 45 participants. Data were collected using a questionnaire. Results: The results showed that most of the BMI of female adolescents was in the normal category. Statistical tests indicated a p-value of 0.004, revealing a significant difference in the proportion of BMI between respondents with poor and good stunting prevention behaviors. A p-value of 0.652 indicated no significant difference in the proportion of BMI between respondents with poor and good knowledge of stunting prevention. Additionally, a p-value of 0.015 showed a significant difference in the proportion of BMI between respondents with primary and secondary education. Conclusion: Habits acquired during adolescence can have a significant impact on behavior. Increasing the knowledge of female adolescents should be further enhanced through health approaches and education.
Sukseskan Gerakan Masyarakat Melalui Cuci Tangan yang Baik dan Benar Apriningrum, Nelly; Andriani, Eka; Sopiah, Oon; Rahayu, Sri
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8873

Abstract

Upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan adalah dengan mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Indikator perilaku hidup bersih sehat diantaranya adalah perilaku cuci tangan yang baik dan benar, mengingat perilaku tidak sehat menjadi penyebab permasalahan kesehatan. Terkadang, mencuci tangan dianggap merupaka hal yang sepele. Pentingnya cuci tangan yang baik dan benar serta masih rendahnya kesadaran masyarakat akan cuci tangan yang baik dan benar menjadi alasan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat di SMA 1 Telukjambe Karawang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan melalui cermaah tanya jawab dan demonstrasi dengan menggunakan media audio visual, leaflet dan lembar balik. Kegiatan ini berlangsung lancar dan responden mengikuti kegiatan dengan antusias. Hasil kegiatan menggambarkan bahwa seluruh responden telah mampu mempraktekkan kmbali cara melakukan cuci tangan yang baik dan benar. Perilaku cuci tangan dengan baik dan benar yang telah dilakukan responden dalam kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  
Pengaruh Sikap Terhadap Intensi Berperilaku Melakukan Cuci Tangan Pada Lanjut Usia Di Masa Pandemi COVID-19 Wariah, Uway; Apriningrum, Nelly; Aulia, Dany; Setiawan, Muhammad Arief; Sopiah, Oon; Fariji, Achmad; Setiawati, Riska
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.179

Abstract

Mencuci tangan merupakan upaya yang mudah dan murah dalam pencegahan infeksi, diantaranya dengan pencegahan penyebaran SarsCov2. Penelitian ini bertujuan  menganalisa pengaruh sikap terhadap intensi berperilaku cuci tangan bagi lansia pada masa pandemi covid 19 di Wilayah kerja Puskesmas Telagasari Tahun 2020. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini 8920 lansia di wilayah kerja Puskesmas Telagasari Tahun 2020 dan sampel penelitian sebesar 382 orang yang diperoleh dengan metode stratified random sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan intensi dengan nilai r = 0.419 dan p = 0.000. Kesimpulanya terdapat pengaruh sikap terhadap intensi melakukan cuci bagi lansia pada masa pandemi covid 19.
Edukasi Pemulihan Masa Nifas Melalui Pendekatan Keluarga Dalam Program Praktek Senam Nifas Runggandini, Sekar Ayu; Sopiah, Oon; Apriningrum, Nelly; Resita , Citra
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2352

Abstract

Abstrak. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian dalam mempraktekkan senam nifas sehingga mempercepat pemulihan kesehatannya secara fisik dan psikologis sehingga ibu nifas lebih sehat dan optimal dalam menjalankan perannya sebagai ibu dalam pengasuhan anak dengan indikator yang diambil adalah observasi berat badan dan defekasi atau buang air besar ibu nifas. Metode yang digunakan adalah metode satu arah dan dua arah yaitu ceramah, tanya jawab dan diskusi serta observasi. Hasil pengabdian masyarakat ini sebanyak 80,7 % ibu nifas Mengalami penurunan berat badan antara 5-10 Kg dan sebanyak 15,4 % mengalami penurunan lebih dari 10 Kg dan hanya 3.8 % yang mengalami penurunan berat badan yang kurang dari 5 Kg.Terkait dengan buang air besar sebanyak 69,2% ibu nifas mengalami buang air besar yang normal. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa Senam nifas sangat bermanfaat bagi ibu hamil diantaranya dapat membantu ibu menurunkan berat badan dan juga memperlancar buang air besar dan ini bermanfaat bagi kesehatan ibu pasca melahirkan.
Pembelajaran Senam Nifas Cadasceria bagi Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Sopiah, Oon; Apriningrum, Nelly; Resita, Citra; Rohana, Rohana; Setiawati, Riska
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12701

Abstract

ABSTRAK Pasca persalinan merupakan fase rentan terjadinya kematian ibu terutama pada 24 jam pertama setelah kelahiran. Perhatian kesehatan saat ini berfokus pada masa kehamilan dan persalinan, sedangkan masa nifas juga sama pentingnya. Kebutuhan masa nifas diantaranya senam nifas untuk mengoptimalkan kontraksi uterus, namun berdasarkan studi lapangan didapatkan data rendahnya pelaksanaan senam nifas bagi ibu nifas di wilayah puskesmas Telagasari Karawang sehingga dibutuhkan pembelajaran senam nifas bagi ibu hamil sebagai upaya persiapan masa nifasnya. Metode pemecahan masalah ini dengan memberikan pembelajaran senam nifas cadasceria pada 26 ibu hamil di wilayah puskesmas Telagasari Karawang. Berdasarkan hasil analisis didapatkan rata-rata pengetahuan partisipan tentang senam nifas cadasceria sebelum pembelajaran adalah 73,1 dan setelah pembelajaran 87,1. Peningkatan pengetahuan tersebut merupakan implikasi kegiatan pengabdian Masyarakat. Kebermanfaatan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat dikembangkan kepada ibu hamil di wilayah puskesmas lainnya. Kata Kunci: Cadas Ceria, Hamil, Nifas, Senam. ABSTRACT Postpartum is a phase that is vulnerable to maternal death, especially in the first 24 hours after birth. Current health attention focuses on pregnancy and childbirth, while the postpartum period is also equally important. Needs duringthe postpartum period include postpartum exercise to optimize uterine contractions, however, based on field studies, it was found that data on the low level of postpartum exercise implementation for postpartum mothers in the Telagasari Karawang Community Health Center area is needed, so learning about postpartum exercise is needed for pregnant women as an effort to prepare for the postpartum period. The method for solving this problem is by providing postpartum gymnastics lessons to 26 pregnant women in the Telagasari Karawang Community Health Center area. Based on the results of the analysis, it was found that the average knowledge of participants about postpartum gymnastics Cadasceria before learning was 73.1 and after learning 87.1. This increase in knowledge is an implication of community service activities. It is hoped that the benefits of this community service activity can be extended to pregnant women in other health center areas Keywords: Cheerful Cadas, Pregnancy, Postpartum, Exercise
OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL BERBASIS MUDUL DAN VIDEO DIGITAL PADA IBU PASCASALIN MASA NIFAS DI DESA LEMAH MULIA Sopiah, Oon; Yanti, Irma; Novita Gunawan, Ni Putu Ika; Nur Fika , Naura; Annastasya Kamilla , Shafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2464

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting pascapersalinan hingga 42 hari yang ditandai dengan proses pemulihan fisik dan psikologis ibu. Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) menunjukkan bahwa sebagian besar kematian terjadi pada masa nifas, terutama akibat perdarahan postpartum, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan pemantauan yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi ibu nifas serta ibu hamil mengenai senam nifas dan kesehatan mental melalui kunjungan rumah. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya pengetahuan ibu tentang senam nifas dan kurangnya perhatian terhadap kesehatan mental pascapersalinan. Intervensi dilakukan melalui pemberian modul dan video senam nifas serta pendampingan oleh bidan desa, kader, dan mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan di Desa Lemahmulya selama lima hari dengan tahapan sosialisasi, edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi ibu, serta perasaan tubuh yang lebih rileks dan nyaman pada ibu nifas yang melakukan senam nifas.
OPTIMALISASI POTENSI REMAJA PUTRI MELALUI “GERMAS PEDULI STUNTING” DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Setiawati, Riska; Yanti, Irma; Apriningrum, Nelly; Sopiah, Oon; Wariyah, Uway; Marlina, Rina; Alia Rahayu, Maria; Hamdayani P, Irma; Nurlailasari, Ella; Suryani, Lilis; Fathia GR, Fyrensha; Arikah Abiyyah, Najwa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1285-1291

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam kesehatan masyarakat di negara dengan penghasilan menengah ke bawah adalah stunting. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi stunting pada balita pada tahun 2018 mencapai 30,8 persen, yang berarti satu dari tiga balita mengalami kondisi ini. Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di Asia Tenggara dan kelima di dunia dalam hal angka stunting pada anak. Masalah gizi yang dialami oleh remaja putri di Indonesia antara lain adalah status gizi pendek (stunting), anemia, dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pada dasarnya, masalah gizi di kalangan remaja muncul akibat perilaku gizi yang tidak tepat. Selain itu, masalah gizi ini juga berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR), yang merupakan faktor risiko terjadinya stunting. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah pelayanan dan penyuluhan. Pelayanan berupa  pemeriksaan haemoglobin (Hb) dan pengukuran status gizi  sedangkan penyuluhan mengenai gerakan masyarakat sehat peduli stunting pada remaja putri. Berdasarkan hasil pemeriksaan Hb didapatkan remaja dengan kadar Hb normal 73% sedangkan remaja dengan anemia ringan sebesar 26%. Hasil identifikasi status gizi responden sebagian besar adalah kurus yaitu 39%, sedangkan kategori normal 36% dan gemuk 25%. Penyuluhan gerakan masyarakat sehat bagi remaja putri peduli stunting dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2024 yang dihadiri 45 remaja. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan tenaga kesehatan (bidan) dapat menstimulasi remaja putri secara intensif untuk konsisten mengkonsumsi tablet Fe serta monitoring pemeriksaan Hb sebagai upaya pencegahan stunting serta gerakan masyarakat sehat pada remaja putri.