Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Innovation for Empowering People with Schizophrenia in Empowered Homes Denpasar City Puspasari, Herti Windya; Sitorus, Nikson; Agustiya, Rozana Ika; Pranata, Setia; Isfandari, Siti; Rachmawati, Tety
Indigenous Vol 8, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v8i1.20217

Abstract

Abstract. The problem in mental health services is recurrence in patients. One of the efforts to prevent recurrence is through People With Schizophrenoia (PWS) empowerment at the Rumah Berdaya in Denpasar City. This study is aimed to describe the innovation of PWS empowerment in Rumah Berdaya. It is a qualitative study using a case study design to get more information about the role and innovation empowerment of PWS in Rumah Berdaya. Qualitative data collected employed in-depth interview methods with interview guideline instruments. Informants were selected based on purposive sampling. The results showed that there were several innovations in empowering for PWS in Rumah Berdaya. There are recruitment of controlled PWS as honorary workers in the social service Denpasar City to work in Rumah Berdaya, Purchase of incense produced by PWS Rumah Berdaya for use in all the agencies government denpasar city, making coconut oil, paintings, screen printing t-shirts and tote bags by PWS and then sold offline at Rumah Berdaya and online by social media, assistance for PWS family with family support, dissemination and education to the community with the aim for reducing negative stigma of PWS. Therefore, Rumah Berdaya has contributed for PWS rehabilitation process in Denpasar city. Collaboration between the government by social services and health offices, volunteers, and community to support the empowerment of PWS in Rumah Berdaya has been effective. The strong commitment is needed to support the sustainability of the empowerment program at Rumah Berdaya.Keywords: Empowerment; innovation; schizophrenia.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Penularan Covid-19; Sebuah Upaya Mendukung Ketahanan Nasional Puspasari, Herti Windya; Kusnali, Asep
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3206

Abstract

Pandemi Covid-19 berpengaruh pada Ketahanan Nasional yang terlihat dari adanya penurunan Indeks Ketahanan Nasional. Pemerintah telah melakukan langkah-langkah penanggulangan terpadu termasuk keterlibatan seluruh komponen masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat agar berdaya dan mampu berperan serta mencegah penularan Covid-19. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia sebagai upaya mendukung ketahanan nasional. Artikel ini merupakan hasil studi literatur dengan berbagai sumber artikel ilmiah dan pustaka lainnya baik cetak maupun elektronik melalui mesin pencari manual. Literatur yang ditelusuri berkaitan dengan topik pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta ketahanan nasional. Berbagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Antara lain pemberdayaan berbasis daring, pemberdayaan karang taruna yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan. Selain itu terdapat pemberdayaan ibu PKK untuk pembuatan sabun cuci tangan, pemberdayaan tingkat RW/RT dan kolaborasi peran pimpinan serta masyarakat desa. Pemberdayaan melibatkan masyarakat dengan menggali potensi lokal dan dilakukan dengan bersama-sama dengan memperhatikan karakteristik sosial dan budaya sehingga menjadi aspek dinamis yang mendukung ketahanan nasionalKata kunci : Covid-19 , Pemberdayaan Masyarakat, Ketahanan Nasional
MALNUTRISI BALITA DAN PENYEBABNYA PADA ETNIS NIAS, ETNIS SASAK DAN ETNIS ABUN Puspasari, Herti Windya
HEARTY Vol 10 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v10i2.4747

Abstract

Indonesia  adalah  bangsa  yang  memiliki  keanekaragaman  budaya  dengan latar belakang dari etnis, suku dan tata kehidupan sosial yang berbeda dalam hal penyajian makanan, pola asuh, sanitasi lingkungan, kebersihan diri dan perilaku lainnya yang dapat menimbulkan masalah gizi. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan kondisi malnutrisi balita dan penyebabnya pada etnis Nias, etnis Sasak dan etnis Abun.  Artikel dibuat berdasarkan analisis lanjut dan kajian literatur dari buku seri riset etnografi Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan. Kasus gizi kurang dan gizi buruk akibat malnutrisi masih terjadi di beberapa etnis Indonesia yaitu etnis Sasak, etnis Nias dan etnis Abun. Penyebab langsung berkaitan dengan asupan makanan dan penyakit infeksi yang diderita. Sedangkan penyebab tidak langsung adalah pengasuhan yang tidak maksimal dari orang tua, sanitasi lingkungan dan kebersihan diri yang buruk, pengetahuan ibu yang rendah, pernikahan dini dan tradisi banyak anak. Sebagian besar merupakan penyebab tidak langsung. Hal ini berkaitan dengan perilaku yang menjadi bagian dari budaya. Oleh karena itu diperlukan intervensi dengan pendekatan budaya setempat dan mengoptimalkan peran tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Spatio-Seasonal Habitat Suitability Model of Anisakis spp. in Chub Mackerel (Scomber Japonicus) as a Scientific-Based Approach to Provide Safety Assessment Policy of Fisheries Product in Indonesia Hidayah, Izhamil; Sutomo, Sutomo; Pujiono, Eko; Saputra, Muhammad Hadi; Humaida, Nida; Januar, Hedi Indra; Anggraeni, Yusnita Mirna; Puspasari, Herti Windya; Triwibowo, Radestya; Rachmawati, Novalia; Iswani, Sri; Yennie, Yusma; Santoso, Agung
Squalen, Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 18, No 3 (2023): December 2023
Publisher : :Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resources, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/squalen.804

Abstract

The infestation of Anisakis spp. in Chub mackerel (Scomber japonicus) may have significant health and socioeconomic implications. Understanding the spatio-seasonal occurrence of Anisakis spp. in its host, S. japonicus, is crucial ecologically and for effective management. This research aimed to develop a predictive map (spatial-seasonal patterns) for Anisakis’s infestation in S. japonicus using the maximum entropy (MaxEnt) algorithm. Anisakis spp. and S. japonicus occurrences were obtained through a comprehensive Bibliographic analysis of the Scopus database (2017-2022) and the Ocean Biodiversity Information System (OBIS) database to collect the necessary data. Environmental predictors were sourced from the Global Marine Environment Data. The resulting model demonstrated a reliable performance, as indicated by an Area Under Curve (AUC) value on the Receiver Operating Characteristic (ROC) chart exceeding 0.8. The findings of this study revealed that the infestation of Anisakis spp. in S. japonicus is projected to be more prevalent during the fourth quarter of each year. Furthermore, the environmental factors influencing the infestation were identified as diffuse attenuation, water depth, and distance from the coast. These research outcomes can be a foundational reference for developing an effective control system for inspecting fresh or frozen fish within the quarantine department. By utilizing the spatial-seasonal patterns and environmental predictors identified in this study, authorities can implement targeted measures to prevent and mitigate the infestation of Anisakis spp. in S. japonicus, safeguarding public health and maintaining the quality of fish products.