Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMFKI

PERAN FISIOTERAPI DALAM UPAYA PREVENTIF RESIKO KEJADIAN JATUH PADA LANSIA MENGGUNAKAN TANDEM WALKING EXERCISE Ghufroni, Afif; Widiarti, Afrianti Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2025.389

Abstract

Latar belakang: lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Proses penuaan merupakan suatu proses berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam maupun dari luar tubuh. Gangguan keseimbangan merupakan masalah yang sering ditemui pada lansia. Gangguan keseimbangan lansia dapat meningkatkan resiko jatuh dan mengakibatkan cidera. Tandem walking exercise yang dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan lansia. Tujuan: tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang permasalahan dan resiko penurunan keseimbangan lansia. Serta meningkatkan skill kemampuan melalui latihan tandem walking exercise untuk meningkatkan keseimbangan lansia. Metode: metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan penyuluhan dan pemberdayaan kader kesehatan. Hasil: terdapat peningkatan pemahanan dan skill masyarakat dan kader kesehatan dalam meningkatkan keseimbngan lansia menggunakan latihan tandem walking exercise. Kesimpulan: tandem walking exercise dapat diberikan kepada masyarakat dalam upaya preventive terhadap resiko jatuh lansia.
PELATIHAN NECK CAILLIET EXERCISE DALAM PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME PADA KADER KESEHATAN DESA TOHUDAN Wahyu Widiarti, Afrianti; Ghufroni, Afif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.318

Abstract

Latar belakang: Nyeri leher adalah rasa tidak nyeman atau tidak menyenangkan yang dirasakan oleh individu pada bagian leher belakang, yang menandakan bahwa otot, ligament, sendi mengalami masalah. Nyeri leher sering ditimbulkan karena posisi statis yang lama, trauma langsung atau beban berlebih pada otot menyebabkan spasme otot daerah sekitar leher seperti otot upper trapezius. Neck calliet exercise dapat mengurangi nyeri, meningkatkan luas gerak sendi, meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan kemampuan fungsional leher. Metode Pendekatan : Penyuluhan tentang nyeri leher myofacial syndrome serta identifikasi kasus. Pelatihan penanganan nyeri leher myofacial syndrome menggunakan neck cailliet exercise pada kader kesehatan desa Tohudan. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan skill keder kesehatan serta masyarakat tentang identifikasi nyeri leher myofacia syndrome dan penanganannya secara sederhana menggunakan neck cailliet exercise dalam pengurangan nyeri. Manfaat: Pengetahuan dan skill masyarakat meningkat dalam identifikasi nyeri leher myofacia syndrome dan penanganannya secara sederhana menggunakan neck cailliet exercise untuk mengurangi nyeri. Tempat dan Waktu : Di Desa Tohudan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah pada bulan Februari s/d September 2023. Target Luaran : Para Kader kesehatan di Desa Tohudan diharapkan mampu mengidentifikasi nyeri leher myofacial syndrome dan penanganan secara sederhana nyeri leher menggunakan neck cailliet exercise serta menerapkan kepada masyarakat.