Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Durasi Duduk Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Kelompok Pengajian Di Rumbia Kab. Lampung Tengah Dhini Retno Yulinda Sari; Fransisca Xaveria Hargiani; Rachma Putri Kasimbara; Achmad Fariz
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah EDISI KHUSUS 2023
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v0i0.16742

Abstract

Objective: To determine the relationship between sitting duration and complaints of low back pain in the recitation group in Rumbia.Methods: This study used a descriptive correlational method with data collection techniques carried out using a questionnare. Sampling by non-probability sampling with purposive sampling. Data were analyzed using ordinal data techniques using proportion calculations. The number of samples in this study were 107 respondents from a total population of 110 respondents.Results: The results of research on the relationship between sitting duration and low back pain in members in the study group in Rumbia found data that had a minimum disability of 12.1%, moderate disability of 29.0%, severe disability of 47.7% and very severe disability of 11.2%.Conclusion: Sitting duration has a significant relationship with complaints of low back pain. In other words, the longer the duration of sitting will increase the potential risk of muscle fatigue which causes complaints of low back pain felt by respondents.
Pengaruh Myofascial Release Terhadap Nyeri Spasme Otot Upper Trapezius Pada Ibu Rumah Tangga Di Rt.03 BringinBendo, Kec. Taman Sidoarjo Cesario Prima Rahmadani; Angria Pradita; Rachma Putri Kasimbara; Sartoyo Sartoyo
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah EDISI KHUSUS 2023
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v0i0.16350

Abstract

Objective: The goal is to release the restrictions that create obstructions in the deeper layers of the fascia. This is achieved by stretching the elastic components of the fascia muscles, together with cross ties and changing the basic substance of the fasciaa (Shah et al., 2012) in housewives' complaints when working for a long time such as sewing, cooking in a long crouching position Musculoskeletal disorders like this  If left untreated, it can cause the strength of the neck muscles to decrease so that it has an impact on decreasing productivity, increasing the risk of work-related diseases and losing time (Wahyono, Saloko, 2014).Methods: This study used a pre-experiment with one group of pre- and post-test respondents, totaling 15 people woman. with purposive sampling technique, data collection using the NRS test. Normality test using Univariate and bivariate tests followed by data analysis using.Results: measurement using the NRS pain meter on patient complaints of upper trapezius muscle spasm pain and interventions giving myofascial release. examination was taken during the post-test examination after that there was a change in the decrease in spasm pain of the upper trapezius muscle and the results of test the hypothesis by showing the distribution of data on the normality value of significance p< 0.05Conclusion: Giving myofascial release has proven to be effective in reducing muscle spasms and restoring the elasticity of the fascia muscles
PENGARUH ULTRASOUND DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA KASUS LOW BACK PAIN MYOGENIC DI RUMAH SAKIT NAHDLATUL ULAMA TUBAN: The Influence of Ultrasound and William Flexion Exercise on Decrease Pain in Patient with Low Back Pain Myiogenc at Nahdlatul Ulama Tuban Halimah, Nurul; Kasimbara, Rachma Putri; Widyaningtyas, Erlina; Sartoyo
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 1 (2024): JIKep | Februari 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i1.1889

Abstract

Pendahuluan: : Low back pain (LBP) myogenic adalah ganguan nyeri pada otot dan termasuk pada kasus  muskuloskeletal. Low back pain myogenic diartikan sebagai nyeri yang bersumber pada punggung bawah, yang merupakan ganguan rasa tidak nyaman atau disebut juga nyeri, ataupun nyeri yang berasal dari akar syaraf tulang pungung. (Ravindra, 2018).  Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pengaruh ultrasound dan William flexion exercise terhadap pengurangan nyeri LBP myogenic. Metode: Rancangan penelitian ini adalah one group pretest dan posttest yang terdiri dari 20 responden yang dipilih dari purposive sampling. Intervensi yang diberikan pada penelitian ini adalah modalitas ultrasound dan William flexion exercise selama 1 bulan. Nilai nyeri mengunakan pengukuran Visual Analouge Scale (VAS). Pengukuran pada skala nyeri diukur menggunakan visual analogue scale (VAS) dan diukur sebelum dan sesudah 8 kali fisioterapi selama kurun waktu 1 bulan. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan uji Wilcoxon test. Hasil: Nilai VAS median pra intervensi adalah 6,5 dan pasca intervensi adalah 1,00 dengan nilai p 0,00. Kesimpulan: pengaruh intervensi ultrasound dan william flexion exercise dapat menurunkan angka nyeri pada kasus low back pain miogenic
HUBUNGAN POSISI KERJA DENGAN RESIKO TERJADINYA LOW BACK PAIN MYOGENIC PADA PEMANEN TEMBAKAU DI DESA KENDUNG RT. 005 RW. 002 KECAMATAN KEDUNGADEM KABUPATEN BOJONEGORO: The Relationship of Working Position and The Risk of Occurring Myogenic Low Back Pain in Tobacco Harvesters in Kendung Village Rt.005 Rw.002 Kedungadem District, Bojonegoro Regency Kurniawan, Dedi K; Sartoyo; Kasimbara, Rachma Putri; Hargiani, Fransisca Xaveria
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 2 (2024): JIKep | Juni 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i2.1944

Abstract

Latar Belakang: Manusia saat ini dituntut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Oleh karena itu manusia dituntut untuk berusaha atau berkerja. Bertani merupakan salah satu jenis pekerjaan yang memiliki resiko yang tinggi bagi para pekerjanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuhi hubungan posisi kerja dengan resiko terjadinya low back pain myogenic pada pemanen tembakau di Desa Kendung RT. 005 RW. 002 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Metode: Penelitian menggunakan observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu sebanyak 136 orang dengan jumlah sampel sebanyak 83 para pemanen tembakau yang tinggal di Desa Kendung RT. 005 RW. 002 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan Purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 42 orang dan responden yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 41 orang dengan usia diketahui bahwa rata-rata usia responden yang menjadi sampel penelitian ini adalah dari usia 30-65 tahun. Sebagian besar berusia 65 tahun sebanyak 9 orang (10.8%) responden. Para pemanen tembakau di Desa Kendung RT. 005 RW. 002 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro yang memiliki posisi kerja kurang ergonomis sebesar 11 orang (13.3%) responden dengan level resiko rendah, 25 orang (30.1%) responden dengan level resiko sedang, 23 orang (27.7%) responden dengan level resiko tinggi dan responden dengan level resiko sangat tinggi sebanyak 24 orang (28.9%). Terjadinya low back pain myogenic pada para pemanen tembakau di Desa Kendung RT. 005 RW. 002 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro sebanyak 83 orang dengan 39 orang (47.0%) responden dengan keluhan low back pain myogenic berat dan 33 orang (39.8%) responden dengan keluhan low back pain myogenic ringan serta 11 orang (13.3%) responden dengan tanpa keluhan low back pain myogenic. Kesimpulan: Terdapat hubungan posisi kerja dengan terjadinya low back pain myogenic di Desa Kendung RT. 005 RW. 002 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Hal ini berdasarkan hasil uji Fisher Exact Test yang telah digunakan dan diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0.000 (p-value ? 0.05
LATIHAN PROPRIOSEPTIF PADA ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER Yuliati, Wiwik; Halimah, Nurul; Kasimbara, Rachma Putri; Sartoyo, Sartoyo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.7091

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan pervasif yang terjadi pada anak usia dini, dilihat tanda dan gejalanya pada dua tahun pertama kehidupan. Anak dengan ASD mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan informasi sensoris, termasuk indera proprioseptif. Defisit pemrosesan informasi sensori dapat menyebabkan defisit kemampuan motorik kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh latihan proprioseptif dengan peningkatan kemampuan motorik kasar pada anak dengan Autism Spectrum Disorder. Desain Penelitian ini iyalah latihan proprioseptif pada penggunaan sinyal somatosensori yaitu proprioseptif atau taktil aferen tanpa melalui informasi dari bantuan atau modalitas lain seperti penglihatan. Jenis latihan yang diberikan meliputi latihan lompat trampoline, monkey climbing, pijat bola, dan gulung matras. Penelitian ini menggunakan one group pretest-postest pada 20 pasien ASD berusia 3-4 tahun yang sudah mendapatkan program latihan 2-3x/minggu selama 1 bulan. Hasil penelitian diperoleh nilai p = 0,000 (p 0,01) antara skor Peabody Development Measurement Scale-2 sebelum dan sesudah diberikan latihan proprioseptif. Terdapat pengaruh latihan proprioseptif terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar.
Edukasi Latihan Penguatan Otot untuk Mencegah Risiko Cedera Ankle pada Komunitas Remaja Klub Erlangga Futsal Akademi Kasimbara, Rachma Putri; Putra, Rizky Pratama; Pratiwi, Paulla Roro; Sari, Teti Eka; Imani, Kelvin Teguh
PUNDIMAS: Publikasi Kegiatan Abdimas Vol 3 No 1 (2024): PUNDIMAS: Publikasi Kegiatan Abdimas
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/pnd.v3i1.1424

Abstract

Olahraga ialah aktivitas yang melibatkan gerak tubuh dan digemari oleh masyarakat pada umumnya terutama usia remaja. Futsal termasuk dalam kategori olahraga yang membutuhkan fisik dan tenaga yang kuat sehingga memiliki risiko tinggi mengalami cedera ankle. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mengenai latihan penguatan otot untuk mengurangi risiko cedera ankle pada para pemain futsal Komunitas Remaja Erlangga Futsal Akademi. Metode yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dibantu dengan media leaflet serta simulasi latihan penguatan otot. Hasil menunjukkan terdapat perubahan tingkat pemahaman para pemain futsal dari 30% menjadi 90% setelah diberikan edukasi dan simulasi latihan penguatan otot. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman pada Komunitas Remaja Klub Erlangga Futsal Akademi mengenai edukasi latihan penguatan otot untuk mecegah risiko cedera ankle.
LATIHAN PROPRIOSEPTIF PADA ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER Yuliati, Wiwik; Halimah, Nurul; Kasimbara, Rachma Putri; Sartoyo, Sartoyo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.7091

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan pervasif yang terjadi pada anak usia dini, dilihat tanda dan gejalanya pada dua tahun pertama kehidupan. Anak dengan ASD mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan informasi sensoris, termasuk indera proprioseptif. Defisit pemrosesan informasi sensori dapat menyebabkan defisit kemampuan motorik kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh latihan proprioseptif dengan peningkatan kemampuan motorik kasar pada anak dengan Autism Spectrum Disorder. Desain Penelitian ini iyalah latihan proprioseptif pada penggunaan sinyal somatosensori yaitu proprioseptif atau taktil aferen tanpa melalui informasi dari bantuan atau modalitas lain seperti penglihatan. Jenis latihan yang diberikan meliputi latihan lompat trampoline, monkey climbing, pijat bola, dan gulung matras. Penelitian ini menggunakan one group pretest-postest pada 20 pasien ASD berusia 3-4 tahun yang sudah mendapatkan program latihan 2-3x/minggu selama 1 bulan. Hasil penelitian diperoleh nilai p = 0,000 (p 0,01) antara skor Peabody Development Measurement Scale-2 sebelum dan sesudah diberikan latihan proprioseptif. Terdapat pengaruh latihan proprioseptif terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar.
Kombinasi Ultrasound dan Retrowalking Meningkatkan Kemampuan Fungsional Pasien Osteoarthritis Knee di RSUD Gambiran Kota Kediri Indrati, Indrati; Hargiani, Fransisca Xaveria; Kasimbara, Rachma Putri; Halimah, Nurul
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i2.7022

Abstract

 Osteoarthritis knee merupakan penyakit degenerative sendi yang mempengaruhi fungsi sendi maupun kemampuan fungsional sehari-hari yaitu aktifitas mengurus diri sendiri, kerja dan rekreasi. Ultrasound diathermy memberikan efek thermal sedangkan retrowalking dapat menurunkan gaya tekan sendi patellofemoral sehingga nyeri lutut menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi ultrasound diathermy dan retrowalking terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada kondisi osteoarthritis knee. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan metode one group pretest and posttest design. Populasi 30 orang dengan memakai alat ukur skala womac. Kombinasi ultrasound diathermy dan retrowalking diberikan sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 6 minggu. Uji hipotesis wilcoxon menunjukkan nilai rerata selisih sebelum intervensi sebesar 47,5 menjadi 41 setelah intervensi. Hasil penelitian diperolah nilai P 0,00 0,05. Maka dapat diambil kesimpulan, pemberian ultrasound diathermy dan retrowalking selama 12 kali perlakuan efektif meningkatkan kemampuan fungsional pada kondisi osteoarthritis knee.
The Relationship Of Physiotherapy Services With The Compliance Level Of Elderly Patients At Running The Physiotherapy Program In Dr. Soepraoen Malang Hospital Kasimbara, Rachma Putri; Suhernanda, Ikhtiqod; Sartoyo; Endaryanto, Agung Hadi
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.2079

Abstract

Based on the results of observations of researchers at dr. Soepraoen the physiotherapy services provided are not optimal, as seen from the level of patient compliance which is lacking, this is influenced by several factors, namely reliability, responsiveness, lack of empathy for the physiotherapist, plus incomplete and inadequate facilities. So this study aims to see. There is a relationship between physiotherapy services and patient satisfaction. This research was conducted at dr. Soepraoen with a sample of 85 respondents using a purposive sampling technique. The research instrument used was a questionnaire and the data was analyzed using the chi-square test with a significant level (α=0.05). The results of this study indicate that there is a relationship between physiotherapy services and patient satisfaction (p=0.000). Based on research results. It can be concluded that there is a relationship between physiotherapy services and patient compliance.