Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Buku Cerita Bergambar Berbasis Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Tunarungu (Single Subject Research) Maulida, Aulia; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9800

Abstract

Anak tunarungu mengalami kendala dalam pemerolehan bahasa, sehingga mereka mengalami kendala bahasa, salah satunya adalah membaca dini. Media cerita bergambar dengan isyarat merupakan alat bantu pembelajaran yang memadukan teks dengan ilustrasi visual dan digunakan dengan bahasa isyarat, terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca dini anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media buku cerita bergambar dengan isyarat untuk meningkatkan kemampuan membaca sejak dini pada anak penyandang gangguan pendengaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengujian, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini bersifat deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk grafik visual. Berdasarkan hasil tes, pada fase dasar (A) anak memperoleh skor konstan dari sesi 1 hingga sesi 5, yaitu skor 5. Kemudian, skor tes kemampuan membaca awal meningkat pada fase intervensi (B) dari sesi 1 menjadi 5 dengan skor 10, 20, 22, 22, dan 25. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa bahasa isyarat dalam penggunaan media buku cerita bergambar mampu meningkatkan pemahaman kata dan kalimat pada anak tunarungu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media buku cerita bergambar berbasis isyarat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak tunarungu.
Efektivitas Buku Cerita Bergambar Berbasis Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Tunarungu (Single Subject Research) Maulida, Aulia; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9800

Abstract

Anak tunarungu mengalami kendala dalam pemerolehan bahasa, sehingga mereka mengalami kendala bahasa, salah satunya adalah membaca dini. Media cerita bergambar dengan isyarat merupakan alat bantu pembelajaran yang memadukan teks dengan ilustrasi visual dan digunakan dengan bahasa isyarat, terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca dini anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media buku cerita bergambar dengan isyarat untuk meningkatkan kemampuan membaca sejak dini pada anak penyandang gangguan pendengaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengujian, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini bersifat deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk grafik visual. Berdasarkan hasil tes, pada fase dasar (A) anak memperoleh skor konstan dari sesi 1 hingga sesi 5, yaitu skor 5. Kemudian, skor tes kemampuan membaca awal meningkat pada fase intervensi (B) dari sesi 1 menjadi 5 dengan skor 10, 20, 22, 22, dan 25. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa bahasa isyarat dalam penggunaan media buku cerita bergambar mampu meningkatkan pemahaman kata dan kalimat pada anak tunarungu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media buku cerita bergambar berbasis isyarat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak tunarungu.
Utilization of Simple Technology in Learning to Identify Vowel Letters for Second Grade Students with Mild Intellectual Disabilities at SLB Pelita Bunga, South Lampung Andini, Mutiara; Sani, Yulvia; Utami, Ratna Tri
Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Vol 5, No 01 (2025): ENSIKLOPEDIA: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/esp.v5i01.4226

Abstract

The research aims to examine the effectiveness of the use of interactive technology in helping children with intellectual disability recognize vowels. The research was conducted using the Classroom Action Research (CAR) method using a qualitative approach implemented in two cycles at SLB Pelita Bunga, South Lampung. The subjects in this study consisted of 5 children with mild intellectual disabilitiy in class II. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The learning method used was learning by doing by inviting children to interact directly and practice what was in the application. The results of the study showed that the use of educational technology, especially the Marbel TK PAUD application, significantly improved children's ability to recognize vowels. In the first cycle, students showed increased involvement, but their letter recognition abilities were still limited. After the learning method was refined and the application was modified with more voice feedback and repetition features in the second cycle, students' abilities increased significantly. Interactive technology has been shown to improve the ability to recognize vowels. It is recommended that schools utilize similar technology as the main media in learning for children with special needs education.
Community Stigma in Lampung Province Towards Individuals with Hearing Impairments Azzahra, Aulia; Devita, Dela; Sani, Yulvia
Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Vol 5, No 02 (2025): ENSIKLOPEDIA: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/esp.v5i02.4348

Abstract

This study aims to investigates the stigma experienced by individuals with hearing impairments in Lampung Province. Employing a descriptive quantitative method with a survey approach, the research involved 400 respondents, whose sample size was determined using the Slovin formula. Cluster random sampling was utilized to select participants from five regencies and two cities within Lampung Province, namely the regencies of South Lampung, East Lampung, West Lampung, North Lampung, and Central Lampung, as well as the cities of Bandar Lampung and Metro. The research instrument was an attitude questionnaire comprising 58 statement items, measured on a 4-point Likert scale. These items included both favorable and unfavorable statements, structured around Link and Phelan's five dimensions of stigma. Validity and reliability tests were conducted using SPSS version 25.0. Validity results indicated a correlation value of r more than 0.30 for all items, and the reliability coefficient was 0.736. The findings reveal that the majority of respondents (253 individuals, or 63 percent) exhibited a Category 2 (moderate) level of stigma towards individuals with hearing impairments. Conversely, 81 respondents (20 percent) were in Category 1 (low), and 66 respondents (17 percent) were in Category 3 (high). This study recommends the development of continuous education and public socialization programs that target stigma reduction, promote inclusive communication practices, and encourage community engagement. Such efforts are expected to foster a more inclusive and empathetic social environment for individuals with hearing impairments in Lampung Province.
Penggunaan Strategi Komunikasi Augmentatif dan Alternatif pada Anak dengan Gangguan Spektrum Autis Maharani, Revita Zalsyabila; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strategi Komunikasi Augmentatif dan Alternatif (AAC/ Augmentative and Alternative Communication) untuk anak-anak dengan gangguan spektrum autis di sebuah SLB di Bandar Lampung (SLB X). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei untuk menganalisis implementasi strategi komunikasi Augmentatif dan Alternatif (AAC) pada anak autis. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 7 guru yang mengajar anak autis di Sekolah Luar Biasa, dengan teknik total sampling yang melibatkan keseluruhan guru yang terlibat langsung dalam pengajaran. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang disusun berdasarkan indikator-indikator penggunaan AAC, yang akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan tingkat pemahaman, penerapan, dan efektivitas dari strategi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 guru yang diteliti, sebanyak 4 guru (57,1%) memiliki pemahaman dasar terkait strategi Augmentatif dan Alternatif (AAC), dengan 57,5% di antaranya telah menggunakan media visual sederhana sebagai sarana komunikasi untuk anak autis. Penelitian mengidentifikasi adanya tantangan utama yaitu keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan strategi AAC, meskipun seluruh guru menunjukkan minat yang sangat tinggi untuk mempelajari strategi tersebut. Pihak sekolah secara formal mengatakan bahwa penggunaan Komunikasi Augmentatif dan Alternatif belum di implementasikan tetapi pada kenyataan saat observasi lapangan beberapa guru telah mengimplementasikan strategi tersebut sebagai penunjang keberhasilan dalam pembelajaran anak.