Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Agenda Setting dalam Mendongkrak Pengunjung Situs Bacakoran.co Danti, Kurnia Rama; Astrid, Gita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran teori agenda setting dalam meningkatkan jumlah pengunjung situs Bacakoran.co melalui studi kasus artikel berita tentang kode promo Gojek dan Grab. Teori agenda setting, yang pertama kali dikemukakan oleh Maxwell McCombs dan Donald Shaw, menjelaskan bagaimana media massa tidak hanya melaporkan fakta, tetapi juga menentukan isu-isu mana yang dianggap penting oleh publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan wawancara untuk mengeksplorasi bagaimana Bacakoran.co menerapkan strategi agenda setting dalam pemberitaan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan topik yang relevan, teknik framing yang efektif, serta frekuensi pemberitaan yang tinggi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah pengunjung situs. Selain itu, interaksi aktif pembaca di kolom komentar dan media sosial menunjukkan bahwa artikel tersebut tidak hanya menarik perhatian tetapi juga mendorong keterlibatan audiens. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip agenda setting yang tepat dapat menjadi strategi efektif untuk mendongkrak kunjungan ke situs berita di era digital saat ini.
Peran Orang Tua dalam Membangun Komunikasi Keluarga untuk Meningkatkan Moral Gen Z Karim, Fadillah; Akhyar, Taufik; Astrid, Gita
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 2 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i2.7098

Abstract

In the current generation, referred to as Gen Z. Many teenagers are characterized by poor morals, bad speech, and despicable behavior. Sidakersa Urban Village has teenagers with lack of moral ethics who cause a lot of problems for their parents. Parents believe that they should practice moral principles in themselves, so that they can raise a generation with good moral behavior in the future. The purpose of this research is to learn more about parents’ intern family communication to improve Gen Z’s morals. This based on the theory of family communication patterns in interpersonal communication, including communication beetween parents and children. The research methodology used is qualitative with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. This research shows that parents play an important role in shaping their children’s character and moral values. Parents must be able to act as educator, role models, and protectors and create an open and warm comunnication enviroment. Open comunnication makes it easier for children to share their feelings and experiences, thus strengthening the emotional bond beetwen parents and children. The obstacles faced by parents in empowering Gen Z morally include mismacthes in parenting patterns, differences in generations and values, limited time and attention, environmental influences, and difficulties in developing their children’s moral values.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP MINAT MASYARAKAT MENGAMBIL KUR DI BANK SUMSEL BABEL SYARIAH KCP UIN RADEN FATAH Wulandari, Wulandari; Astrid, Gita
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1500

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the influence of marketing communications on people's interest in taking KUR. This study uses a quantitative approach and an associative research design. The study population consists of users and potential users of KUR. Purposive sampling is the sampling method. Respondents are selected based on certain factors, such as their interest in applying for financing or having received information about KUR. The research tool is a closed questionnaire with a five-point Likert scale to measure the variables of community interest and marketing communications. The questionnaire is distributed to users and potential users of bank services, and the relationship between variables is seen through statistical techniques. The results of the study indicate that marketing communications influence the public's desire to obtain People's Business Credit (KUR) at Bank Sumsel Babel Syariah KCP UIN Raden Fatah. This finding indicates that the success of marketing Islamic banking products is not only determined by product quality, but also by the communication strategy used. Consumer understanding, interest, and trust in KUR financing products can be increased through marketing communications that are delivered clearly, consistently, and relevant to community needs.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh komunikasi pemasaran terhadap minat masyarakat dalam mengambil KUR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat pengguna dan calon pengguna KUR. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel. Responden dipilih berdasarkan faktor-faktor tertentu, seperti minat mereka dalam mengajukan pembiayaan atau pernah mendapatkan informasi tentang KUR. Alat penelitian adalah kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin untuk mengukur variabel minat masyarakat dan komunikasi pemasaran. Kuesioner dibagikan kepada masyarakat pengguna dan calon pengguna layanan bank, dan hubungan antarvariabel dilihat melalui teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memengaruhi keinginan masyarakat untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Syariah KCP UIN Raden Fatah. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran produk perbankan syariah tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh strategi komunikasi yang digunakan. Pemahaman, ketertarikan, dan kepercayaan konsumen terhadap produk pembiayaan KUR dapat meningkat melalui komunikasi pemasaran yang disampaikan secara jelas, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
PENGARUH KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BANK SUMSEL BABEL TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING UMKM DI KAWASAN UIN RADEN FATAH PALEMBANG Putri, Valentina Rahmania; Astrid, Gita
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1581

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, but still face various obstacles, especially limited access to capital. This study examines the impact of Bank Sumsel Babel's People's Business Credit (KUR) program on increasing the productivity and competitiveness of MSMEs in the UIN Raden Fatah Palembang region. This study uses a quantitative approach known as an explanatory approach. Data was obtained by distributing questionnaires to 38 MSME actors who were KUR recipients. The data was then analyzed using validity, reliability, normality, linearity, and simple linear regression tests with the help of SPSS. The results showed a linear relationship between KUR and the productivity and competitiveness of MSMEs. With a significance value of <0.001, the simple linear regression test showed that KUR had a positive and significant effect on the productivity and competitiveness of MSMEs. Based on the positive regression coefficient, an increase in KUR utilization is followed by an increase in the productivity and competitiveness of MSMEs. Therefore, it can be concluded that Bank Sumsel Babel's People's Business Credit (KUR) plays an important role in helping the growth of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the UIN Raden Fatah Palembang area. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan akses permodalan. Penelitian ini mengkaji dampak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM di wilayah UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dikenal sebagai pendekatan eksplanatori. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 38 pelaku UMKM penerima KUR. Mereka kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linear antara KUR dan produktivitas serta daya saing UMKM. Dengan nilai signifikansi <0,001, uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa KUR berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dan daya saing UMKM. Menurut koefisien regresi yang positif, peningkatan pemanfaatan KUR diikuti dengan peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel memainkan peran penting dalam membantu pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah UIN Raden Fatah Palembang.
BRAND COMMUNICATION SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN POPULARITAS DAN LOYALITAS PELANGGGAN Fadli, Muhammad Anugrah; Ginting, Eraskaita; Astrid, Gita
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi brand communication Ayam Geprek Pak Gondes dalam meningkatkan popularitas dan loyalitas pelanggan di Kota Palembang berdasarkan teori branding. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi merek bertransformasi dari promosi konvensional menjadi pendekatan proaktif dan interaktif melalui Instagram dan TikTok, dengan penekanan pada storytelling, konsistensi visual, dan interaksi langsung dengan pelanggan. Hambatan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia dan inkonsistensi komunikasi daring, yang diatasi melalui optimalisasi konten kreatif dan kolaborasi dengan pelanggan. Berdasarkan teori branding, strategi ini efektif membangun identitas merek, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat citra dan loyalitas pelanggan terhadap produk kuliner lokal.
Sleep Call Sebagai Bentuk Komunikasi Intim Pada Pasangan Anak Muda (Studi Pada Generasi Z Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang) Saputra, Ridho Kurnia; Saputra, Sepriadi; Astrid, Gita
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7548

Abstract

Perubahan teknologi komunikasi di era digital telah melahirkan pola interaksi baru, termasuk fenomena sleep call yang marak dilakukan generasi Z, khususnya mahasiswa. Aktivitas ini merujuk pada kebiasaan pasangan melakukan percakapan melalui telepon atau video call hingga tertidur bersama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sleep call sebagai bentuk komunikasi intim yang berfungsi memperkuat keterikatan emosional mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap delapan informan, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Teori Penetrasi Sosial Altman dan Taylor digunakan sebagai kerangka konseptual untuk memahami tahapan perkembangan hubungan interpersonal melalui pengungkapan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sleep call bukan sekadar percakapan rutin, melainkan media intim yang memperkuat kepercayaan, keterbukaan, empati, serta sikap mendukung antar pasangan. Aktivitas ini menciptakan persepsi kehadiran pasangan dalam keseharian, sehingga mampu menumbuhkan rasa nyaman dan komitmen emosional. Namun, penelitian juga mengidentifikasi dampak negatif berupa potensi ketergantungan emosional, terganggunya kualitas tidur, serta konflik akibat perbedaan kesibukan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi interpersonal dengan menambahkan perspektif tentang komunikasi intim berbasis teknologi. Secara praktis, hasilnya dapat menjadi refleksi bagi mahasiswa maupun generasi muda untuk lebih bijak dalam memanfaatkan sleep call sehingga mampu memperkuat ikatan emosional tanpa menimbulkan dampak yang merugikan.
Factors Affecting Toxic Friendship Communication In WorkOrganizations In Palembang City Pebriana, Rina; Astrid, Gita; Indasari, Fera
Wardah Vol 25 No 1 (2024): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/azmet184

Abstract

The work environment is a second home for people who have jobs. Communication behavior in friendship is important in building a good social relationship. However, not all friendships can have a positive impact, on the other hand, they can also have a negative impact, such as the term toxic friendship (bad/toxic friendship) in the work environment. This research aims to determine the factors that influence toxic friendship communication in work-organizational life in Palembang City. The theory used in this research is social identity theory. The research method uses quantitative with a total of 50 respondents. The data uses questionnaire data collection techniques via Google Forms. The research results show that if it is known that the KMO MSA value is 0.500 < 0.50 and the Bartlett's Test of Sphericity (Sig.) value is 0.000 < 0.05, then the factor analysis can be continued because it meets the first requirement. The MSA value of all variables studied is > 0.50, so the second requirement in this factor analysis is fulfilled. The extraction value for all variables is >0.50. Thus it can be concluded that all variables can be used to explain factors. The variance explained table and Screen Plot show that 4 component points have an eigenvalue >1, so it can be interpreted that 4 factors are formed in toxic friendship communication that occurs in the work environment in Palembang City. The research results show that friendship dynamics can reveal the emergence of toxic friendships with unhealthy patterns. Friendships in a toxic work environment in the city of Palembang can be characterized by a lack of boundaries in communication, conflicts that are not resolved properly at work, and the emergence of passive aggressiveness at work, or even emotional manipulation
Strategi Komunikasi Interpersonal Berbasis Planning Theory dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Musi Banyuasin Sari, Ananda Permata; Yusalia, Henny; Astrid, Gita
J-IKA Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v13i1.12512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Musi Banyuasin dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan. Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan menunjukkan bahwa penanganan tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum, tetapi juga memerlukan strategi komunikasi yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi DPPPA dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu survei lapangan untuk memahami kondisi masyarakat, sosialisasi tatap muka, serta pendampingan korban secara berkelanjutan. Strategi ini bersifat interpersonal, empatik, dan persuasif sehingga mampu membangun kepercayaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Namun, pelaksanaan strategi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya, luas wilayah, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Penelitian ini mengisi kesenjangan kajian terkait integrasi strategi komunikasi interpersonal dengan teori perencanaan komunikasi yang masih jarang dibahas pada konteks pemerintah daerah