Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Pengembangan Media Pembelajaran Snakes and Ladders Pendidikan Pancasila Mutoharoh, Titik; Asriyanti, Frita Devi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10387

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi media pembelajaran materi norma tidak menarik karena cenderung hanya berbentuk susunan teks tanpa visual atau gambar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran snakes and ladders mata pelajaran pendidikan pancasila. Media ini berbentuk permainan dengan pembahasan khusus materi norma dan penambahan komponen “telur soal”. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D dengan model ADDIE dan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Snakes and Ladder memperoleh presentase kevalidan materi sebesar 94% dari ahli materi I dan 97% dari ahli materi II dengan kategori “sangat valid”. Hasil kevalidan media memperoleh presentase sebesar 96% dari ahli media I dengan kategori “Sangat valid” dan 80% dari ahli media II dengan kategori “valid”. Keterterapan media berdasarkan hasil angket respon guru memperoleh presentase sebesar 92% dan angket respon peserta didik sebesar 88% dengan kategori sangat baik. Media pembelajaran snakes and ladders untuk mata pelajaran pendidikan pancasila mudah disampaikan, membuat peserta didik lebih mudah memahami apa yang diajarkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Digital Berbasis Genially pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Rizki Purnama Putri, Ananda; Asriyanti, Frita Devi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10399

Abstract

Latar belakang didasarkan pada keterbatasan media yang berpengaruh pada kurangnya variasi media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendekripsikan proses pengembangan, kevalidan dan keterterapan media pembelajaran monopoli digital berbasis Genially. Monopoli yang dikembangkan didesain dengan bentuk digital menggunakan Genially dengan penambahan komponen infografis materi, kartu soal (biru, kuning dan merah), kartu hukuman, kartu tantangan, kartu keberuntungan dan audio penjelasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian ini menunjukan media monopoli digital berbasis Genially paduji kevalidan memperoleh rata-rata kevalidan media sebesar 4,58 dengan kriteria “sangat valid” dan kevalidan materi sebesar 4,1 dengan kriteria “valid”. Respon peserta didik yang diujikan pada uji coba kepraktisan di tahap implementasi memperoleh rata-rata 4,54 dengan kriteria “sangat baik”. Hasil penelitian menunjukan media monopoli digital berbasis Genially tervalidasi dan sangat baik digunakan. Pemberian variasi media pembelajaran dengan menggabungkan monopoli berbentuk digital dengan infografis materi pada petak soal dan audio penjelasan yang dilengkapi komponen kartu berbentuk cetak memberikan pembelajaran yang lebih efektif
Pengembangan E-modul Pendidikan Pancasila Berbantuan Quizwhizzer untuk Sekolah Dasar Rohmah, Aisyah Ngesti; Asriyanti, Frita Devi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10450

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pemanfaatan bahan ajar yang masih terbatas membuat pembelajaran menjadi kurang optimal sehingga peserta didik mengalami kejenuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan, kevalidan dan keterterapan e-modul berbantuan QuizWhizzer mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kebaruan terletak pada penggunaan E-modul sebagai pengganti modul konvensional yang dilengkapi komik dan permainan ular tangga dengan bantuan QuizWhizzer. Jenis penelitian adalah R&D (Research and Development) dengan model ADDIE menggunakan perhitungan presentase data validasi dan keterterapan. Hasil penelitian ini menunjukan e-modul berbantuan QuizWhizzer memperoleh presentase kevalidan materi sebesar 84% dari ahli materi I dan 94% dari ahli materi II, sehingga mendapatkan kategori “sangat valid”. Hasil kevalidan media memperoleh presentase sebesar 94% dari ahli media I dan 92% dari ahli media II dengan kategori kriteria “sangat valid”. Keterterapan media berdasarkan hasil angket respon guru memperoleh presentase sebesar 94% dan angket respon peserta didik sebesar 91%, sehingga mendapatkan kategori sangat praktis. E-modul memberikan visual serta kegiatan yang dapat menstimulus keinginan peserta didik dalam belajar
Karakter Disiplin Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari Lestari, Hevi Dwi; Asriyanti, Frita Devi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10476

Abstract

Penelitian berlatar belakang karena terdapat beragam bentuk disiplin yang dicerminkan peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler tari di SDN 3 Wates. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan nilai karakter disiplin peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Karakter disiplin dalam kegiatan di ektrakurikuler tari pertama kali diukur berdasarkan ketepatan waktu, kepatuhan, tanggung jawab dan kesungguhan mengikuti kegiatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data diperoleh melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 20 peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 5. Penganalisisan data dengan reduksi, penyampaian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan angket karakter disiplin memiliki presentase 89% dan hasil observasi karakter disiplin peserta didik mengikuti ekstrakurikuler seni tari memiliki presentase 87% dengan kategori sangat baik. Peserta didik menunjukkan sikap disiplin melalui ketepatan waktu saat hadir dan pulang latihan, kepatuhan dalam berpakaian, tanggung jawab terhadap properti tari, serta kesungguhan mengikuti arahan pelatih. Meski masih ditemukan beberapa kendala seperti keterlambatan atau atribut yang belum lengkap. Ekstrakurikuler tari membantu membentuk kedisplinan pada diri peserta didik