Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Ibu Menyusui Dalam Pemberian Terapy Komplementer Breast Spa dan Pijat Oksitosin di Wilayah Kerja Puskesmas Pulolor Jombang Sulistyawati, Henny; Herlina, Herlina
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Abdi Medika Mei 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i1.1362

Abstract

Menyusui merupakan proses yang alamiah yang tidak mudah di lakukan. Cakupan ASI eksklusif tidak lepas dari masalah yang terjadi dalam proses menyusui diantaranya adanya kepercayaan yang salah bahwa ASI keluar sedikit atau ASI kurang mencukupi kebutuhan bayi. Keadaan ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu, kondisi psikologis atau emosi ibu, bentuk payudara yang tidak normal sehingga tidak dapat berperan dalam proses menyusui, isapan bayi (reflex isap/kekuatan mengisap, lama mengisap, dan keseringan mengisap) juga dapat mempengaruhi produksi ASI. Berbagai penelitian yang telah dilakukan di Indonesia untuk memperlancar produksi ASI diantaranya adalah metode Pijat Oksitosin, Teknik Marmet, Kompres Hangat, Massage Rolling (punggung), Massage Endorphin, Breast Care, tetapi karena keterbatasan informasi di layanan kesehatan tentang prosedur pelaksanaan maka metode-metode ini hanya dikenal saja tetapi jarang diberikan oleh tenaga kesehatan sebagai Care Giver kepada pasien. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam pemberian terapy komplementer Massage Endorphin dan pijat laktasi. Desain penelitian ini adalah pra- Experimental One-Group Pretest Design dengan responden ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Pulolor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebanyak 30 peserta. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang terapy komplementer sesudah diberikan penyuluhan dan demonstrasi dengan metode demonstrasi dan booklet. Pemberian demonstrasi memberikan efek positif terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang Breast Care dan pijat oksitosin. Terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan setelah diberi demonstrasi.
Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Bayi dengan Baby Swim Mildiana, Yana Eka; Permatasari, Ratna Dewi; Sulistyawati, Henny; Isro'aini, Any; Yulisetiyaningsih, Fera; Novitasari, Rista; Purwanti, Tri
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Abdi Medika Mei 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i1.1363

Abstract

Masa bayi merupakan tahapan dimana pertumbuhan dan perkembangan berjalan sangat cepat dan penting, namun tidak dapat dipungkiri adanya masalah keterlambatan setiap perkembangan bayi. Kurangnya stimulasi dini pada bayi merupakan salah satu penyebab keterlambatan dalam proses tumbuh kembang bayi. Hal ini bisa disebabkan karena ibu yang kurang paham pentingnya stimulasi yang dapat dilakukan sendiri dirumah sehingga lebih efektif dan efisien serta kurang memahami pentingnya perkembangan anak yang sesuai usianya. Ibu bayi lebih banyak mementingkan pertumbuhan namun tidak pada perkembangan bayi. Dengan demikian institusi pendidikan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu Baby Swim untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar yang dilaksanakan pada semua bayi usia 9 bulan yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik kasarnya di Desa Tambak Rejo Jombang.kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2024. Sehingga ibu nantinya dapat memberikan stimulasi Baby Swim sendiri di rumah sehingga perkembangan motorik kasar dapat meningkatkan. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan metode berenang untuk bayi, kegiatan berenang dilakukan setiap 2 kali seminggu selama 4 minggu dan berkesinambungan dilakukan dirumah dengan keluarga. Hasil dari pengabdian masyarakat didapatkan setelah dilakukan Baby Swim selama 4 minggu menunjukkan bahwa sebagian besar bayi mengalami peningkatan perkembangan motorik kasar sebanyak 12 bayi (80%). Treatment Baby Swim merupakan alternatif yang menyenangkan namun efektif dan efisien dalam upaya meningkatkan motorik kasar bayi.
Edukasi Manfaat Seduhan Jahe Sebagai Terapi Non Farmakologis dalam Mengatasi Mual dan Muntah Pada Kehamilan Trimester I Setiyaningsih, Fera Yuli; Isro'aini, Any; Purwanti, Tri; Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka; Nawangsari, Harnanik; Nufus, Hidayatun
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1413

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Normalnya kehamilan berlangsung selama 280 hari. Kehamilan ini dibagi atas 3 semester yaitu kehamilan trimester pertama 0-14 minggu, kehamilan trimester kedua mulai 14-28 minggu, dan kehamilan trimester ke tiga mulai 28-42 minggu. Mual muntah dimulai pada trimester 1 pada umur sekitar 6-8 minggu, mencapai puncaknya diumur kehamilan Sembilan minggu dan menetap sekitar 12 minggu. Sebagian kecil ibu hamil tetap merasakan mual muntah diumur kehamilan 20 minggu. Ketidaknyamanan ini akan dirasakan oleh ibu hamil berkitar 50-80% ibu hamil mengalami ketidaknyamanan ini. Data menyebutkan bahwa mual muntah pada trimester 1 50%-90% ibu terjadi pada kehamilan. Mual muntah yang dirasakan oleh ibu hamil bisa diatasi dengan pemberian terap non farmakologis menggunakan bahan herbal yang ada disekitar ibu misalnya jahe, madu. Jahe memiliki efek farmakologis yaitu anti emetic. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada ibu hamil di Desa Tambakrejo diketahui bahwa selama ini ketika mengalami mual dan muntah ibu hamil mengkonsumsi obat yang diberikan oleh bidan atau dokter. Ibu hamil belum pernah mencoba menggunakan terapi nonfarmakologis salah satunya adalah seduhan minuman jahe. Kegiatan Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Desa Tambakrejo. Jumlah KK di Desa Tambakrejo 1.324 KK, dengan jumlah ibu hamil sebanyak 23 ibu hamil. Kegiatan yang akan dilakukan adalah memberikan penyuluhan tentang manfaat seduhan jahe untuk mengurangi mual muntah
Pelatihan Pijat I Love You (ILU) Pada Ibu Yang Mempunyai Bayi Usia 0-1 Tahun Untuk Mengatasi Perut Kembung Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka; Isro'aini, Any; Setiyaningsih, Fera Yuli
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1418

Abstract

Sentuhan pijat pada jaringan otot, peredaran darah bisa menjadi lebih lancar dan pada akhirnya dapat memaksimalkan fungsi organ. Salah satu organ yang bisa dimaksimalkan adalah organ pencernaan, dimana dengan pemijatan maka motilitas usus akan meningkat dan akan memperbaiki penyerapan zat makanan oleh tubuh dan meningkatkan nafsu makan. Pijat bayi dapat membuat terjalinnya ikatan kejiwaan atau hubungan batin ibu dan anak. Sistem kekebalan tubuh lebih kuat terhadap infeksi dan masalah kesehatan lain. Pencernaan lebih baik, jarang sembelit maupun diare. Memperlancar peredaran darah dan otot-otot bayi lebih kuat. Pijat I Love You (ILU) adalah cara memijat dengan pola huruf I-L-U di badan bayi, manfaatnya diantaranya yaitu untuk mengatasi sembelit, melancarkan sirkulasi darah di area perut, membuat bayi rileks dan nyaman, menciptakan bounding ibu dan bayi, serta meredakan batuk pilek. Pelatihan pijat I Love You (ILU) pada ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun untuk mengatasi perut kembung, yang diberikan pelatihan pada semua ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun agar bisa melakukan pijat ILU secara mandiri dirumah. Metode pendekatan pelatihan tentang Pijat I Love You (ILU) untuk mengatasi perut kembung pada bayi, kemudian dilanjutkan kegiatan pendampingan praktik pijat bayi. Yang dihadiri 17 responden. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan pengetahuan ibu sebelum dilakukan pelatihan paling banyak 10 orang (58,9%) berpengetahuan cukup, dan masih ada 5 orang (29,4%) berpengetahuan kurang. Setelah diberikan pelatihan hasil meningkat 100% berpengetahuan baik.
Edukasi Manfaat Prenatal Massage Dan Pemberian Prenatal Massage Di Desa Tambakrejo Jombang Setiyaningsih, Fera Yuli; Isro'aini, Any; Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Abdi Medika Desember 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i2.1545

Abstract

Prenatal massage adalah pijat yang dilakukan pada ibu hamil untuk memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi keluhan yang sering dialami ibu hamil. Jenis pijatan disesuaikan dengan perubahan tubuh ibu hamil. Pada ibu hamil tubuh akan mengalami perubahan fisik, maupun perubahan psikologis yang disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Perubahan yang terjadi menyebabkan ibu hamil mengalami ketidaknyaman seperti, konstipasi, sering buang air kecil, sesak nafas, edema, kram kaki dan nyeri punggung. Ketidaknyamanan dalam kehamilan seperti Nyeri punggung 70%, sering berkemih 50%, Konstipasi 40%, sesak napas 60%, bengkak kaki 20%, perut kembung 30%, sakit kepala 20%, strie gravidarum 50%, hemoroid 60% berdasarkan data tersebut nyeri punggung merupakan ketidaknyamanan yang paling banyak dialami oleh ibu hamil. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat cara farmakologis dan nonfarmakologis untuk mengatasi nyeri punggung. Penggunaan metode farmakologis tidak lagi direkomendasikan karena dianggap berbahaya dan memiliki efek serius pada janin. Penatalaksanaan metode non farmakologis dapat dilakukan dengan memberikan pijatan lembut seperti prenatal massage, kompres hangat, senam hamil dan latihan pernapasan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada ibu hamil di Desa Tambakrejo diketahui bahwa ibu hamil sebagain besar ibu hamil mengalami keluhan nyeri punguung. Ibu hamil belum pernah melakukan prenatak massage untuk mengurangi keluhan tersebut. Kegiatan Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Desa Tambakrejo. Jumlah KK di Desa Tambakrejo 1.324 KK, dengan jumlah ibu hamil trimester 3 sebanyak 6 ibu hamil. Kegiatan yang akan dilakukan adalah informasi dan pengetahuan melalui kegiatan penyuluhan tentang prenatal massage