Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN GENERATOR TURBIN ANGIN PUTARAN RENDAH SEBAGAI PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK ALTERNATIF DI DAERAH PESISIR sagita rochman; Budi Prijo Sembodo
WAHANA Vol 70 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.049 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v70i1.1564

Abstract

Axial Flux Permanent Magnet Generator (AFPMG) of wind turbine generator has been successfully designed and fabricated. The generator has been designed for wind speed in the range of 2-6 m/s and low rotation. The main purpose of study was to design and analyze wind turbine generator with the low speed of wind that can be generated electric power for household. The results showed that the prototype of wind turbine can be generated voltage around 22.5 - 157.1 V with the rotation of the rotor shaft at 150 - 1000 rpm. Meanwhile, the prototype can be generated output power of 98.5 Watt shaft rotation of 1000 rpm when its connected to load. Both current and voltage can be achieved around 151.4 V and 0.651 A, respectively.The prototype was then conneted with DC to DC converter and DC to AC converter to generate output power of 500 W.
ANALISIS SIMULASI PROSES IRONING UNTUK MENGETAHUI KETINGGIAN DINDING BERDASARKAN VARIASI REDUKSI KETEBALAN DINDING M. Nushron Ali Mukhtar; Sagita Rochman
WAKTU Vol 15 No 2 (2017): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v15i2.733

Abstract

Proses ironing merupakan salah satu proses metal forming. Aplikasi dari proses ini diantaranya pada proses pembuatan selongsong peluru, dimana ketinggian dari dinding tergantung pada reduksi ketebalan yang digunakan. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mengetahui berapakan ketinggian dinding berdasarkan variasi reduksi ketebalan dinding sehingga didapatkan ketinggian yang sesuai dengan kebutuhan dalam pembuatan selonsong peluru. Material yang digunakan untuk selongsong peluru kaliber 20 mm adalah kuningan Cu30% Zn 70% berbentuk cup diameter luar awal 33,5 mm, tebal 3 mm dan tinggi 37 mm. Berdasarkan perhitungan kekuatan material, maka didapat reduksi ketebalan dinding maksimum yang diijinkan pada proses ironing adalah 26,7%. Selanjutnya dengan reduksi tersebut dilakukan simulasi menggunakan metode elemen hingga pada variasi sudut die α = 5ᵒ, 10ᵒ, 15ᵒ, 20ᵒ dan 25ᵒ. Hasil simulasi proses ironing pada masing-masing sudut die α dan prosentase reduksi ketebalan dinding 26,7%, menunjukkan, bahwa selongsong peluru belum dapat melawati die. Setelah dilakukan penambahan gaya pada proses simulasi dan dengan variasi reduksi 5%,10%,15%, 20% dan 25%, menghasilkan untuk reduksi 5% :39mm ,10% : 42mm ,15% : 45mm, 20% :51mm dan 25% : 55mm.
Pendeteksi Logam Untuk Industri Makanan Berbasis PLC Atmiaasri Atmiasri; Sagita Rochman
WAKTU Vol 9 No 1 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i1.907

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri saat ini menunjukkan peningkatan yang sangat pesatseiring dengan pertumbuhan ekonomi. Untuk menghadapi perdagangan bebas dan persainganekonomi setiap perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang baik. Dengan menggunakan metode eksperimen yang bersifat developmental (berkembang)penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pendeteksi logam (metal detector) untuk industri makanan menggunakan PLC. Alat ini bisa mendeteksi dan mengambil logam dan dipisahkan dari bahan makanan. Pengendalian yang dilakukanPLC ini meliputi pengendalian motor–motor penggerak dan indikator berupa buzzer yangdidasarkan pada input atau masukan dari rangkaiansensor logam dan limit switch. Dengan proses pendeteksian yang dilakukan alat ini maka dapat dijadikan parameter dalam peningkatan mutu produk-produk industri khususnya dalam industri makanan. Sehingga para konsumen bisa merasa aman dan tidak dirugikan.
RANCANG BANGUN ALAT KONTROL PENGISIAN AKI UNTUK MOBIL LISTRIK MENGGUNAKAN ENERGI SEL SURYA DENGAN METODE SEQUENSIAL Sagita Rochman; Budi Prijo Sembodo
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.913

Abstract

Dalam proses pengisian aki (charging) dengan sumber listrik yang berasal dari sel surya,tentunya diperlukan sebuah alat kontrol yang berfungsi mengatur sistem pengisian energi listrikyang biasa disebut charge controller atau kontrol pengisian. Pada aplikasinya, kadangkalapenggunaan alat kontrol pengisian tersebut masih terdapat kekurangan, diantaranya ialah alattersebut hanya dapat digunakan untuk pengisian aki dengan tegangan 12 dan 24 volt saja.Sehingga jika digunakan untuk tegangan yang lebih tinggi dari itu, maka diperlukan modifikasisistem pengisian yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sistem pengisian aki (charging) mobil listrik BimoBaskoro yang menggunakan sumber listrik dari sel surya. Pada mobil ini terdapat aki dengan totaltegangan 48 volt dengan sumber listrik dari panel surya berkapasitas 100 WP. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan sistem pengisian aki yang efisien. Sistem yang coba diterapkanadalah dengan metode sequensial. Yakni pengisian dengan cara bergantian satu persatu sampaikondisi kapasitas aki penuh dengan dikontrol alat yang telah diprogram untuk bekerja secaraotomatis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa penggunaan metode ini dapatdiaplikasikan untuk kontrol pengisian aki pada mobil listrik Bimo Baskoro dengan keunggulandapat melakukan pengisian aki 48 volt dengan sumber tegangan 12 volt dari energi listrik yangdihasilkan sel surya.
Pengembangan Sistem Kontrol Serta Monitoring Suhu dan Volume Air Berbasis Web Pada Perangkat Desalinasi Air Laut Akbar Sujiwa; Sagita Rochman
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.187 KB)

Abstract

Konsumsi air bersih oleh manusia setiap tahun semakin meningkat, hal ini akan memberikan dampak buruk akan ketersediaan sumber daya air yang ada saat ini. Salah satu solusi pemenuhan kebutuhan akan air bersih dapat menggunakan teknologi desalinasi air laut. Namun sebagian besar teknologi ini masih memanfaatkan metode osmosis balik dan distilasi yang dikendalikan secara manual, oleh karena itu dalam penelitian ini dikembangkan suatu sistem kontrol dan monitoring yang terkomputerisasi menggunakan antarmuka berbasis web. Sistem kontrol dan monitoring yang dikembangkan pada penelitian ini diuji tingkat akurasinya terhadap kenaikan volume air dan suhu air, agar diperoleh persentase akurasi pengukuran dari sistem yang dibangun. Produk utama yang dihasilkan dari penelitian ini berupa sistem kontrol dan monitoring yang menggunakan perangkat raspberry pi sebagai pengolah data dan server untuk mengatur lalu lintas web. Sistem yang dibangun memiliki akurasi pengukuran volume dan suhu air sekitar 96,2% dan 98,05%. Manfaat penggunaan sistem ini dapat mempermudah serta menghemat waktu dalam mengoperasikan perangkat desalinasi. Kata kunci : desalinasi, kontrol, monitor, web.
ANALISIS DESAIN STATOR GENERATOR TIPE MAGNET PERMANEN FLUKS AKSIAL MENGGUNAKAN METODE FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) M. Nushron Ali Mukhtar; Titik Koesdijati; Sagita Rochman; Edi Nasrulloh; Luthfi Hidayat
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v8i2.173

Abstract

Casing stator merupakan bagian terpenting guna melindungi inti dari bagian generator sehingga inti dari generator tersebut tidak terjadi kontak langsung pada bagian luar generator yang dapat mempengaruhi kinerja generator tersebut. Generator mempunyai 2 jenis yaitu jenis fluks aksial dan fluks radial. Hasil pembahasan Perubahan saat diberikan gaya pada area (x) yang belum diketahui, dikarenakan area tersebut akan di ketahui ketika gaya yang diberikan terjadi perubahan pada bidang, dengan ini dari gaya atau force yang diberikan terjadi perubahan pada setiap variasi force. 750 N terjadi perubahan 4,16449E-06 mm, 1000 N terjadi perubahan 5,55265E-06 mm, 1250 N terjadi perubahan 6,94081E-06 mm, dan 1500 N terjadi perubahan 8,32897E-06 mm.
Design and Construction of Screw Type Micro Hydro Power Plant Sagita Rochman; Andy Hermawan
BEST Vol 4 No 1 (2022): BEST
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/best.vol4.no1.5444

Abstract

The development of renewable energy is growing rapidly along with technological developments. One application of renewable energy is hydroelectric power (Water Turbine Generator). This study aims to design and manufacture a MHP using a permanent magnet generator with a screw type turbine and determine the output power generated from a MHP generator using a screw type turbine. In this research, an efficient and efficient MHP with screw type turbine will be developed. This research will be implemented in Doplang Tretek, Prambon Subdistrict, Sidoarjo Regency. MHP is a power plant whose driving force comes from water flowing from the highlands to the lowlands. By utilizing the water discharge PLTMH can function to produce electricity which is driven through a turbine and rotates a generator. The main components of MHP are turbine, generator, and water discharge. If one of these components is not present, the MHP cannot function. By utilizing MHP we can enjoy electricity for free, the power generated by MHP is still small <0.5-100kW. From the design of the PLTMH generator using a screw type turbine the output voltage is 9 volts with a water flow of 557 m3/s. The greater the flow of water flowing in the cross section of the turbine, the faster the resulting rpm.
DESIGN AND CONSTRUCTION OF VERTICAL HELIX SAVONIUS WIND TURBINE FOR PUBLIC STREET LIGHTING Sagita Rochman; Krishna Wijayakusuma; Rivaldo Josua Jetrin Rolos
BEST Vol 4 No 2 (2022): BEST
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/best.vol4.no2.6158

Abstract

Wind power generator for lighting public roads in Tambakrejo Village, Sumbermanjing District, Malang Regency in order to minimize the level of traffic accidents. This power plant utilizes wind resources that blow to drive a wind turbine generator that will produce electrical energy. The use of wind to become electrical energy is designed from a vertical helix savonius type wind turbine as a medium for receiving wind gusts that will drive a generator to create electrical energy. The advantage of this helix savonius wind turbine can accommodate all cardinal directions because it has 2 blades that rotate 180. The role of the battery is to store electrical energy before it is distributed for public street lighting. Wind turbines or wind power plants are one of the renewable energy sources that are environmentally friendly and are starting to be widely developed at this time. In the storage and use of this electrical energy, it is very necessary to pay attention so that there is no overcharging / overcharge and excess usage / overdischarge. Therefore, the charge controller battery charging setting is used which will regulate charging or discharging. From the battery it will be connected to the Photocell for automatic control when it is dark and the light will turn on.
ARDUINO-BASED SOLAR WATER PUMP MOTOR CONTROL TO ADJUST WATER CIRCULATION IN HYDROPONIC PLANTS Sagita Rochman; Danu Krama
BEST Vol 5 No 1 (2023): BEST
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/best.vol5.no1.7972

Abstract

Hydroponic plants are currently very popular because they do not require large land and land. By planting hydroponically, the harvest will be faster but it is necessary to pay attention to the air that is maintained, the purpose of distributing plant root nutrients, the use of solar power as a driving force for DC (Direct Current) water pumps in hydroponics is designed using several tools including: photovoltaic 10 Wp type polycrystalline, solar charge controller, 12v 5Ah battery, Arduino UNO, Dsi8b20 temperature sensor and 12V DC water pump. In this study, the author will make a solar pump motor drive (Solar Panel) and regulate the circulation of air volume and temperature in the hydroponic plant.
Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Penyiraman Tanaman Tomat Berbasis Internet of Things Adi Winarno; Sagita Rochman; Muhammad Thoyibin
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 11, No 4 (2023): Vol. 11, No 4, Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v11i4.126124

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat sistem otomatisasi penyiraman pada perkebunan tanaman tomat menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai efisiensi pekerjaan dalam merawat tanaman. Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini melibatkan langkah-langkah seperti merancang blok diagram, menentukan spesifikasi komponen berdasarkan blok diagram, desain produk, wiring diagram, tampilan aplikasi Blynk, membuat diagram alir, dan menggabungkan perangkat. Sistem otomatisasi penyiraman tanaman ini terdiri dari beberapa komponen utama seperti NodeMCU ESP8266, sensor YL-69, sensor DHT11, sensor HC-SR04, modul relay, pompa air, buzzer, dan aplikasi blink. Penerapan sistem kontrol otomatisasi ini didapatkan penyiraman pada tanaman tomat akan otomatis aktif pada saat nilai kelembaban tanah >600 Bit serta akan otomatis tidak aktif pada saat nilai kelembaban tanah <350 Bit. Pengembunan pada tanaman tomat akan otomatis aktif pada saat nilai kelembaban udara <23% serta akan otomatis tidak aktif pada saat nilai kelembaban udara mencapai >75%. Ketinggian muka air akan termonitor dan akan memberikan informasi berupa alarm buzzer pada saat kondisi air pada bak penampungan akan habis.Kata kunci : IoT, NodeMCU ESP8266, Device Automation, Smart Plantation. This research aims to create an automated watering system for tomato plantations using NodeMCU ESP8266 as work efficiency in caring for plants. The method used in making this tool involves steps such as designing block diagrams, determining component specifications based on block diagrams, product design, wiring diagrams, displaying the Blynk application, creating flow diagrams, and combining devices. This plant watering automation system consists of several main components such as NodeMCU ESP8266, YL-69 sensor, DHT11 sensor, HC-SR04 sensor, relay module, water pump, buzzer, and blink application. Applying this automatic control system, it was found that watering on tomato plants would automatically be active when the soil moisture value was >600 bits and would automatically be inactive when the soil moisture value was <350 bits. Condensation on tomato plants will automatically activate when the air humidity value is <23% and will automatically inactivate when the air humidity value reaches >75%. The water level will be monitored and will provide information in the form of a buzzer alarm when the water in the storage tank runs out. Keywords: IoT, NodeMCU ESP8266, Device Automation, Smart Plantation.