Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Kewirausahaan Melalui Pelatihan Pembuatan Bunga Hias dari Sampah Plastik Kelurahan Sako Baru Hartati, Hartati; Saputra, Alpin H.; Diana, Mustika; Iisnawati, Iisnawati; Hermansyah, Hermansyah; Teguh, Teguh; Anthony, Steven
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404728000

Abstract

Kelurahan Sako Baru terbentuk Tanggal 18 Agustus 2007. Kelurahan Sako Baru memiliki Bank sampah yang bernama “Bank Sampah Melati”. Kelurahan Sako Baru juda terdapat salah Satu Prioritas Program PKK Sako Baru adalah Pengembangan Kehidupan Berkoperasi. Adapun Pelaksanaan Programnya adalah Pemberian keterampilan keluarga dalam upaya peningkatan dan pemberdayaan ekonomi kelurga melalui pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil, serta pengembangan kehidupan berkoperasi. Pelatihan Pembuatan Bunga Hias dari Sampah Plastik Bank Sampah Melati PKK Kelurahan Sako Baru dapat menghasilkan produk-produk kreativitas atau produk inovatif yang mudah dikerjakan dan dipasarkan. Metode Pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) Dari data yang kami peroleh dari Kelurahan Sako Baru termasuk warga yang tingkat pendapatannya rata-rata rendah. Selanjutnya juga berdasarkan hasil wawancara di lapangan sebagian besar wanita Kelurahan Sako Baru tidak bekerja, ataupun bekerja musiman, ibu rumah tangga sehingga sangat menunjang apabila diberikan tambahan keterampilan untuk “Pelatihan Membuat Bunga Hias dari Sampah Plastik“. Dengan demikian kegiatan PKM ini dapat mengembangkan kewirausahaan Kelurahan Sako Baru dan meningkatkan keterampilan PKK dalam membuat Bunga Plastik dari sampah kresek plastik yang siap dipasarkan. Metode pelaksanaan diawali dengan pemberian penyuluhan, Sosialisasi, pelatihan, praktik, dan penilaian bagaimana layaknya barang untuk dipasarkan. Harapan dari PKM ini adalah adanya peningkatan ekonomi dikalangan keluarga melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber penghasilan masyarakat.
Membangun Literasi Masyarakat melalui Perintisan Taman Baca Masyarakat di Desa Muara Telang Marga Diana, Mustika; Hartati, Hartati; Anthony, Steven; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404996000

Abstract

Perintisan pendirian Taman Baca Masyarakat di desa muara telang marga kecamatan marga telang kabupaten banyuasin adalah program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UPBJJ-UT Palembang dengan menggunakan anggaran 2022. Pendirian Taman Baca Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat minat baca masyarakat dan menjadi tempat belajar para pelajar dan anak-anak putus sekolah yang ada di desa muara marga telang khususnya dan di kecamatan muara telang pada umumnya. TBM merupakan sarana untuk pembelajaran dan pendidikan masyarakat secara nonformal. TBM diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada warga masyarakat yang belum sekolah, buta aksara, putus sekolah, dan warga masyarakat yang kebutuhan pendidikannya tidak dapat terpenuhi melalui pendidikan formal. Perintisan TBM ini bertujuan meningkatkan literasai masyarakat sehingga dapat menciptakan masyarakat yang berdaya secara pengetahuan, ekonomi dan sosial.desa marga telang muara merupakan bagian daerah perarian yang memiliki keterbatasan akses perpustakaan secara fisik dan juga keterbatasan akses informasi digital dikarekan daerah ini masih belum tersedia jaringan internet yang memadai. Membangun literasi masyarakat pedesaan menjadi tanggung jawab perguruan tinggi sebagai salahsatu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR), PAR merupakan penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relevan (stakeholder) dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung (dimana pengalaman mereka sendiri sebagai persoalan) dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan kearah yang lebih baik. Kegiatan ini akan dilakukan dengan tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan monitoring. Pada persiapan tim abdimas akan membeli sarana dan prasarana yang dibutuhkan, tahap pelaksanaan tim akan menyerahkan baha-bahan dan akan memberikan materi terkait perpustakaan. Pada kegiatan monitoring tim akan mengevaluasi apakan TBM dimanfaatkan secara efektif dan efisien oleh masyarakat. Kegiatan perintisan pendirian taman baca masyarakat ini memberikan hasil berupa terwujudnya sebua taman baca masyarakat di desa muara telang marga sebagai upaya peningkatan literasi masyarakat dalam berbagai sector. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil dalam mencapai tujuan yaitu meningkatnya minat baca masyarakat yang dapat dari penggunaan koleksi yang ada pada TBM baik membaca do tempat maupun dibawa pulang kerumah, hal ini dapat meningkatkan literasi masyarakat muara telang marga. Manfaat yang bisa diperoleh melalui kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan lietasi masyarakat desa Muara Telang Marga.
Pengaruh Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Perepustakaan dan Sains Informasi Universitas Terbuka Terhadap Perilaku Pencarian Informasi Diana, Mustika; Teguh, Teguh; Saputra, Alpih Herman
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v8i1.8810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kemampuan literasi informasi dalam pencarian informasi pada mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Terbuka. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian survey dengan menggunakan kuesioner sebagai tekni pengambilan datanya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Terbuka. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling. Total sampel yang diguna dalam penelitian ini adalah 373 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS V26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil dari uji korelasi antara 2 variabel yakni kemampuan literasi informasi dan pencarian informasi diketahui nilainya sebesar 0,892 shingga termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil regresi diketahui bahwa kemampuan literasi dan pencarian informasi pada mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Terbuka sebesar Y = 6,906 + 0,729X1. Sedangkan uji koefisien determinan sebesar 0,794 atau 79,4% sisanya sebanyak 20,4% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti.
Literasi Digital dalam Pendidikan Jarak Jauh: Studi Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Berdasarkan Model Ellis Diana, Mustika; Wiradharma, Gunawan; Evriza, Eka; Prasetyo, Mario Aditya; Rachmaningsih, Dewi Maharani
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perilaku pencarian informasi mahasiswa Universitas Terbuka Palembang dalam menyusun karya ilmiah berdasarkan delapan tahapan model David Ellis. Kebutuhan literasi digital yang tinggi dalam konteks pendidikan terbuka dan jarak jauh membuat mahasiswa diharapkan mampu mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara mandiri. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan pengambilan sampel sebanyak 350 mahasiswa melalui teknik proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner Likert terdiri atas 22 item yang mewakili delapan tahapan model Ellis. Hasil menunjukkan bahwa seluruh tahapan perilaku pencarian informasi dilakukan oleh mahasiswa, dengan tahapan chaining (menelusuri referensi lanjutan) sebagai yang paling dominan (rata-rata = 4,37), dan monitoring (memantau informasi terbaru) sebagai yang paling lemah (rata-rata = 3,96). Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengikuti perkembangan informasi secara berkala masih perlu diperkuat meskipun mahasiswa cukup aktif dalam proses pencarian dan verifikasi informasi. Hasil ini mengonfirmasi relevansi model Ellis dalam konteks pembelajaran jarak jauh, serta menyoroti pentingnya penguatan literasi digital dalam aspek current awareness. Hasil ini dapat dijadikan dasar bagi pengembangan program pelatihan literasi informasi di perguruan tinggi terbuka untuk mendukung proses akademik yang lebih mandiri, reflektif, dan kredibel.
Implementasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) di Lingkungan Pondok Pesantren DAAR El Manshur Rachmaningsih, Dewi Maharani; Dewiki, Santi; Suharmini, Sri; Royandia, Ida; Diana, Mustika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2026

Abstract

Pondok Pesantren Daar El Manshur merupakan bagian dari pendidikan islami. Atmosfer belajar yang baik akan menghasilkan alumni berkualitas dengan dukungan fasilitas sumber belajar, contohnya perpustakaan. Pondok pesantren memerlukan pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kapasitas perpustakaan agar sesuai dengan standar minimal perpustakaan. Kapasitas perpustakaan di Pondok Pesantren kurang maksimal dikarenakan kurangnya sumber daya. PKM Universitas Terbuka bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perpustakaan agar sesuai dengan implementasi SNP. PKM ini urgen untuk dilaksanakan mengingat Perpustakaan Pondok Pesantren berperan dalam proses pendidikan santri namun minim sumber daya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, setelah sebelumnya dilakukan obsevasi dan interview. Kegiatan PKM ditujukan bagi pimpinan pondok pesantren selaku pemangku kebijakan, petugas perpustakaan selaku penanggungjawab serta guru yang berperan sebagai mediator pendidikan. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kapasitas dan kabalitias perpustakaan di lingkungan Pondok Pesantren Daar El Manshur agar sesuai dengan standar minimal yang ditetapkan oleh Perpusnas. Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah tercapainya implementasi SNP di Perpustakaan Pondok Pesantren Daar El Manshur, yang terdiri dari koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan. Keberhasilan implementasi SNP di lingkungan Pondok Pesantren Daar El Mashur tidak terlepas dari komitmen seluruh civitas dalam membangun kualitas pendidikan islami.