Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Respon Morfologi dan Fisiologi Lima Varietas Padi pada Pemberian Pupuk Organik Diperkaya Mikroba Adwiyani, Pustika; Sugiyanta; Maya Melati; Titi Candra Sunarti
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.127 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.39426

Abstract

Pupuk organik diperkaya mikroba sebagai sumber bahan organik tanah berperan menjaga kesuburan lahan dan produktivitas tanaman. Beragam varietas memiliki respon yang berbeda pada pemupukan organik. Penelitian ini bertujuan mempelajari respon morfologi dan fisiologi lima varietas padi pada pemberian pupuk organik diperkaya mikroba. Percobaan dilakukan pada bulan Juli 2020 sampai dengan Januari 2021 di Kebun Percobaan Sawah Baru, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Percobaan dilakukan dalam rancangan petak terbagi dengan petak utama adalah empat dosis pupuk organik diperkaya mikroba yaitu 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1 dan anak petak adalah lima varietas padi yaitu IPB 3S (padi tipe baru), Inpari 24 (inbrida beras merah), Hipa 18 (hibrida), Inpari 32 (varietas unggul baru), dan Tarabas (japonica). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pupuk organik diperkaya mikroba dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot kering akar, bobot kering tajuk, kehijauan daun, jumlah gabah total per malai, dan anakan produktif. Produktivitas gabah yang dihasilkan setelah pemberian 10 hingga 30 ton ha-1 pupuk organik diperkaya mikroba meningkat sebesar 12.91% hingga 32.5%. Aplikasi pupuk organik diperkaya mikroba hingga 30 ton ha-1 masih dapat meningkatkan produktivitas gabah per hektar, sehingga dosis optimal penggunaan pupuk organik diperkaya mikroba belum dapat ditentukan. Kata kunci: hibrida, kehijauan daun, mikroba, serapan hara, varietas unggul baru
Evaluasi Kualitas Beras dan Kandungan Amilosa dari Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Perlakuan Paclobutrazol Rahman, Rahayu Safitri; Santosa, Edi; Sugiyanta; Bambang Sapta Purwoko
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 3 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.013 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i3.43008

Abstract

Aplikasi paclobutrazol pada tanaman padi untuk mengurangi tinggi batang merupakan strategi adaptasi terhadap perubahan iklim yakni agar tanaman lebih tahan rebah. Namun demikian, pengaruh aplikasi paclobutrazol terhadap kualitas beras masih jarang diteliti. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kualitas mutu beras dari empat varietas tanaman padi yang diberi perlakuan paclobutrazol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Juli 2021 di Kebun Percobaan Sawah Baru IPB, Bogor. Empat varietas yakni IPB 3S, Inpari 42, Hipa 18, dan Tarabas diperlakukan dengan paclobutrazol (K1 = 0 ppm, K2= 150 ppm, K3 = 300 ppm, K4 = 450 ppm, K5 = 600 ppm), yang diaplikasikan melalui daun saat tanaman bunting sebelum malai muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakukan paclobutrazol memengaruhi mutu beras khususnya persentase beras pecah kulit, beras giling dan beras kepala, bentuk beras, serta kandungan amilosa. Varietas padi memberikan respon berbeda terhadap perlakuan paclobutrazol. Konsentrasi 150 ppm mulai memengaruhi mutu beras yakni meningkatkan beras pecah kulit pada semua varietas, beras giling pada IPB 3S dan Inpari 42, dan beras kepala serta kandungan amilosa pada IPB 3S dan Hipa 18; tetapi menurunkan beras kepala pada varietas Tarabas dan kandungan amilosa pada Inpari 42. Perlu penelitian lebih lanjut residu paclobutrazol pada beras untuk memastikan keamanan pangan. Kata kunci: beras giling, beras kepala, cuaca ekstrim, perubahan iklim, varietas padi
Keefektifan Ekstrak Tetracera indica (L.) Merr. dengan berbagai Dosis sebagai Bioherbisida untuk Mengendalikan Gulma Eleusine indica dan Digitaria sanguinalis pada Pertanaman Brokoli Manalu, Pinondang; Guntoro, Dwi; Sugiyanta
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48636

Abstract

Penggunaan bioherbisida merupakan salah satu cara pengendalian gulma yang ramah lingkungan. Tetracera indica berpotensi sebagai bioherbisida karena mengandung flavonoid dan derivatnya. Tujuan penelitian mengetahui dosis ekstrak T. indica yang efektif untuk mengendalikan gulma pada skala lapangan yaitu pada tanaman brokoli. Penelitian dilaksanakan di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Laboratorium Ecotoxycology Waste and Bioagents, Departemen Agronomi dan Hortikultura, IPB pada Oktober 2018 hingga Mei 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan empat ulangan. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan Uji F dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α=5%. Percobaan terdiri atas tujuh perlakuan yaitu ekstrak T. indica dengan dosis 20 kg ha-1, 40 kg ha-1, 60 kg ha-1, 80 kg ha-1, 100 kg ha-1, penyiangan manual, dan kontrol tanpa penyiangan. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ekstrak T. indica dapat mengendalikan gulma Eleusine indica. Aplikasi ekstrak T. indica tidak mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun, dan fitotoksisitas pada tanaman brokoli. Aplikasi ekstrak T. indica juga mempengaruhi bobot panen secara nyata dibandingkan dengan kontrol, namun tidak mempengaruhi diameter dan bobot biomassa brokoli. Kata kunci: alelokimia, kompetisi, pratumbuh, rumput, sayuran