Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

10.47313 Transgresi Ketidaksantunan Tutur Game Streamer di Youtube sebagai Bentuk Pergeseran Norma Linguistik: Kajian Cyber-Pragmatik Rahmayanti, Indah; Tarmini, Wini; Hidayati, Deasy Wahyu; Mulyani, Sri
Pujangga Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v11i1.4111

Abstract

Fenomena game streaming di Indonesia, terutama melalui platform YouTube, memiliki segmentasi penggemar besar dengan tokoh kreator seperti Jess No Limit dan Frost Diamond yang memiliki jutaan pengikut. Para kreator ini sering menggunakan bahasa santai yang cenderung melanggar prinsip kesantunan berbahasa. Namun, ketidaksantunan ini diterima oleh audiens mereka sebagai bagian dari hiburan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ketidaksantunan dalam tuturan para game streamer yang justru menjadi teknik komunikasi yang berterima dalam komunitas online. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis pragmatik. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan pada video streaming dari Jess No Limit dan Frost Diamond. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada 10 prinsip kesantunan Leech untuk mengidentifikasi pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kesantunan dalam komunikasi. Hasil penelitian menuunjukkan bahwa dalam konten game streaming di YouTube, ketidaksantunan yang melanggar prinsip kesantunan diterima sebagai bagian dari hiburan dan interaksi sosial yang membangun kedekatan antara kreator dan audiens. Penerimaan ini terjadi karena adanya kesepakatan sosial dalam komunitas game yang menganggap bahasa kasar, umpatan, panggilan kasar, dan ejekan sebagai humor. Meskipun demikian, kreator perlu bijak dalam menggunakan ketidaksantunan untuk menjaga keharmonisan komunikasi dan meminimalkan dampak negatif terhadap hubungan sosial.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis Kebhinekaan melalui Budaya Lokal di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perbatasan Negara Imas Ratna Ermawati; Prima Gusti Yanti; Imam Safi’i; Deasy Wahyu Hidayati; Fauzi Rahman
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/y1874435

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah pembelajaran interdisiplin dalam pengamatan dan berpikir solutif terhadap permasalahan lingkungan sekitar sebagai perwujudan penguatan beragam kompetensi Pelajar Pancasila. Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk karakter nasionalisme peserta didik melalui budaya lokal. Pengabdian ini dilaksanakan di daerah perbatasan, yaitu Kepulauan Sebatik, Kalimantan Utara tepatnya SMK Nurul Iman Sebatik Timur dengan subjek peserta didik dari empat kelas. Pengabdian ini menggunakan pendekatan service learning dimana peserta didik secara aktif terlibat dalam kegiatan pelayanan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya lokal yang tinggi. Pengabdian ini berdampak positif pada karakter peserta didik sehingga mereka lebih mudah menerima keberagaman, baik segi agama, suku, budaya, dan latar belakang sosial. Dengan demikian, implementasi P5 mendorong peserta didik untuk menghormati dan menghargai satu sama lain serta berhasil menciptakan suasana belajar yang damai.
KESALAHAN PEMBENTUKAN KATA PADA TEKS DESKRIPTIF SISWA SMA GENTA SYAPUTRA Ditha Puteri Tiara Maghfiroh; Deasy Wahyu Hidayati
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 4 Number 3 October 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v4i3.48563

Abstract

The purpose of this study was to identify grammatical errors when writing descriptive texts for class X SMA Genta Syaputra. This research is descriptive and qualitative in nature. The source of the data collected is the work of students, namely writing descriptive text. This research data collection technique uses the results of observation. Material analysis was carried out by writing descriptive text which became the subject of the overall research in the analysis of word formation errors. This descriptive text for class X SMA Genta Syaputra is the result of a word formation error, namely an affixation error in the description text for class X SMA Genta Syaputra. It is known that there are errors in 3 parts of the affixation, one of which is the use of infix errors 8, the use of prefix errors 20, and the use of 7 errors in suffixes.