Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISA KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (STUDI KASUS : JALAN NASIR PAMUNCAK, KOTA SOLOK) Eltika, Rifa; Utama, Rizky Indra; Patriotika, Fithriyah; Arbi, Yaumal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.139383

Abstract

Jalan Nasir Pamuncak adalah ruas jalan nasional yang vital di Kota Solok dan mengalami berbagai kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan dan kondisi jalan untuk menentukan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua pendekatan yaitu metode Asphalt Institute untuk menilai jenis serta luas kerusakan secara visual dan metode International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi RoadLab Pro untuk mengukur ketidakrataan permukaan. Berdasarkan hasil analisis metode Asphalt Institute diperoleh total kerusakan sebesar 10,665% dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 89,334% yang menunjukkan bahwa kondisi jalan tergolong baik dan memerlukan pemeliharaan rutin. Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan metode IRI menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,58 m/km yang mengindikasikan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil antara kedua metode menunjukkan pentingnya penggunaan pendekatan ganda untuk memperoleh gambaran kondisi jalan yang lebih komprehensif serta menentukan jenis penanganan yang tepat agar kinerja jalan tetap optimal.
ANALISA KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (STUDI KASUS : JALAN NASIR PAMUNCAK, KOTA SOLOK) Eltika, Rifa; Utama, Rizky Indra; Patriotika, Fithriyah; Arbi, Yaumal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.139383

Abstract

Jalan Nasir Pamuncak adalah ruas jalan nasional yang vital di Kota Solok dan mengalami berbagai kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan dan kondisi jalan untuk menentukan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua pendekatan yaitu metode Asphalt Institute untuk menilai jenis serta luas kerusakan secara visual dan metode International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi RoadLab Pro untuk mengukur ketidakrataan permukaan. Berdasarkan hasil analisis metode Asphalt Institute diperoleh total kerusakan sebesar 10,665% dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 89,334% yang menunjukkan bahwa kondisi jalan tergolong baik dan memerlukan pemeliharaan rutin. Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan metode IRI menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,58 m/km yang mengindikasikan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil antara kedua metode menunjukkan pentingnya penggunaan pendekatan ganda untuk memperoleh gambaran kondisi jalan yang lebih komprehensif serta menentukan jenis penanganan yang tepat agar kinerja jalan tetap optimal.
EVALUASI DAYA DUKUNG TANAH DASAR (SUBGRADE) PADA PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN ALAT DYNAMIC CONE PENETROMETER Patriotika, Fithriyah; Aprilia, Chintya
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1412

Abstract

Abstract: This Final Project aims to evaluate the bearing capacity of the subgrade on road pavement on Jl. Koto Tuo, Koto Tangah District, Padang City using the Dynamic Cone Penetrometer (DCP) method. This Final Project focuses on field testing by taking 10 points along the road for ±1 km in a zigzag manner. In addition to the DCP test, tests on the physical properties of the original soil such as water content, specific gravity, sieve analysis, and hydrometer were also carried out to obtain a comprehensive picture of the subgrade soil characteristics. The test results showed that the field CBR value ranged from 1.46% to 2.04%, indicating that the bearing capacity of the subgrade was relatively low and did not meet the minimum CBR standard of 6% according to SNI standards. The characteristics of the soil at the data collection location were classified as non-organic silty clay with low plasticity (CL-ML) and included in the AASHTO classification group A-2-4. The results of the soil physical properties test showed an average water content of 15.87% and an average specific gravity of 2.614 which also affected the strength of the subgrade. Various technical recommendations include the need for re-compacting the subgrade, using reinforcement materials such as geotextiles, and improving road maintenance to reduce further damage.
PENILAIAN KINERJA TROTOAR BERDASARKAN LEVEL OF SERVICE (LOS) (STUDI KASUS: JALAN PERMINDO, KOTA PADANG) Patriotika, Fithriyah; Aulia, Miftahul
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1413

Abstract

This study aims to evaluate the performance of sidewalks on Permindo Street, Padang City, using the Level of Service (LoS) approach. Data were collected through field surveys conducted over three days, from 17 to 19 October 2025, during three different time periods representing morning, midday, and evening peak hours. The data collected included pedestrian flow and the availability of pedestrian space in each observation segment. The analysis results show that on Friday, 17 October 2025, in segment 1, the available pedestrian space reached 14.2 m²/ped with a maximum pedestrian flow of 1.3 ped/min/m. Referring to the Regulation of the Ministry of Public Works (Permen PUPR) 2014, this condition corresponds to a Level of Service category A. On other days, the measured pedestrian space availability was 8.3, 10, and 11.1 m²/ped, which were classified as Level of Service B because they met the minimum space standard of ? 3.6 m²/ped. Overall, the sidewalk performance on Permindo Street is categorized as good, although variations in service levels occur at certain times and conditions.
PERBANDINGAN HASIL UJI SARINGAN TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN TIGA SIEVE SHAKER DI LABORATORIUM TEKNIK SIPIL Patriotika, Fithriyah; Ariful Azmi Arham
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1414

Abstract

Laboratorium Teknik Sipil di Universitas Negeri Padang (UNP) memainkan peran penting dalam mendukung riset akademik sekaligus menyediakan jasa pengujian bahan bangunan di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Salah satu pengujian rutin yang dilakukan adalah analisis ayakan tanah memakai alat pengayak getar, yang mana hasil ujinya bergantung pada jenis serta cara alat itu bekerja. Studi ini bermaksud untuk membandingkan bagaimana kinerja alat sieve shaker manual, elektrik, dan otomatis dalam analisis ayakan tanah lempung, demi menemukan alat yang paling cocok digunakan di laboratorium. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah percobaan laboratorium dengan menjalankan pengujian analisis ayakan sesuai standar SNI 03-1968-1990. Pengujian dijalankan dua kali untuk setiap jenis alat pengayak getar dengan durasi pengayakan 15 menit, memakai sampel tanah lempung yang identik. Evaluasi didasarkan pada persentase material yang lewat dari ayakan di tiap ukuran ayakan. Hasil riset memperlihatkan bahwa alat pengayak getar otomatis menghasilkan persentase lolos ayakan yang tertinggi dan paling stabil pada semua ukuran ayakan dibandingkan alat pengayak getar elektrik dan manual. Alat pengayak getar elektrik menunjukkan performa yang lebih baik dari alat pengayak getar manual, tetapi masih di bawah performa alat pengayak getar otomatis. Hasil riset ini menegaskan bahwa kestabilan serta konsistensi dari mekanisme getaran sangat berpengaruh pada ketepatan hasil analisis ayakan tanah lempung.