Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan Keluarga untuk Menurunkan Bullying Anak melalui Latihan Asertif Utami, Tantri Widyarti; Makhrus, Imam; Astuti, Yunani Sri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1674

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat. Fungsi keluarga yaitu membina peran, memberikan pendidikan dan sosialisasi yang berdampak positif bagi perkembangan dan kematangan anak. Selama perkembangannya, anak sering mendapat perlakuan tidak adil dan tidak tepat. Bullying merupakan masalah yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah . Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan keluarga untuk menurunkan bullying anak usia sekolah melalui latihan asertif. Kegiatan ini telah dilakukan ke keluarga (ibu) yang memiliki anak usia sekolah dasar dengan bullying sebanyak 17 orang di Bogor. Latihan asertif dilakukan dalam tujuh pertemuan selama 120 menit setiap pertemuan. Evaluasi dilaksanakan secara kognitif dan psikomotor . Evaluasi kognitif melalui post test pengetahuan keluarga tentang bullying dan latihan asertif. Evaluasi psikomotor mengukur kemampuan keluarga mempratekkan latihan asertif pada anak. Hasil pengabdian masyarakat telah menunjukkan peningkatan pengetahuan keluarga dalam latihan asertif mencapai 21%. Peningkatan ketrampilan keluarga dalam melakukan latihan asertif sebesar 66%. Telah meningkatnya ketrampilan keluarga mempraktekkan latihan asertif sebesar 49%. Penurunan bullying pada anak sebesar 40%. Manfaat dari pemberdayaan keluarga ini adalah latihan asertif pada keluarga dapat menurunkan bullying pada anak.
Pengaruh Terapi Kelompok Teraupetik Remaja dan Guided Imagery terhadap Tingkat Stres, Koping Remaja Talasemia Apriyanti, Yanti; Makhrus, Imam; Susmadi; Nawati; Salmid, Amid
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i1.3334

Abstract

Talasemia merupakan penyakit hemolitik herediter yang bisa menyebabkan masalah psikososial, emosional danperilaku terutama pada remaja. Terapi kelompok terapeutik merupakan kegiatan kelompok untuk mengatasi masalah perkembangan remaja, membantu mengatasi stres, emosi, akibat penyakit fisik, krisis tumbuh kembang atau penyesuaian. Manajemen stres guided imagery merupakan salah satu cara pengelolaan stres dengan memanfaatkan potensi diri sebagai sumber efektif untuk mengatur emosi serta mengatasi masalah. Tujuan penelitian ini adalah menilai pengaruh terapi kelompok terapeutik remaja dan manajemen stres guided imagery terhadap tingkat stres, koping,  remaja talasemia. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental pre-post with control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja talasemiakelompok intervensi  mengalami perubahan yakni penurunan tingkat stres, perubahan strategi koping dibandingkan kelompok kontrol setelah pemberian terapi kelompok terapeutik dan manajemen stres guided imagery (p value < 0,05). Terapi kelompok terapeutik dan manajemen stres guided imagery berpengaruh terhadap tingkat stres, koping. Terapi kelompok terapeutik remaja dapat dijadikan rujukan terapi, dalam pencegahan munculnya masalah psikososialpada remaja talasemia sehingga tugas perkembangan dapat dicapai secara optimal.
Efektifitas akupresur terhadap tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi dalam kehamilan (HDK) di wilayah kabupaten karawang Pertiwi, Rahayu; Silawati, Vivi; Azzahroh, Putri; Makhrus, Imam
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v14i2.1717

Abstract

Background: Hypertension is a health issue that, if not managed properly, can lead to serious complications, including death. Hypertension can be treated both pharmacologically and non- pharmacologically. One non-pharmacological therapy is acupressure.Objective: to determine the effectiveness of acupressure on blood pressure in pregnant women with Hypertensive Disorders in Pregnancy (HDP) in Karawang Regency. Methods: This quasi-experimental study used a pre- and post-test with control group design. The sample consisted of 30 pregnant women with HDP, divided into intervention and control groups. Results: The average systolic and diastolic blood pressures before and after acupressure therapy were 150.4 and 97.07 mmHg, decreasing to 144.13 and 91.73 mmHg, respectively. Statistical analysis using the t-test showed p-values of 0.002 for systolic and 0.02 for diastolic pressure, indicating that acupressure had a significant effect on blood pressure changes in pregnant women.Conclusion: Acupressure therapy is highly beneficial as an alternative treatment for managing hypertension in pregnant women. Health workers are encouraged to provide education on the use of acupressure therapy in addressing hypertension.
Reorientasi Pendidikan Islam Berbasis Maqāṣid al-Syarī‘ah sebagai Solusi atas Foundational Problem Zaman Modern: Penelitian Asy’ari, Hasan; Lindayati, Eka; Makhrus, Imam; Noviani, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4733

Abstract

Islamic education in the modern era faces foundational problems, namely a crisis of value foundations, shifts in spiritual orientation, and epistemological fragmentation between religious sciences and general sciences. These issues create an imbalance in forming individuals who are faithful, knowledgeable, and virtuous. This article aims to conceptually analyze a new direction for the development of Islamic education through the maqāṣid al-syarī‘ah approach as a solution to these foundational crises. This study employs a qualitative method using a library research approach. The primary data sources are classical and contemporary literature on Islamic educational philosophy, theories of maqāṣid al-syarī‘ah, and issues of modernity in education. The findings indicate that maqāṣid al-syarī‘ah can serve as a paradigm for the reorientation of Islamic education because it integrates spiritual, intellectual, moral, and social dimensions. The application of values such as hifẓ al-dīn (preservation of religion), hifẓ al-‘aql (development of intellect), and hifẓ al-nafs (protection of life) becomes the foundation for establishing a holistic education system that is relevant to contemporary challenges. Thus, a maqāṣid al-syarī‘ah-based approach is not only capable of strengthening the philosophical foundations of Islamic education but also provides a new direction for shaping insān kāmil in the modern era.
Pengembangan Program Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Akhlak dan Moral Anak di Era Digital: Penelitian Makhrus, Imam; Lindayati, Eka; Asy’ari, Hasan; Noviani, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4734

Abstract

The digital era has brought significant changes to children’s behavior and morality. Unlimited access to information often leads to a decline in character values and spirituality among younger generations. This study aims to develop a character education program that is relevant to the needs of children in the digital age in order to strengthen their morals and ethical conduct. The research employs a descriptive qualitative approach using literature review and document analysis techniques. Data were collected from various scholarly sources such as journals, books, and recent research reports. The findings indicate that character education becomes effective when integrated with digital technology through contextual approaches, project-based learning, and digital role modeling. Strengthening religious values, responsibility, empathy, and digital ethics forms the main pillars in program development. The conclusion of this study highlights the importance of synergy between families, schools, and communities in fostering virtuous character in children amidst the challenges of the digital world.