Latar Belakang: Pubertas merupakan masa transisi antara masa anak dan dewasa dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt), dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial sehingga mereka harus menghadapi tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan. Menurut WHO, remaja adalah bila anak telah mencapai umur 10 – 18 tahun. Pada masa ini banyak terjadi perubahan baik psikis maupun biologis. Perubahan perkembangan biologis, ditandai dengan keremajaan secara biologi yaitu di mulainya haid (menstruasi). Gangguan fisik yang sangat menonjol pada wanita haid adalah dismenore. Nyeri haid dapat diatasi dengan pemberian terapi nonfarmakologis yaitu minuman rempah jahe asam. Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh minuman rempah jahe asam terhadap penurunan tingkat nyeri haid primer pada mahasiswi kebidanan D3 STIKES Harapan Bangsa Purwokerto. Metode Penelitian: quasi eksperimen karena syarat-syarat dalam penelitian eksperimen tidak cukup memadai yaitu tidak melakukan dilakukan kontrol terhadap variabel-variabel yang berpengaruh terhadap eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah one group pre and post tes design yaitu dengan menggunakan satu kelompok responden di mana kelompok tersebut diberikan perlakuan Sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil Penelitian: hasil bahwa nilai p value = 0,003 yang berati < α 0,05 yang menyimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata skala nyeri haid primer pada sebelum dan sesudah pemberian minuman rempah jahe asam. Kesimpulan: Minuman rempah jahe asam dapat menurunkan skala nyeri haid primer pada remaja.