Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Warta Pariwisata

VOLUNTOURISM : PARIWISATA DAN SUKARELAWAN asy'ari, rifqi
Warta Pariwisata Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.782 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2022.20.1.02

Abstract

Pemahaman tentang voluntourism semakin baik saat ini dan menjadi kajian bagi banyak peneliti di seluruh dunia yang melihat fenomena ini sebagai hal sangat positif, sehingga dapat memberikan keragaman berpikir dalam industri pariwisata yang sedang tumbuh dan bertanggung jawab atas terciptanya pembangunan berkelanjutan. Voluntourism menggabungkan perjalanan, waktu luang, dan rekreasi dengan pekerjaan sukarela sehingga kombinasi dari dua istilah menjadi fokus diskusi di media dan akademisi. Artikel ini mencoba mengkaji melalui studi literatur untuk membentuk rekonstruksi berpikir terkait dengan voluntourism melalui konsep, dampak dan perkembangan yang tersaji dalam literatur. Dasar kesimpulan di dapat bahwa voluntourism merupakan bagian dari pariwisata yang dikemas dalam kegiatan sukarelawan sehingga berdampak positif bagi pengembangan wisatawan dan kawasan sebagai peruntukan tujuan wisata.
STRATEGI ADAPTASI PELAKU USAHA DALAM REVITALISASI DESTINASI WISATA SITU GEDE TASIKMALAYA Aulia, Annisa; Asy'ari, Rifqi; Safari, Indra
Warta Pariwisata Vol 23 No 2 (2025):
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/wpar.2025.23.2.06

Abstract

Revitalisasi Situ Gede Tasikmalaya yang mengalami penundaan berdampak signifikan pada pelaku usaha lokal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan menganalisis strategi adaptasi mereka. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan faktor internal (motivasi, loyalitas, modal terbatas) mendorong adaptasi, sementara faktor eksternal (kebijakan pemerintah, infrastruktur, perilaku wisatawan, dan lingkungan sosial) menjadi tantangan. Strategi dominan yang dilakukan adalah strategi aktif (diversifikasi, optimalisasi sumber daya), diikuti strategi pasif (penghematan) dan jaringan non-formal. Adaptasi pelaku usaha bersifat mandiri dan pragmatis karena minimnya dukungan struktural.