Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Kualitas Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dalam Pelayanan Administrasi di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Deli Serdang Harahap, Mangaraja Doli; Trimurni, Februati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.984

Abstract

Pemerintah harus memberikan pelayanan administrasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien. Aplikasi yang digunakan oleh pemerintah untuk pelayanan administrasi dan kearsipan adalah Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Aplikasi SRIKANDI dianggap belum cukup berkualitas karena masih memiliki kekurangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dalam mempercepat dan mempermudah distribusi surat-menyurat serta penandatanganan elektronik dalam pelayanan administrasi di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian dengan teori kualitas sistem menujukkan bahwa Aplikasi SRIKANDI mudah untuk dimengerti dan digunakan oleh pengguna, mempermudah dan mempercepat distribusi surat-menyurat serta penandatanganan dokumen secara elektronik, mempermudah pelacakan status dokumen serta konektivitas antar instansi. Kecepatan akses Aplikasi SRIKANDI, memiliki kecepatan akses dan pemrosesan data yang stabil, memiliki fitur pencarian kembali dokumen, dapat memberikan tanda tangan elektronik secara cepat. Keandalan Aplikasi SRIKANDI, dapat diandalkan oleh pengguna (user) untuk mempercepat dan mempermudah surat-menyurat dan penandatanganan elektronik serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan administrasi. Fleksibilitas dari Aplikasi SRIKANDI, dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan administrasi masyarakat, dapat diakses berbagai perangkat dan menyesuaikan berbagai format dokumen. Keamanan Aplikasi SRIKANDI dikelola oleh ANRI, KOMINFO, BSSN dan Pemerintah Pusat sehingga memberikan keamanan terbaik. Kualitas sistem berdampak pada ilmu administrasi publik untuk menilai performa sistem yang digunakan oleh pemerintah dalam mempermudah dan mempercepat alur kerja pelayanan administrasi secara efektif dan efisien untuk distribusi surat-menyurat dan penandatanganan elektronik melalui Aplikasi SRIKANDI.
Implementasi Program Penyediaan Air ,Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Sentang Kabupaten Serdang Bedagai Trisuci, Putri; Trimurni, Februati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i1.794

Abstract

Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) (merupakan program pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum dan sanitasi yang layak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program PAMSIMAS di Desa Sentang, Kabupaten Serdang Bedagai dengan fokus pada implementasi terhadap proses, kendala-kendala yang dihadapi, serta dampak yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dianalisis secara kualitatif menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Merilee S. Grindle dengan menggunakan dimensi Isi Kebijakan (Content of policy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program PAMSIMAS di Desa Sentang menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, baik dalam bidang sumber daya manusia dan sumber daya finansialnya. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan program pamsimas Dengan demikian, implementasi program pamsimas di Desa Sentang ini dapat dikatakan belum berjalan baik dikarenakan belum adanya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
Pembinaan dan Pengabdian Masyarakat Mengenai Strategi Kewirausahaan Bagi Pedagang Ice Cream Di Kawasan Universitas Sumatera Utara Hamdi, Hamdi; Rossevelt, Franklin Asido; Ginting, Simson; M. Syafii; Trimurni, Februati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2407

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pedagang es krim di kawasan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan meningkatkan keterampilan kewirausahaan mereka. Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan ini menghadapi tantangan utama seperti keterbatasan pengetahuan dalam pengelolaan keuangan, pemasaran yang efektif, serta inovasi produk. Untuk mengatasi tantangan tersebut, proyek ini memberikan pelatihan praktis mengenai manajemen keuangan yang baik, pemasaran digital yang tepat sasaran, serta pengembangan produk yang menarik dan sesuai dengan tren pasar. Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan teknologi dalam pemasaran dan manajemen usaha juga dilakukan untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif. Pendampingan intensif diadakan untuk memastikan bahwa pedagang dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam operasional sehari-hari mereka. Dengan demikian, tujuan utama dari proyek ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan membantu pedagang dalam mengelola usaha mereka secara lebih profesional dan berkelanjutan. Diharapkan, dengan pemberdayaan ini, perekonomian lokal akan semakin kuat, dan tercipta lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan yang ada di lingkungan kampus dan sekitarnya.
Supervision of Road and Bridge Maintenance by the Department of Water Resources, Highways, and Construction Development of Deli Serdang Regency Zahra, Khairani; Trimurni, Februati
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 2 No. 03 (2025): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v2i03.596

Abstract

The Water Resources, Highways, and Construction Agency, established in 2022 in Deli Serdang Regency, oversees road and bridge maintenance, succeeding the Public Works and Spatial Planning Agency. This study evaluates the highways sector’s performance and public satisfaction using a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, documentation, and literature reviews, analyzed via method and data triangulation. Findings reveal that supervision involves setting standards, measurements, comparisons, and corrective actions. Standards focus on highway construction performance for road and bridge maintenance. Measurement includes investigation surveys, result reports, rehabilitation activities, progress reports, work calculations, and ratification. Comparisons assess performance against designs, with corrective actions addressing discrepancies. Despite challenges, the road and bridge maintenance sub-coordination staff performed effectively, covering all sections in Deli Serdang Regency, demonstrating optimal service delivery.
Akuntabilitas Dinas Sosial dalam Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas di Kota Medan: The Accountability of the Social Service Agency in the Social Rehabilitation for Persons with Disabilities in Medan City Damayanti, Shinta; Trimurni, Februati
COSMOS : Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi Vol 2 No 3 (2025): April - Mei
Publisher : PUSDATIN Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social rehabilitation is a process of refunctionalization and development that enables persons with disabilities to perform their social functions appropriately in society through self-adjustment, accessibility services, guidance, and assistance. This study aims to identify and describe the accountability of the Social Service Agency in the social rehabilitation for persons with disabilities in Medan City, using a descriptive research method with a qualitative approach. Data collection was conducted through interviews, observation, documentation, and literature review, with data analysis meliputi data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. Data validity was ensured using source and technique triangulation. The research findings indicate six obstacles affecting accountability: (1) the absence of Standard Operating Procedures for social rehabilitation services, (2) the slow feedback process regarding public complaints, (3) low public enthusiasm in understanding service mechanisms, (4) the Performance Accountability Report of Government Agencies (LAKIP) not being published openly and periodically, (5) limited human resources and public facilities that are not yet disability-friendly, and (6) the unsuitability of the quality of disability aids and their uneven distribution. All these obstacles have caused the social rehabilitation program to not run effectively, efficiently, and accountably.
Relokasi Mandiri Permukiman Desa Gurukinayan Akibat Kejadian Erupsi Gunung Api Sinabung Kabupaten Karo Manurung, Rudi Kristian; Trimurni, Februati
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 5 No. 1 (2020): April
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.5.1.1-21.2020

Abstract

Gurukinayan Village is being relocated because this village is located in the Disaster Prone Areas Region (KRB) III. Gurukinayan Village was relocated to a safer place so that the community could have a decent life. Relocation has been slow due to government support still low, both political and administrative support. This research identifies the community's opinion on the relocation of settlements, analyzes the location of the relocation destination and examines what happens in the settlement relocation plan. Bardach states there are criteria for looking at independent relocation in the village of Gurukinayan, these criteria complement legaly, political acceptance, and robustness in conditions of administrative implementation, and improvability. The method used is a qualitative research method. Research data obtained through observation and interviews, also includes literature review and data from government organizations that require independent relocation. Based on the research results, in the eradication of the Mount Sinabung eruption disaster, there have been recommendations for the design of financial problems policies and the availability of ready-made funds that can be accessed by the Karo Regency BPBD. However, efforts to improve policies to create alternative solutions have not yet arrived at plans to make preparations for effective improvement of the eruption of the Mount Sinabung disaster. The results of this study offer a new concept, namely the discussion of the implementation of the Sinabung eruption disaster management policy must be supported by the community, protection, and professional organizational capabilities so as to be able to support access to law and political policy and support resilience in conditions of administrative implementation and improvability.
Government Collaboration in Stunting Prevention Programme in Medan City Nasution, Nabila Fahira; Trimurni, Februati
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i1.7518

Abstract

This research focuses on stunting prevention by looking at the level of collaboration between local governments in overcoming stunting in Medan City. Qualitative research methodology with a descriptive approach was used in this study. In-depth interviews and observations were used to collect primary data. Data and information on the collaboration process and the relationship between the government, private sector, and community were collected directly from each of the Medan City Government agencies involved. Secondary data were collected from authorised individuals and agencies in the form of papers, reports, and scientific publications in the form of processed data. Data analysis techniques included data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings show that government collaboration in stunting prevention in Medan City consists of three fundamental pillars in the notion of collaboration and, as a result, developed a coordination forum. In addition, although not statistically significant, the partnership process has resulted in a decrease in stunting rates. The Medan City government's efforts to learn and build trust with the community contributed to the success of the stunting prevention programme.
Akuntabilitas Pemerintah Kota Pematang Siantar dalam Penanggulangan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Pematang Siantar Tobing, Jefry Josia Lbn.; Trimurni, Februati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi sebuah ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di Kota Pematang Siantar. Peneliti menilai dalam penanganan kasus ini ditanggungjawabi oleh Pemerintah melalui Dinas Kesehatan. Pemerintah berperan penting dalam penanganan kasus demam berdarah ini, terutama jika berisiko pada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Selain itu pemerintah juga bertanggungjawab dalam upaya pencegahan, pengawasan, dan penanggulangan kejadian luar biasa penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis tingkat akuntabilitas pemerintah dalam menanggapi kejadian luar biasa DBD di Kota Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Pematang Siantar melalui Dinas Kesehatan sudah melaksanakan akuntabilitas yang baik dan dapat dilihat melalui keberhasilan dalam penurunan angka penyakit dan kematian yang disebabkan oleh DBD pada masa KLB tersebut. Hal ini juga didukung oleh faktor-faktor pendukung yang mempengaruhi keberhasilan pemerintah dalam penanganan status KLB, yaitu dengan adanya good governance, SDM yang baik, dan alokasi dana/anggaran yang disediakan pemerintah yang cukup memadai.
Pengelolaan Limbah Berbasis Masyarakat di Desa Pakam, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara: Community Based Waste Management in Pakam Village, Batu Bara Regency, North Sumatra Trimurni, Februati; Nasution, Muhammad Arifin; Aisyah, Dara; Sitepu, Yovita Sabarina; Siregar, Onan Marakali; Ginting, Wiro Oktavius; Ritonga, Siti Hazzah Nur
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10623

Abstract

Waste management at the community level is crucial to promoting sustainable development, especially in coastal regions. The problem of household and shellfish waste being carried by ocean currents and accumulating in the environment is a concern in Pakam Village, Batu Bara Regency, North Sumatra. This state detracts from the village's aesthetic attractiveness in addition to polluting the environment. To enhance residents' ability to manage their own waste, community service projects are being implemented through the Universitas Sumatera Utara 2025 Assisted Village initiative. Technical waste processing training, stakeholder Focus Group Discussions (FGDs), the establishment of an Environmental Working Group, and the creation of local regulations in the form of Village Head Regulations (Perkades) were among the implementation strategies. Additionally, a display of processed waste products was implemented. The activities' outcomes demonstrated the development of active local institutions, a greater understanding of household waste sorting, an improvement in the community's ability to process waste into value-added products like handicrafts and calcium powder, and the creation of more practical village regulations than the Perdes. Additionally, Pakam Village was effectively linked to the Batu Bara Regency Waste Bank effort through this scheme. As a result, this service strengthened the village's institutional and regulatory foundations while also helping the community shift its perspective from viewing garbage as a problem to recognizing it as an economic resource.
ANALISIS STRATEGI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PERIZINAN MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS RBA) DI KOTA BINJAI Nabila, Nada; Trimurni, Februati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3470

Abstract

Pelayanan publik oleh aparatur pemerintah masih menghadapi berbagai kelemahan, terutama dalam pelayanan perizinan yang kerap dianggap rumit. Untuk mengatasinya, pemerintah meluncurkan inovasi pelayanan berbasis elektronik melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Binjai dalam meningkatkan pelayanan perizinan melalui sistem tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis SWOT, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan OSS-RBA di Kota Binjai sudah berjalan baik, namun masih membutuhkan strategi pendukung. Kekuatan sistem ini terletak pada kecukupan SDM dan adanya pelayanan pendampingan, sementara kelemahannya meliputi kurangnya koordinasi antar instansi dan minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Peluang terlihat dari adanya inovasi pelayanan ‘jemput bola’ dan pengembangan teknologi informasi, sedangkan ancamannya mencakup rendahnya pemahaman masyarakat dan kendala teknis seperti akses internet. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang mencakup peningkatan komunikasi, edukasi, dan sosialisasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan OSS-RBA.