Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EFEKTIFITAS METODE IDENTIFIKASI KATA KANSEI: REVIEW Widyastuti, Widyastuti; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 2, No 2 (2023): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v2i2.1289

Abstract

Proses desain produk selalu berkaitan dengan kebutuhan pengguna. Keberhasilan proses tersebut tercermin dalam kemampuan produk untuk memenuhi kebutuhan fungsional, emosional maupun psikologis konsumen. Kansei engineering merupakan metode desain yang efektif untuk  menterjemahkan kebutuhan emosional menjadi spesifikasi produk. Kebutuhan pengguna direpresentasikan dengan kata-kata kansei yang mewakili perasaan, kesan dan gambaran atas suatu objek atau situasi. Dinamika perubahan pasar yang sangat cepat, berkorelasi dengan perubahan kebutuhan dan preferensi konsumen. Metode identifikasi kata kansei yang efektif diperlukan untuk menangkap akebutuhan  emosional pengguna secara real time dengan biaya dan waktu yang minimal. Kajian ini bertujuan untuk menelaah jenis metode yang telah digunakan dalam proses identifikasi kata-kata kansei pada penelitian sebelumnya, sehingga didapatkan  gambaran efektifitas tiap metode berdasarkan kemampuannya dalam menangkap kebutuhan emosional pengguna. Berdasarkan hasil review, secara garis besar terdapat lima jenis metode identifikasi kata kansei yaitu konvensional, online review, visual object, practical feeling, dan digital. Kelima metode tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan namun  cukup efektif untuk menggali kansei user need.
Pendampingan Pemanfaatan Secang Sebagai Pewarna Ecoprint untuk Menghasilkan Warna Burn Coral Red di CV. Rasyid Widyastuti Widyastuti; Wibowo, Eko Ari; Dicasani, Alifta; Betanursanti, Ida
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyaraka
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i1.1039

Abstract

CV. Rasyid is a business unit specializing in the production of ecoprints. Currently, one of the most sought-after clothing colors by consumers is burnt coral red. However, CV. Rasyid has been unable to meet this demand due to challenges in the production process, specifically the deterioration of the color during the fixation stage. To address this issue, the community service team from the Industrial Engineering Study Program at Muhammadiyah University of Gombong (Unimugo) provided facilitation and support. The program aims to equip participants with the knowledge and skills needed to produce burnt coral red for ecoprints using secang dye. The activities include preparation, implementation, monitoring, and evaluation. The implementation process was conducted with guidance on color extraction, mordanting, design printing, and fixation. Monitoring results indicate that CV. Rasyid successfully carried out the burnt coral red ecoprint production process independently without significant issues. While the colors produced may vary slightly, this is not a concern, as such variations are a unique characteristic of ecoprint products.
kansei wire stripper untuk pemilahan sampah kabel di sektor informal Widyastuti, Widyastuti; Wibowo, Eko Ari; Dicasani, Alifta; Ernawati, Ernawati
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.39943

Abstract

Cables are a rapidly growing type of electronic waste. In the informal sector, metals are commonly extracted from cable waste by melting the insulating layer. It’s simple but generates toxic gases. A safer alternative involves using a wire stripper, that typically used in the cable industry and operated by skilled professionals. However, the informal sector, where most workers are women and daily laborers without specialized skills, requires tools tailored to their specific needs. Unfortunately, such tools are not yet available. This study aims to design a wire stripper suited for the informal sector using the Kansei Engineering Type I method. The identification of kansei words led to a design concept prioritizing safety, durability, and ease of use. Concept mapping produced a wire stripper design with dimensions of 35x30x30 cm, a maximum weight of 5 kg, and an iron body, featuring manually operated splitting and rolling mechanisms.
Model simulasi pendekatan agent-based modeling untuk menganalisis angka buta huruf di Papua Dicasani, Alifta; Chanafi, Galih Tri; Kusumawardanto, Aji; Munandar, Galih Mahardika
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.41179

Abstract

The high illiteracy rate in Papua reflects significant social and economic challenges. This is largely due to the low educational participation rate in the region compared to the national average. Appropriate strategies are needed to support social and economic equity in Indonesia. This research aims to analyze the influence of education level, economic factors, and population on the high illiteracy rate using simulation. Agent-Based Modeling is used to simulate the interactions of these factors and understand their impact on the system. The results show that a combination of improved education quality and economic growth is a key factor in reducing illiteracy rates. Therefore, policy recommendations that consider the findings of this research are expected to support equity and development in Papua.
Hubungan Pelanggan dengan Pelaku UMKM Konveksi di Kebumen dengan Pendekatan e-CRM : (Studi Kasus: Tonight Sablon) Munandar, Galih Mahardika; Dicasani, Alifta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.792

Abstract

Pendekatan pelaku usaha terhadap pelanggan menjadi aspek krusial dalam menghadapi kebutuhan dan keinginan yang terus berubah secara dinamis. Salah satu strategi yang dianggap efektif adalah penerapan Customer Relationship Management (CRM), khususnya dalam bentuk elektronik atau e-CRM melalui situs web. Dengan e-CRM, pelaku usaha dapat memanfaatkan data histori interaksi pelanggan untuk memahami preferensi, kebutuhan, serta ekspektasi pelanggan secara lebih akurat. Hal ini tidak hanya meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam menjaga hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja layanan pelanggan UMKM konveksi Tonight Sablon sebelum dan sesudah implementasi e-CRM berbasis website. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model waterfall, dan evaluasi usability sistem dilakukan dengan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 69,375, yang mengindikasikan tingkat usability pada kategori acceptable. Studi ini menegaskan pentingnya optimalisasi e-CRM pada UMKM sebagai strategi peningkatan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, penguatan e-CRM melalui optimalisasi situs web dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
Pendampingan Penerapan Sustainable Packaging Untuk Produk Jajanan Rena Snack Widyastuti, Widyastuti; Betanursanti, Ida; Dicasani, Alifta; Natang, R. Hartini
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8555

Abstract

The use of plastic as a packaging material remains the primary choice among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) due to its practicality and affordability. However, growing environmental awareness has encouraged the adoption of sustainable packaging as a more ecologically responsible alternative. This activity aimed to assist Rena Snack in identifying and applying environmentally friendly packaging alternatives suited to the characteristics of its products. The program was implemented in three stages: preparation, implementation, and monitoring and evaluation. The results showed that sustainable packaging was relatively easy to implement, effectively maintained product quality during distribution, and remained cost-efficient. However, several challenges emerged, including mismatched packaging sizes, limited resistance of paper materials to oil and moisture, and extended processing times when using banana leaves. The sustainability evaluation indicated that the combination of paper and banana leaves held promising potential for broader application, provided there were adjustments to production efficiency and alignment with consumer preferences. This initiative is expected to encourage broader adoption of sustainable packaging practices among MSMEs to enhance competitiveness in the green economy era.
Pendampingan Penerapan Sustainable Packaging Untuk Produk Jajanan Rena Snack Widyastuti, Widyastuti; Betanursanti, Ida; Dicasani, Alifta; Natang, R. Hartini
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8555

Abstract

The use of plastic as a packaging material remains the primary choice among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) due to its practicality and affordability. However, growing environmental awareness has encouraged the adoption of sustainable packaging as a more ecologically responsible alternative. This activity aimed to assist Rena Snack in identifying and applying environmentally friendly packaging alternatives suited to the characteristics of its products. The program was implemented in three stages: preparation, implementation, and monitoring and evaluation. The results showed that sustainable packaging was relatively easy to implement, effectively maintained product quality during distribution, and remained cost-efficient. However, several challenges emerged, including mismatched packaging sizes, limited resistance of paper materials to oil and moisture, and extended processing times when using banana leaves. The sustainability evaluation indicated that the combination of paper and banana leaves held promising potential for broader application, provided there were adjustments to production efficiency and alignment with consumer preferences. This initiative is expected to encourage broader adoption of sustainable packaging practices among MSMEs to enhance competitiveness in the green economy era.
PENERAPAN VARIABILITAS PERMINTAAN SEBAGAI UPAYA MENDETEKSI BULLWHIP EFFECT PADA PRODUKSI BAKSO SARI RASA DI DAERAH PENGEMPON Maarif, Imam Samsul; Pamungkas, Krisna Adhi; Meilano, Yusuf Khamid; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1710

Abstract

Bullwhip efek adalah fenomena yang umum dijumpai dalam rantai pasokan, di mana perubahan kecil pada permintaan dari konsumen akhir bisa menyebabkan pergeseran besar dalam tingkat pemesanan di bagian hulu dari rantai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemungkinan terjadinya efek Bullwhip pada UMKM Bakso Sari Rasa di Pengempon dengan menerapkan pendekatan studi kasus yang bersifat kuantitatifdeskriptif. Data yang digunakan mencakup permintaan (penjualan) serta pemesanan mingguan yang berlangsung dari Januari sampai Desember 2024. Tiga jenis produk yang dianalisis meliputi Tahu Bakso, Bakso Besar, dan Bakso Kecil. Temuan analisis menunjukkan nilai efek Bullwhip untuk Tahu Bakso adalah 0,96, untuk Bakso Besar adalah 1,00, dan untuk Bakso Kecil adalah 0,99. Ketiga nilai ini berada di bawah batas parameter yang ditetapkan sebesar 1,01, menunjukkan bahwa tidak ada amplifikasi permintaan secara signifikan yang terjadi. Oleh karena itu, sistem pemesanan dan pengelolaan permintaan pada UMKM ini tergolong dalam kondisi stabil. Hasil ini memberikan gambaran bahwa UMKM Bakso Sari Rasa dapat mempertahankan keseimbangan antara permintaan nyata dan pemesanan, sehingga risiko kelebihan stok maupun kekurangan stok dapat ditekan. Penelitian ini diharapkan berfungsi sebagai referensi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi sistem rantai pasokan.
WEFIGO (WETLAND ECOPRINT FITOREMEDIASI ECENG GONDOK) SEBAGAI INOVASI GSCM (GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) PADA UMKM ECOPRINT RASYID DI KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN Natang, Rena Hartini; Kusumawardanto, Aji; Erik Setiawan, Erik; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1712

Abstract

Green Supply Chain Management (GSCM) adalah pendekatan strategis yang mengintegrasikan elemen ramah lingkungan ke seluruh tahapan rantai pasok, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengelolaan limbah akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip GSCM pada UMKM Ecoprint Rasyid yang berlokasi di Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, yang bergerak dalam industri kerajinan tekstil ecoprint dengan menggunakan bahan pewarna alami. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi terstruktur, dan tinjauan literatur terkait. Temuan awal menunjukkan bahwa UMKM ini baru akan menerapkan prinsip-prinsip GSCM, dengan fokus pada penggunaan bahan baku lokal dan alami serta produksi yang minim limbah. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah pengolahan limbah cair hasil mordanting dan kurangnya kesadaran konsumen terhadap aspek keberlanjutan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan konsep WEFIGO (Wetland Ecoprint Fitoremediasi Eceng Gondok), sistem mini wetland berbasis fitoremediasi menggunakan enceng gondok untuk mengolah limbah cair secara alami dan terjangkau. WEFIGO dirancang dengan model subsurface horizontal flow constructed wetland, berukuran sekitar 1,5–2 meter panjang, 0,5–0,7 meter lebar, dan kedalaman 0,5 meter, yang mampu mengolah limbah cair mengandung logam berat. Implementasi WEFIGO dalam rantai pasok hijau UMKM membuktikan bahwa pengelolaan limbah secara mandiri dapat dilakukan oleh pelaku industri kecil tanpa memerlukan biaya besar maupun teknologi yang kompleks, sehingga menjadi elemen krusial berbasis teknologi tepat guna.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS STRATEGI GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT : STUDI KASUS PADA SEKTOR PERTANIAN DAN MANUFAKTUR Puspitasari, Anis Fadila; Chanafi, Galih Tri; Prasojo, Arjuna Juan Dwi; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1711

Abstract

Dalam era keberlanjutan, Green Supply Chain Management (GSCM) menjadi pendekatan penting untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas strategi GSCM antara sektor manufaktur dan pertanian, khususnya di Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap enam sumber utama. Hasil menunjukkan bahwa sektor manufaktur lebih banyak mengandalkan teknologi dan sistem terstandarisasi, sedangkan sektor pertanian mengedepankan pendekatan komunitas dan teknologi sederhana. Hambatan utama mencakup keterbatasan akses teknologi, biaya investasi, dan rendahnya kesadaran lingkungan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi GSCM lintas sektor dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan jika didukung oleh kebijakan dan peningkatan kapasitas SDM.