Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFIKASI DIRI DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN PERILAKU PERAWAT DALAM PENERAPAN PRAKTEK MENYUNTIK AMAN riki, La Ode Alifariki; Sukurni
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB) | DOI: 10.36760/jka.v13i1.34

Abstract

Infeksi yang terjadi di Rumah Sakit salah satunya adalah infeksi nosokomial. Injeksi adalah salah satu metode medis yang paling sering digunakan untuk memperkenalkan obat atau zat lain ke dalam tubuh untuk tujuan pengobatan atau pencegahan. Masih tingginya angka petugas yang melakukan tindakan menyuntik tidak aman menjadi salah satu faktor risiko terjadinya infeksi nosokomial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungn efikasi diri dan budaya organisasi dengan perilaku perawat dalam penerapan praktek menyuntik yang aman di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 55 orang yang diambil secara proportional random sampling dengan menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan efikasi diri (X2hit = 10,977, p value = 0,001), budaya organisasi (X2hit = 18,366, p value = 0,000) dengan perilaku perawat dalam menerapkan praktek menyuntik yang aman di RSUD Kota Kendari. Kesimpulan penelitian adalah semua variabel independen (efikasi diri dan budaya organisasi) berhubungan dengan perilaku perawat dalam menerapkan praktek menyuntik yang aman. Disarankan agar pihak Rumah Sakit dapat memberikan sosialisasi tentang menyuntik aman pada perawat pelaksana dan memperbaiki budaya organisasi serta meningkatkan usaha efikasi diri perawat pelaksana
Screening Status Nutrisi Pada Anak Sekolah Dasar di SDN 51 Kendari Saida; Sukurni; Rahmawati; Arfiyan Sukmadi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.64

Abstract

Masalah kesehatan anak sangat berkaitan erat dengan status gizi anak. Status gizi merupakan keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, serta pengukuran proses tubuh. UNICEF melaporkan sebanyak 167 juta anak di dunia yang menderita gizi kurang (underweight) sebagian besar berada di Asia Selatan. Anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rawan mengalami gizi kurang diantara penyebabnya ialah tingkat ekonomi yang rendah dan asupan makanan yang kurang seimbang serta rendahnya pengetahuan orang tua. Anak sekolah dengan pola makan seimbang cenderung memiliki status gizi yang baik. Status gizi merupakan faktor penting dalam menjamin perkembangan dan pertumbuhan seorang anak yang optimal. Penilaian status gizi berkala merupakan upaya dalam deteksi dini malnutrisi sehingga dapat dilakukan tindakan yang semestinya. Upaya deteksi dini status gizi anak sekolah melalui tim dosen pengabdian kepada masyarakat prodi keperawatan fakultas kedokteran Universitas Halu Oleo melakukan screening stuatus gizi pada anak sekolah sekolah dasar negeri 51 Kota Kendari. Adapun kegiatan screening dengan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan, di dapatkan dari 28 orang anak yang hadir pada saat pengukuran kemudian hasil pengukuran dihiting berdasarkan IMT dalam umur. Kegiatan ini sangat penting untuk mendetesi secara dini tenang stautus gizi pada anak usia sekolah.
NURTURING GROWTH WITH KNOWLEDGE: A FISH NUTRITION EDUCATION FOR SCHOOL-AGE CHILDREN Hajri, Waode Syahrani; Sukurni; Ida Mardhiah Afrini; Saida
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The nutritional development of school-age children in Indonesia, particularly through fish consumption, is vital for cognitive, mental, and physical growth. However, local surveys show that fish consumption remains below recommended levels. This project aimed to enhance children's knowledge and attitudes toward fish consumption through interactive educational activities and visual aids. This approach includes educational presentations, video screenings, and games-based education suitable for school-aged children. A total of 44 fourth- and fifth-grade students from SD Negeri 76 Kendari participated, engaging in these activities. Pre- and post-assessments showed significant improvements in their understanding of fish nutrients and willingness to consume fish regularly. The intervention successfully maintained student engagement, promoted active learning, and highlighted the effectiveness of focused, nutrition-specific education in improving dietary habits. These findings highlight the potential of practical, interactive approaches to foster long-term healthy eating behaviors among children.
Pengaruh Program Manajemen Mandiri Terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Sukurni
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.89

Abstract

Program manajemen mandiri telah dikembangkan untuk memberdayakan pasien dalam mengelola kondisi mereka secara mandiri, dengan tujuan tidak hanya mengendalikan glikemia, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program manajemen mandiri terhadap kualitas hidup pasien DM melalui telaah sistematis literatur, serta mengidentifikasi pola temuan yang konsisten, efektivitas berbagai pendekatan intervensi, dan faktor-faktor pendukung maupun penghambat implementasi program. Studi ini merupakan tinjauan sistematis yang disusun mengikuti panduan PRISMA 2020. Literatur dikumpulkan dari basis data elektronik seperti PubMed, Scopus, CINAHL, ScienceDirect, dan Google Scholar. Studi yang disertakan mencakup uji coba terkontrol acak (RCT), studi quasi-eksperimental, dan kohort yang memfokuskan pada intervensi manajemen mandiri dan mengukur kualitas hidup dengan instrumen valid seperti SF-36, WHOQOL, EQ-5D, dan DQOL. Dari 10 studi yang dianalisis, mayoritas menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai domain kualitas hidup pasien setelah mengikuti program manajemen mandiri. Intervensi yang mencakup edukasi terstruktur, dukungan sebaya, dan penggunaan teknologi digital menunjukkan hasil positif, terutama dalam aspek fisik dan psikososial. Studi RCT menunjukkan hasil yang lebih konsisten dibanding desain lainnya. Meskipun demikian, variasi dalam desain studi dan instrumen pengukuran masih menjadi tantangan dalam generalisasi temuan. Kesimpulan penelitian bahwa program manajemen mandiri terbukti memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup pasien DM. Intervensi yang kontekstual, berkelanjutan, dan melibatkan pasien secara aktif memiliki potensi lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.