Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

LOYALITAS WISATAWAN TERHADAP CITRA PULAU LOMBOK SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA HALAL Sri Susanty
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 2: Juli 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.231 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i2.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap loyalitas wisatawan dengan variabel kepuasan wisatawan sebagai mediasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden yang merupakan wisatawan yang mengunjungi daerah tujuan wisata halal Pulau Lombok. Data diambil dengan menggunakan Purposive Sampling dan menggunakan Metode analisis Partial Least Square (PLS) untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel yang terlibat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra destinasi berpengaruh terhadap loyalitas wisatawan. Semakin tinggi citra destinasi yang dirasakan, semakin tinggi kepuasan wisatawan, maka semakin kuat pula loyalitas wisatawan yang dimiliki oleh wisatawan
Pengembangan Wisata Olahraga berbasis Camping untuk meningkatkan pendapatan Ekonomi Masyarakat Desa Pela Sihana; Irfan; Khairul Amar; Rabwan Satriawan; Sri Susanty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.834 KB)

Abstract

Pengembangan Wisata Olahraga Berbasis Camping merupakan upayakan agar dapat memberikan dampak posistif untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Wisata Olahraga berbasis Camping di Desa Pela Kecamata Monta Kabupaten Bima. Metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan Analisi Manejemen Wisata Olahraga Desa (SIMWOD) diperkuat oleh Analisis SWOT untuk mengukur Kekuatan, Kelematan, Peluang dan Ancaman pengembangan wisata olahraga berbasis Camping untk meningkatkan pendapatan Ekonomi Maryarakat Desa Pela Kabupaten Bima. Berdasarkan hasil analisis tim pengabdian bahwa a) Potensi sumber daya alam yang telah dimiliki Objek Wisata Desa Pela dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai macam aktivitas wisata alam, seperti camping, hiking dan Flying Fox, dll. Hal tersebut dapat meningkat ekonomi pendapatan masyarakat setempat. b) Mengadakan berbagai kegiatan sebagai media promosi mengenai objek wisata olahraga berbasis camping di Desa Pela Kabupaten Bima, termasuk dalam memasarkan potensi hebat yang dimiliki oleh masyarakat setempat, serta c) Mengoptimalkan peran kelompok sadar wisata (POKDARWIS) untuk bersama-sama meningkatkan tingkat kunjungan ke objek wisata disekitar Desa Pela Kabupaten Bima sehingga berdampat pada peningkatan ekonomi masyarakat.
PENGEMBANGAN POTENSI TAMAN WISATA EDUKASI JABAL RAHMAH DESA JANGO KECAMATAN JANAPRIA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Murianto Murianto; Sri Susanty; Indrapati Indrapati; I Wayan Bratayasa
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari, 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i7.305

Abstract

Taman wisata edukasi jabal rahmah kini semakin banyak pengunjung karena berkembangnya kegiatan pariwisata di Taman Wisata edukasi jabal rahmah dapat memberikan dampak atau pengaruh yang luas baik itu dampak positif maupun negatif terhadap kondisi lingkungan fisik, kondisi ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat sekitar di kawasan wisata tersebut, khususnya penduduk desa jango. Model pengembangan taman wisata edukasi jabal rahmah yang digunakan dalam pengembangannya adalah Community Based Tourism atau yang dikenal dengan pariwisata berbasis masyarakat, yang didalamnya memiliki 3 prinsip yaitu: a). Mengikutsertakan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang di kelola oleh masyarakat yang tergolong dalam kelompok sadarwisata (Pokdarwis), b). Keterlibatan masyarakat dalam usaha-usaha untuk meningkatkan pendapatan, c). Pembuatan paket-pake wisata yang melibatkan semua potensi-potensi yang dimiliki di Taman wisata edukasi jabal rahmah, Kabupaten Lombok Tengah. Keterlibatan PENTAHELIX pengembangan pariwisata yang ada disekitar destinasi wisata dan desa lain yang terdekat sehingga dapat memberikan multifler effect kepada masyarakat luas.
TEKNIK PENGOLAHAN BUMBU DASAR MASAKAN INDONESIA DI STP MATARAM Lahmudin Lahmudin; Sri Susanty; Ihyana Hulfa
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 1: Juli 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.183 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.988

Abstract

Penelitian ini dilakukan di dapur Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram dengan pertimbangan lokasi ini merupakan lab praktek mahasiswa dimana penulis merupakan salah satu dosen yang mengampu mata kuliah tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif. Peneliti melakukan penelitian di lab kitchen STP Mataram. Teknik pengolahan bumbu dasar menggunakan blender. Jumlah kuesioner yang disebarkan oleh peneliti adalah 26 orang yang berasal dari kalangan berbeda di STP Mataram. Dengan hasil penilaian sebagai berikut: Bumbu dasar putih: 12 (sangat enak), 8 (enak), 5 (cukup enak). Bumbu dasar merah: 15 (sangat enak), 10 (enak), 2 (cukup enak). Bumbu dasa kuning: 16 (sangat enak), 9 (enak), 1 (cukup enak). Bumbu dasar variasi: 17 (sangat enak), 5 (enak) 4 (cukup enak).
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA SENARU LOMBOK UTARA Nutralip Nutralip; Sri Susanty; Rizal Kurniansah; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.485 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.992

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Senaru tepatnya di Desa senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi Desa Senaru sebagai desa wisata dan menyusun strategi pengembangan kawasan Desa Senaru Gunung. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data antara lain Wawancara, Observasi, Dokumentasi, Studi Kepustakaan dan tekni kanalisis datanya menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Senaru memiliki potensi pengembangan Desa Wisata antara lain; seperti air terjun dunia. memiliki pemamdangan alam yang indah seperti hamparan sawah, gunung rinjani, dan pegunungan, memiliki area perkebunan yang biasa dijadikan tempat wisata, ketersediaan sarana dan prasarana yang telah memadai seperti gazebo, mushola, kamar mandi umum, sarana parkir, dan camping ground. Sedangkan untuk atraksi wisata antara lain; atraksi panoram walk, mengujungi airterjun, menonton prisaian dan gendang beleq serta tarian tarian tradisional khas Bayan. Alternatif strategi pengembangan desa wisata senaru di masa yang akan datang antara lain; memanfaatkan peluang dari pemerintah untuk mengelola sumber daya yang ada, meningkatkan kualitas SDM yang tinggi untuk daya saing dalam mengembangkan desa wisata senaru, menggencarkan promosi untuk menarik wisatawan, menggarap potensi yang ada sesuai dengan permintaan tren pariwisata saat ini terutama untuk kegiatan desa wisata, merawat, memperbaiki maupun membangun sarana dan prasarana yang belum memadai, memberikan pendidikan kepariwisataan untuk masyarakat sekitar objek wisata, membangun hubungan kerjasama dengan pihak-pihak swasta, meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan desa wisata, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat sekitar dalam memaksimalkan kepariwisataan di desa wisata senaru, membuat regulasi yang kuat sehingga mampu membuat desa wisata berkelanjutan dan mengurangi persaingan yang tidak sehat, membuat website desa khusus untuk menelola dan mempromosikan desa wisata senaaru yang di kelola oleh pokdarwis di bawah naungan BUMDes.
STRATEGI PROMOSI WISATA BAHARI DI PULAU BUNGIN KECAMATAN ALAS KEBUPATEN SUMBAWA BESAR NTB Rita yuliana; Sri Susanty; Primus Gadu; I Ketut Purwata
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.05 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.997

Abstract

Pulau bungin adalah salah satu kepulauan yang berada di wilayah Kabupaten Sumbawa barat, nusa tenggara barat. Kepulauan ini merupakan obyek wisata bahari unggulan kabupaten Sumbawa besar yang berkonsep ekowisata dengan berbagai kelebihan dan keistimewaannya yang tersebar di beberapa pulau. Meskipun obyek wisata ini cukup dikenal oleh wisatawan nusantara, namun ada beberapa wisatawan nusantara yang masih belum mengetahui banyak tentang obyek wisata ini. Hal ini terlihat dengan kurangnya strategi promosi yang efektif yang dapat menjangkau luas masyarakat Indonesia. Hasil akhir perancangan ini adalah media promosi. Media promosi yang paling utama dan dapat menjangkau luas adalah dengan menggunakan media elektronik, yakni iklan TV dan beberapa media pendukungnya. Diharapkan media-media tersebut dapat mempromosikan wisata bahari pulau bungin secara efektif.
KORELASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI USAHA SATE BULAYAK DAN PENDAPATAN EKONOMI KELUARGA DI TAMAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Rina Sahara Laily; Syech Idrus; Sri Susanty
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.607 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1897

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah hubungan pemberdayaan perempuan melalui usaha sate bulayak dengan pendapatan ekonomi keluarga di Taman Narmada Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menjelaskan hubungan pemberdayaan perempuan melalui usaha sate bulayak dengan pendapatan ekonomi keluarga. Populasi penelitian adalah 15 orang dan semuanya dijadikan sampel dalam penelitian ini. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan antara lain; observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis uji korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pemberdayaan perempuan melalui usaha sate bulayak berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan ekonomi keluarga di Taman Narmada Kabupaten Lombok Barat, artinya korelasi antara pemberdayaan perempuan melalui usaha sate bulayak dan pendapatan ekonomi keluarga karena besarnya pengaruh yang diberikan oleh pemberdayaan perempuan dalam pendapatan ekonomi keluarga. 2) Berdasarkan hasil uji hipotesis dari uji korelasi menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu pemberdayaan perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan ekonomi keluarga. Sehingga semakin baik pemberdayaan melalui usaha sate bulayak maka pendapatan ekonomi keluarga di Taman Narmada Kabupaten Lombok Barat akan semakin meningkat.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI SOUVENIR DI DESA SENARU KABUPATEN LOMBOK UTARA Maryam Jamil; Sri Susanty; Ihyana Hulfa
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.618 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1901

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara yang bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan perempuan dalam pengolahan sampah plastik menjadi souvenir oleh Kelompok Bank Sampah Edelwis di Desa Senaru. Tehnik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara dan juga dokumentasi, dan tehnik analisis data yang digunakan adalah diskriftif kualitatif model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan : (1) pemberdayaan perempuan dalam pengolahan sampah plastik menjadi souvenir oleh kelompok Bank Sampah Edelwis ada 3 tahap yaitu perencanaan, yaitu dengan cara mengajak anggota kelompok bank sampah untuk mensosialisasikan kepada semua ibu-ibu warga dusun yang lain pada saat posyandu untuk membawa sampah plastik,. Pelaksanaan meliputi persiapan sarana dan sarana pengolahan yang dilakukan di sekertariat persiapan pembelajaran, persiapan metode dan media pemberlajaran setelah itu melakukan proses pengolahan souvenir seperti tas, bunga, gantungan kunci, bunga dinding. Evaluasi yang dilakukan ini sebulan sekali untuk mengaetahui sejauh mana perkembangan kerja. Selanjutnya dampak positifnya dari pemberdayaan perempuan ini adalah, menambah pendapatan keluarga, ibu-ibu mempunyai kegiatan waktu luang, menambah ilmu dan meningkatkan kreativitas, lingkungan mnjadi lebih bersih serta memudahkan wisatawan mendaptkan cindera mata atau souvenir, sedangkan dampak negatifnya adalah menciptakan persaingan tidak sehat dari anggota..
ANALISIS SAPTA PESONA PADA DAYA TARIK WISATA LOANG BALOQ KOTA MATARAM M Gilang Nugraha; Rizal Kurniansah; Sri Susanty
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.536 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1902

Abstract

Loang Baloq Kota Mataram terdapat beberapa sapta pesona yang belum optimal, diantaranya masalah keamanan, kebersihan, keindahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sapta Pesona Pada Daya Tarik Wisata Loang Baloq Kota Mataram. Objek wisata Loang Baloq terletak di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasiHasil dari penelitian ini yaitu pentingnya edukasi bagi POKDARWIS dan pedagang lokal mengenai sapta pesona untuk mejaga potensi-potensi wisata Di Loang Baloq agar tetap indah dan menarik bagi wisatawan. sapta pesona Di Loang Baloq belum berjalan dengan baik dikarenakan belum adanya sosialisasi mengenai sapta pesona kepada masyarakat sekitar maupun pedangang lokal. Sehingga disarankan Sosialisasi mengenai sapta pesona dari pihak pengelola sangat dibutuhkan untuk mengedukasi semua elemen yang terlibat baik Pokdarwis maupun pedangang lokal Di Loang Baloq.dalah menciptakan persaingan tidak sehat dari anggota.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA KARANG BAJO KECAMATAN BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Jamilatun Rahmi; Fathurrahim Fathurrahim; Sri Susanty
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 2: Nopember 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.149 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i2.2169

Abstract

This study discusses the role of the Sugriwa Tourism Awareness Group in the development of Karang Bajo Tourism Village, Bayan District, North Lombok Regency. Karang Bajo Village has a tourist attraction in the form of culture that is still maintained its authenticity, nature and also the daily activities of typical rural people. This study uses a qualitative approach with a descriptive qualitative research type. The focus of the research is to examine the role of Pokdarwis Sugriwa by using the theory of tourism destination development by Cooper which consists of Attraction, Accessibility, Amenities, and Ancillary Service. Data collection by interview, observation and documentation methods. The results of the research and discussion show the role of Pokdarwis Sugriwa in the development of the Karang Bajo tourist village based on 4 aspects of developing a tourist village, namely acting as actors of attractions, managers of DTW, custodians of accessibility, providing lack of accessibility, as managers and maintainers of facilities such as lodging, public toilets, halls. and the absence of an active role in additional service facilities such as the absence of collaboration with the nearest tourist village. There are efforts that can be made to increase the role of Pokdarwis Sugriwa in the development of the Karang Bajo tourist village, namely establishing good relationships with stakeholders, increasing the quality and quantity of attractions,