Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Green Banking dalam Islam: Konsep Alquran tentang Investasi yang Bertanggung Jawab Fauzan, M.; Asmuni; Anggraini, Tuti
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i1.21402

Abstract

Perkembangan investasi perbankan Indonesia telah menunjukkan tren yang meningkat, namun sebagian besar dari investasi ini belum mempertimbangkan dampaknya terhadap aspek sosial dan lingkungan. Penelitian ini menyoroti keselarasan Responsible Investment (RI) dalam green banking dengan prinsip ajaran Islam tentang investasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Green banking menekankan investasi dengan pertimbangan dampak lingkungan dan social (ESG), serta mengedepankan nilai-nilai, pengembalian finansial, dan lingkungan operasional. Tujuan penelitian ini adalah utuk mengetahui konsep Al-Qur’an tentang Responsible Investment dalam green banking. Data yang terkumpul dari studi pustaka dan dokumentasi disusun secara sistematis dengan penggunaan metode analisis interpretatif, yang melibatkan pengklasifikasian dan penafsiran makna teks-teks Alquran yang relevan dan diperoleh dari berbagai referensi. Hasil penelitian menunjukkan konsep Triple Bottom Line dalam keberlanjutan mempengaruhi keputusan investasi dengan menekankan nilai-nilai dan pengembalian finansial jangka panjang. Al-Qur'an (QS Al-A’raf: 31) menegaskan untuk menghindari pemborosan dan membagi harta dengan adil kepada yang membutuhkan (People). Tindakan berlebihan pada sumber daya alam (QS Hud: 85) dapat menciptakan bencana seperti banjir atau kekeringan. Pandangan Islam ini sejalan dengan upaya ESG dalam mengukur dampak lingkungan (Planet) seperti yang disebutkan dalam Surah Ar-Rum (30):41 dan Surah Al-Baqarah (2):267. Profit dalam aktivitas bisnis diizinkan selama sesuai aturan Islam, termasuk larangan terhadap riba dan ketidakjujuran (Surah An-Nisa [4]: 29). Perbankan syariah mengenal bagi hasil (syirkah), mengutamakan kerja sama antara pengusaha dan pemberi modal serta membagi hasil sesuai kesepakatan. Implikasi penelitian ini menunjukkan kesenjangan antara kesadaran terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dan implementasinya. Rekomendasi kebijakan termasuk pengawasan ketat untuk memastikan kesesuaian dan konsistensi implementasi prinsip-prinsip green banking dan ESG Investment, serta perhatian pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan perbankan berkelanjutan menjadi penting untuk mengurangi kesenjangan antara kesadaran dan praktik implementasi keberlanjutan di sektor perbankan.
Paradigma Ekonomi dalam Surah An-Nisa Ayat 6: Perspektif Tafsir dan Implementasinya Fauzan, M.; Akmal Tarigan , Azhari; Syukri Albani Nasution , Muhammad
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i2.21423

Abstract

Surah An-Nisa Ayat 6 mengatur pedoman mengenai perlindungan harta anak yatim dan tata cara pengelolaannya. Tafsir ayat ini menekankan perubahan psikologis dan kedewasaan agar dapat menentukan hak dan batil dalam berbagai masalah yang dihadapi seseorang yang sudah dewasa, termasuk dalam kehidupan ekonomi individu seperti kemampuan mengelola harta. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam terkait tafsir Surah An-Nisa Ayat 6, sekaligus menganalisis bagaimana implementasinya dalam realitas kehidupan kontemporer saat ini, khususnya di bidang ekonomi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif menggunakan metode analisis interpretatif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menafsirkan teks Al-Qur'an dari berbagai referensi yang terkumpul dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan paradigma Surah An-Nisa Ayat 6 menggarisbawahi perlunya kebijakan perlindungan dan pengelolaan harta yang bijaksana bagi anak yatim, menekankan pada pendidikan keuangan sejak dini, serta pentingnya kesiapan intelektual dan sosial pada usia minimal dewasa dalam mengelola harta warisan. Implementasi nilai-nilai ajaran agama dalam praktik ekonomi mewajibkan pemahaman dan penegakan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi praktis dari ayat ini menekankan pentingnya pendidikan keuangan dan kesiapan individu dalam mengelola harta pada usia minimal dewasa. Hal ini menyoroti perlunya perubahan dalam pendekatan pendidikan keuangan, memfokuskan pada pengembangan keterampilan pengelolaan keuangan, investasi, dan tanggung jawab sosial terkait kekayaan. Juga, memperkenalkan program pendidikan yang mempersiapkan individu untuk mengambil keputusan bijak terkait keuangan, serta memastikan implementasi kebijakan yang memerlukan wali anak yatim untuk memeriksa kelayakan dan kemampuan anak sebelum menyerahkan harta.
Refleksi dan Relevansi Pemikiran Ekonomi Islam Menurut Konsep Sejarah Fauzan, M.; Tarigan , Azhari Akmal; Ridwan , M.
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i3.22675

Abstract

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam bukan hanya menyediakan gambaran tentang bagaimana ekonomi Islam telah berkembang dari masa ke masa, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan secara efektif dalam praktik ekonomi modern. Ini membantu untuk memahami bahwa prinsip-prinsip ekonomi Islam tidaklah kaku atau ketinggalan zaman, tetapi dapat diadaptasi dan diterapkan dengan relevan dalam konteks ekonomi global saat ini. Jenis penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan dokumentasi dan interpretasi teks-teks klasik serta literatur terkait yang membahas sejaran pemikiran dan inteltual, serta refleksi dan relevansi pemikiran ekonomi Islam menurut konsep sejarah. Sumber data dalam penelitian ini adalah literature review menggunakan pendekatan hermeneutic. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi Islam telah mengalami evolusi yang panjang dan kompleks sepanjang sejarah, dari masa awal Islam hingga saat ini. Sejarah pemikiran ini mencerminkan adaptasi terhadap perubahan zaman serta relevansinya dalam menanggapi tantangan ekonomi kontemporer, seperti praktik perbankan syariah, zakat, wakaf, dan keadilan sosial. Implementasi praktik-praktik ini dapat membantu mengurangi kesenjangan ekonomi, mempromosikan inklusivitas keuangan, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.
Pelatihan Pembuatan Biogas dari Limbah Rumah Tangga pada Komunitas Ibu PKK di Kota Lhokseumawe Malasyi, Syibral; Fauzan, M.; Mukhlis, Mukhlis; Sarana, David; Mudi, Teuku; Fasdarsyah, Fasdarsyah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 1 Februari 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i1.1998

Abstract

Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi. Limbah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik berkontribusi pada polusi lingkungan dan masalah kesehatan. Komunitas ibu PKK di kota ini memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam mengelola limbah rumah tangga dan memanfaatkan energi alternatif seperti biogas. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan biogas dari limbah rumah tangga untuk ibu-ibu PKK di Lhokseumawe. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi biogas, yang dapat digunakan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam seluruh tahapan pelatihan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan memiliki pemahaman yang baik tentang konsep dan teknik pembuatan biogas, serta mampu menerapkannya di rumah masing-masing. Sebanyak 75% peserta berhasil memanfaatkan biogas, dengan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan, seperti pengurangan biaya energi dan penurunan emisi gas rumah kaca. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas Lhokseumawe, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kesehatan lingkungan.
PENGEMBANGAN KOMPOSIT EPOXY–ZIOLIT SEBAGAI PENGISI PORI PERKERASAN SEMI FLEKSIBEL TERHADAP KINERJA KUAT TEKAN Hamzani, Hamzani; Zulfhazli, Zulfhazli; Fauzan, M.; Muthamainnah, Muthamainnah; Asriananda, Syarifah
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i3.25962

Abstract

Perkerasan semi-fleksibel (SFP) sebagai solusi unggul dalam konstruksi jalan karena ketahanan superiornya terhadap deformasi permanen dan inisiasi keretakan, yang merupakan kelemahan utama perkerasan aspal konvensional. Namun, keterbatasan utama terletak pada sifat getas grout konvensional yang rentan terhadap kegagalan akibat beban lalu lintas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengembangkan material grout alternatif: komposit epoksi yang dimodifikasi dengan ziolit alam. Ziolit dipilih sebagai matarial mortar fungsional, memanfaatkan struktur mikroporinya untuk menyeimbangkan antara kekuatan dan daktilitas, sekaligus menawarkan potensi pengurangan biaya material. Metodologi studi melibatkan pembuatan komposit epoksi–ziolit dengan variasi rasio efoksi-ziolit, diikuti pengujian kuat tekan terstandar. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan korelasi kuat antara proporsi ziolit dan respons mekanik komposit. Kinerja kuat tekan puncak sebesar 13,2 MPa teridentifikasi secara definitif pada rasio epoksi–ziolit 1:1,5. Rasio ini ditetapkan sebagai konfigurasi optimal yang sukses meningkatkan efisiensi ikatan antarmuka dan memfasilitasi mekanisme transfer tegangan yang superior, sehingga efektif menekan pembentukan defek mikro. Pencapaian kekuatan tekan yang signifikan pada rasio 1:1,5 menggarisbawahi potensi komposit epoksi–ziolit sebagai pengisi pori yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan untuk SFP. Temuan ini menetapkan pemeliharaan rasio 1:1,5 merupakan prasyarat krusial dalam perancangan komposit tersebut, memberikan kontribusi penting pada pengembangan material konstruksi berbasis sumber daya lokal. Kata Kunci: perkerasan semi fleksibel; kuat tekan; ziolit-epoxy.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN SISINGAMANGARAJA PASCA BEROPRASINYA FLYOVER AMPLAS KOTA MEDAN Asria Nanda, Syarifah; Fauzan, M.; Damarjati, Lanang; Fadhliani , Fadhliani
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i3.25963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Sisingamangaraja di Kota Medan pasca beroperasinya Flyover Amplas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Sisingamangaraja pasca beroprasinya Flyover Amplas. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data primer, seperti volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan waktu tempuh. Analisis data dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk mengevaluasi tingkat pelayanan jalan, derajat kejenuhan, dan hambatan samping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keberadaan flyover berhasil mengurangi kemacetan di beberapa titik, ruas Jalan Sisingamangaraja masih menghadapi tantangan, terutama pada jam puncak. Proyeksi kinerja lima tahun ke depan mengindikasikan perlunya perencanaan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan infrastruktur transportasi di Kota Medan. Kata Kunci: Kinerja Jalan ,Flyover, Lalu lintas, LOS
Determinants of Islamic Digital Banking Adoption: Extending UTAUT3 with Islamic Lifestyle Moderation in Indonesia Sugianto; Nasution, Muhammad Lathief Ilhamy; Fauzan, M.; Atha, Muhammad Alwan
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4832

Abstract

The rapid digitalization of financial services has transformed global banking, yet the adoption of Islamic digital banking remains limited in emerging economies. The study examines the effects of performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, habit, and personal innovativeness on customers’ behavioral intention to adopt Islamic digital banking. This study investigates the determinants of Islamic digital banking adoption in Indonesia by extending the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 3 (UTAUT3) with Islamic lifestyle as a moderating factor. The research uses quantitative and survey data from 147 active Islamic banking customers across Sumatra and employs Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that all UTAUT3 constructs significantly and positively influence adoption intention, indicating that both rational–instrumental and behavioral–psychological factors shape digital banking decisions. Furthermore, Islamic lifestyle significantly moderates these relationships, enhancing the impact of technological and behavioral determinants when services align with Islamic values. The study contributes theoretically by integrating UTAUT3 with Islamic Lifestyle Theory and offers practical guidance for Islamic banks and policymakers to design Sharia-compliant digital strategies that combine efficiency with ethical and religious value alignment, highlighting the importance of value congruence in sustainable adoption.
Determinants of Intention to Use Sharia Peer-to-Peer Lending: An Extended TAM Approach Nasution, Muhammad Lathief Ilhamy; Fauzan, M.
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4969

Abstract

In recent years, financial technology has grown rapidly worldwide, including in Indonesia, where the majority Muslim population has encouraged the development of sharia-based financial services. Despite this growth, research on Islamic financial technology remains limited. This study aims to explore public interest in investment activities that channel capital to micro, small, and medium enterprises through sharia peer-to-peer lending. This research uses a quantitative research design and the technology acceptance model as the theoretical framework. Data were collected from active users of one of Indonesia’s sharia peer-to-peer lending platforms. The research variables include perceived usefulness, perceived ease of use, and religiosity as an extended variable. The findings indicate that perceived ease of use and religiosity positively influence investment interest, whereas perceived usefulness shows no significant effect. These results suggest that user-friendly platform design and alignment with religious values are more critical drivers of investment interest than perceived financial benefits, providing practical implications for Sharia financial technology providers to enhance adoption by focusing on usability and religiosity-based features.