Claim Missing Document
Check
Articles

Sebaran Potensi Bahan Galian Industri Kabupaten Madiun Berdasarkan Kajian Geologi Regional (Potential distribution of Industrial Minerals in Madiun Regency based on Study of Regional Geology) Pratama, Donny Rusdian; Widiatmoko, Fajar Rizki; Fanani, Yazid
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2014

Abstract

Pada era otonomi yang semakin diperluas pada saat ini guna untuk merealisasi kan tujuan Kabupaten Madiun yaitu pembangunan yang berkelanjutan, oleh karena itu perlu di dukung dengan adanya sumberdaya alam yang berpotensi. Kabupaten Madiun termasuk wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah salah satunya potensi pada sektor pertambangan. Hal ini dapat diketahui berdasarkan kajian geologi pada Kabupaten Madiun. Potensi yang teradapat pada Kabupaten Madiun di dominasi oleh komoditas batuan. Dari hasil identifikasi potensi sumberdaya yang dilakukan dengan menganalisa peta geologi Kabupaten Madiun didapat potensi sumberdaya antara lain Pasir, Batupasir, Andesit, Trass, Tanah Liat dan Tanah Urug. 
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATUGAMPING PT. SEMEN INDONESIA TBK, KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Amir, Faishol; Fanani, Yazid; Sari, Avellyn Shintia
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1979

Abstract

Sistem penambangan yang digunakan PT. Semen Indonesia, TBK adalah sistem tambang terbukadengan target produksi penambangan batugamping sebesar 273,36 ton/jam dalam 1 shif kerja. Alat gali muat menggunakan excavator Komatsu PC 400-LC. Alat angkut menggunakan dump truck Scania P 380 dan Quester CWE 370. Penelitian dilakukan pada 4 blok penambangan yaitu blok V11, X07, Z18, dan Q12 dengan waktu kerja tersedia 10 jam dalam 1 shiff kerja. Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas alat gali muat Komatsu PC 400-LC untuk blok V11, X07, Z18, dan Q12 sebesar 106,85 ton/jam, 64,97 ton/jam, 96,38 ton/jam, dan 76,68 ton/jam. Produktivitas alat gali muat sebesar 344,88 ton/jam sudah mencapai target produksi. Sedangkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 pada blok V11, Z18, X07, dan Q12  dengan total sebesar 195,13 ton/jam sehingga belum mencapai target produksi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi alat angkut karena lamanya waktu edar. Lamanya waktu edar disebabkan antara lain karena adanya waktu tunggu sebelum manuver untuk dumping, lamanya waktu untuk manuver dumping, dumping material bergantian antar dump truck,  antrian pada loading point dan lamanya waktu manuver di loading point. Sehingga untuk mencapai target produksi harus dilakukan optimasi untuk minimalkan hambatan tersebut sehingga waktu edar alat angkut dapat dipersingkat. Setelah dilakukan optimasi didapatkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 untuk blok V11, Z18, X07, dan Q12 masing-masing sebesar 83,31 ton/jam, 77,06 ton/jam, 62,66 ton/jam, dan 51,16 ton/jam dengan total produktivitas alat angkut keseluruhan sebesar 274,20 ton/jam sehingga target produksi dapat dicapai.
Study of Productivity Analysis of Digging Loading in Gravel Mining in PT. Galuh Cempaka Districts Cempaka City Banjarbaru South Kalimantan Province Usman, Usman; Fanani, Yazid; Widiatmoko, Fajar Rizki
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2021.v2i1.2165

Abstract

Galuh Cempaka Ltd. is a Gravel Mining Company with an area of 2,994 Ha. The mining system was surface mine or open pit. There are several things which should move in dig and load activities, such as mechanical soil, productivity, and compatibility of loading and conveying equipment are important factors in gravel mining activities. It influences on how far to know the effective work hour and the productivity. The purpose of this research was to determine work efficiency in Galuh Cempaka Ltd, and calculate the productivity of each equipment and the Match Factor value of the loading and conveying equipment in mining activity. From the observation and data processing, it obtained 1 unit of excavator Komatsu PC 400LC, wasingplan as far as 1.5 km. The effective work time was obtained work efficiency of 0.82 and after it was conducted the efficiency become 0.83 and it was reduced the obstacles from excavator CAT 320D. Before digging toll productivity got optimizing from CAT 320D in gravel excavation, it got 94.2 tons/hour and after it got optimizing from CAT 320D excavator in gravel excavation, it obtained 99.6 tons/hours and the IVECO 380 dump truck for gravel loading was 125.55 tons /hour. It obtained Match Factor Overburden (08) 1. it means it is less than 1. So, there was waiting time for transportation equipment which had not arrived yet. Match Factor Gravel (1.2) 1 means more than 1. So, there was a waiting time for transportation because the digging tool was filled.
Slope Stability Analysis Based on Safety Factors on Slope CV. Mutiara Timur in Klampok Village, Tongas District, Probolinggo Regency Fanani, Yazid; Astuti, Aprilia Dwi; Paki, Andres Kevi
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2021.v2i1.2168

Abstract

CV. Mutiara Timur is a company that is applying for a mining business permit for sirtu commodities in Klampok Village, Tongas District, Probolinggo Regency. The planned mining system is open pit mining using the quarry method. From the results of research in the field obtained rock lithology in the form of topsoil, gravel and sand. Where in the slope design later, the topsoil will be peeled off first. The purpose of slope stability analysis is to determine the geometry of the slope by taking into account the safety factor in order to create safe working conditions. Slope stability analysis on CV. Mutiara Timur using the Bishop method using the Slide v6.0 software. Based on the analysis carried out, the recommendation for slope geometry on a single slope is 4 meters high with a slope of 600 so that the no-load safety factor is 1.350 and the safety factor with load is 1.267. In addition, the slope geometry is obtained on the overall slope, which is a total height of 21 meters with a slope of 380 so that the no-load safety factor is 1.243 and the safety factor with the load is 1.239.
Analysis of The Relationship of Shipment Time and Productivity of Drilling Equipment and Transportation, Java Province Purnomo, Eko; Fanani, Yazid; Sari, Avellyn Shinthya
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2021.v2i1.2172

Abstract

PT. Agung Satriya Abadi is engaged in mining sand and stone which is formed by weathering deposits, located in Wonosunyo village, Gempol District, Pasuruan Regency, East Java. Companies that run in this category of rock mining generally have quite complex problems, one of which is in terms of time management which is considered less attention by some rock mining companies. In this study, several analyzes will be carried out and run the scientific method.The analysis carried out in this study uses statistical methods by displaying mathematical modeling and analysis of the relationship between circulation time and productivity in linear regression analysis. The data values that arise from the use of this mathematical-statistical method are the value (R2) = 0.8597 or 85% of the Doosan Giant Dx 520 Lca, then the value (R2) = 0.8459 or 84% of the Doosan Giant 300 Class, then Hino Ranger 500 Fm 260 Ti paired with Doosan Giant Dx 520 Lca has a value of (R2) = 0.9868 or 98%. And lastly, the Hino Ranger 500 Fm 260 Ti paired with the Doosan Giant 300 Class has a value of (R2) = 0.9886 or 98%.The data generated from each distribution time and productivity relationship from Doosan Giant Dx 520 Lca generates a difference value = 13,031 m3/hour, Doosan Giant 300 Class gives a difference value = 31.347 m3/hour, Hino Ranger 500 Fm 260 Ti against Doosan Giant Dx 520 Lca raises the difference value = 1,659 m3/hour, Hino Ranger 500 Fm 260 Ti against Doosan Giant 300 Class raises the difference value = 1,492 m3/hour.
ANALISIS KESTABILAN LERENG TAMBANG CV. MUTIARA TIMUR BERDASARKAN FAKTOR KEAMANAN Yazid Fanani; Aprilia Dwi Astuti; Andres Kevi Paki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1977

Abstract

CV. Mutiara Timur merupakan sebuah perusahaan yang sedang mengajukan izin usaha pertambangan komoditas sirtu di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sistem penambangan yang direncanakan yaitu tambang terbuka dengan metode quarry. Dari hasil penelitian dilapangan didapatkan litologi batuan berupa topsoil, kerikil dan pasir. Dimana dalam rancangan lereng nantinya, topsoil akan dikupas terlebih dahulu. Tujuan dilakukan analisis kestabilan lereng untuk menentukan geometri lereng dengan memperhitungkan faktor keamanan agar tercipta kondisi kerja yang aman. Analisis kestabilan lereng pada CV. Mutiara Timur dengan metode Bishop menggunakan bantuan software Slide v6.0. Berdasarkan analisis yang dilakukan mendapatkan rekomendasi geometri lereng pada lereng tunggal yaitu tinggi 4 meter dengan kemiringan 600 sehingga mendapatkan faktor keamanan tanpa beban sebesar 1,350 dan faktor keamanan dengan beban yaitu 1,267. Selain itu didapatkan geometri lereng pada lereng keseluruhan yaitu tinggi total 21 meter dengan kemiringan 380 sehingga mendapatkan faktor keamanan tanpa beban sebesar 1,243 dan faktor keamanan dengan beban yaitu 1,239.
Sebaran Potensi Bahan Galian Industri Kabupaten Madiun Berdasarkan Kajian Geologi Regional (Potential distribution of Industrial Minerals in Madiun Regency based on Study of Regional Geology) Donny Rusdian Pratama; Fajar Rizki Widiatmoko; Yazid Fanani
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2014

Abstract

Pada era otonomi yang semakin diperluas pada saat ini guna untuk merealisasi kan tujuan Kabupaten Madiun yaitu pembangunan yang berkelanjutan, oleh karena itu perlu di dukung dengan adanya sumberdaya alam yang berpotensi. Kabupaten Madiun termasuk wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah salah satunya potensi pada sektor pertambangan. Hal ini dapat diketahui berdasarkan kajian geologi pada Kabupaten Madiun. Potensi yang teradapat pada Kabupaten Madiun di dominasi oleh komoditas batuan. Dari hasil identifikasi potensi sumberdaya yang dilakukan dengan menganalisa peta geologi Kabupaten Madiun didapat potensi sumberdaya antara lain Pasir, Batupasir, Andesit, Trass, Tanah Liat dan Tanah Urug. 
KAJIAN TEKNIS DIMENSI SUMP DAN KEBUTUHAN POMPA PADA PENYALIRAN TAMBANG TERBUKA DI PIT 1 PT. SENAMAS ENERGINDO MINERAL KECAMATAN JAWETAN, KABUPATEN BARITO TIMUR, PROPINSI KALIMANTAN TENGAH Grains Silvester Sapan; Yudho Dwi Galih Cahyono; Yazid Fanani
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1037

Abstract

Kegiatan penambangan pada Pit 1 menggunakan sistem tambang terbuka (Open pit). Kondisi sump Pit 1 tidak dalam kondisi maksimal sehingga mengalami over flow, sehingga mengganggu proses produksi penambangan pada Pit 1. Sumber air yang memasuki area penambangan pada Pit 1 adalah air hujan dan air limpasan. Besar debit air maksimal yang memasuki area Pit 1 39.448,8 m3/jam. Air yang masuk ini langsung mengalir menuju sump sehingga sump pit 1 mengalami over flow. Air yang masuk ke area sump ini kemudian di pompa keluar menggunakan pompa Sykes 200 dengan debit pemompaan aktual sebesar 576,95 m3/jam atau 0,160 m3/detik. Headpompa Sykes 200 68,6 meter, waktu pemompaan 20 jam/hari. Air yang di pompa ini kemudian di alirkan menuju Void menggunakan paritan, adapun dimensi paritan aktual yang digunakan untuk mengalirkan air ini, lebar atas 1,8 meter, tinggi 1,2 meter, lebar bawah 1 m. Dengan dimensi aktual ini paritan yang digunakan untuk mengalirkan air mengalami over flow.Upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini adalah dengan membuat sump baru dengan bentuk trapesium dengan dimensi lebar atas 30 meter, panjang sisi atas 200 meter, tinggi 7,5 meter, panjang sisi bawah 180 meter, lebar sisi bawah 25 meter. Dengan dimensi yang akan dibuat sump ini mampu menampung debit air sebesar 26.326,22 m3 sedangkan debit air yang harus ditampung sump setelah pemompaan 25.336,8 m3. Sedangkan untuk paritan akan dibuat juga dimensi yang baru, dimana dimensi yang akan dibuat lebar atas 2,5 meter, tinggi 1,8 meter, lebar bawah 0,40 meter.
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATUGAMPING PT. SEMEN INDONESIA TBK, KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Faishol Amir; Yazid Fanani; Avellyn Shintia Sari
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1979

Abstract

Sistem penambangan yang digunakan PT. Semen Indonesia, TBK adalah sistem tambang terbukadengan target produksi penambangan batugamping sebesar 273,36 ton/jam dalam 1 shif kerja. Alat gali muat menggunakan excavator Komatsu PC 400-LC. Alat angkut menggunakan dump truck Scania P 380 dan Quester CWE 370. Penelitian dilakukan pada 4 blok penambangan yaitu blok V11, X07, Z18, dan Q12 dengan waktu kerja tersedia 10 jam dalam 1 shiff kerja. Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas alat gali muat Komatsu PC 400-LC untuk blok V11, X07, Z18, dan Q12 sebesar 106,85 ton/jam, 64,97 ton/jam, 96,38 ton/jam, dan 76,68 ton/jam. Produktivitas alat gali muat sebesar 344,88 ton/jam sudah mencapai target produksi. Sedangkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 pada blok V11, Z18, X07, dan Q12  dengan total sebesar 195,13 ton/jam sehingga belum mencapai target produksi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi alat angkut karena lamanya waktu edar. Lamanya waktu edar disebabkan antara lain karena adanya waktu tunggu sebelum manuver untuk dumping, lamanya waktu untuk manuver dumping, dumping material bergantian antar dump truck,  antrian pada loading point dan lamanya waktu manuver di loading point. Sehingga untuk mencapai target produksi harus dilakukan optimasi untuk minimalkan hambatan tersebut sehingga waktu edar alat angkut dapat dipersingkat. Setelah dilakukan optimasi didapatkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 untuk blok V11, Z18, X07, dan Q12 masing-masing sebesar 83,31 ton/jam, 77,06 ton/jam, 62,66 ton/jam, dan 51,16 ton/jam dengan total produktivitas alat angkut keseluruhan sebesar 274,20 ton/jam sehingga target produksi dapat dicapai.
KAJIAN HIDROLOGI UNTUK EVALUASI SUMP DAN SISTEM PEMOMPAN DI PT.BHUMI RANTAU ENERGI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN Reky Sasauw; Yazid Fanani
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2067

Abstract

Sump atau kolam penampungan berfungsi sebagai tempat penampungan air sementara sebelum di pompa keluar area penambangan. Apakah volume sump aktual saat ini mampu menampung volume air yang masuk1. Besar curah hujan rencana berdasarkan periode ulang hujan selama 10 tahun adalah 177,24 mm/hari dengan durasi hujan selama 2,398 jam/hari. Sehingga besarnya intensitas curah hujan yang dihitung dengan persamaan mononobe adalah 37,03 mm/jam. Total debit air yang masuk ke lokasi penambangan sebesar 79.261,80 m3/hari yang berasal dari debit air limpasan sebesar 18.140,76 m3/hari dan ditambah dengan debit air hujan sebesar 61.121,05 m3/haridilakukan pengoptimalan debit air yang dipompa menjadi 650 m3/jam dan menaikkan durasi pemompaan menjadi 21 jam. Sehingga debit air yang mampu dipompa sebesar 13.650 m3/hari.
Co-Authors Agung Wicaksono Ahmad Fawaidun Nahdliyin Al Fakih, Salahudin Aldy Elriq Syahputra Alwi Syahid Andres Kevi Paki Aprilia Dwi Astuti Aprilia Dwi Astuti, Aprilia Dwi Avellyn Shinthya Sari Avellyn Shintia Sari Azis, Muhammad Jundi Haikal Berhitu, Theo Destinaba, Rilianisa Donny Rusdian Pratama Donny Rusdian Pratama eko purnomo Eko Purnomo Faishol Amir Faishol Amir, Faishol Fajar Rizki Widiatmoko Fajar Rizki Widiatmoko Fajar Rizki Widiatmoko Fajar Rizki Widiatmoko Filda Oktaviani Erong Galih Cahyono, Yudho Dwi Gastramat, Maria Frumensia Grains Silvester Sapan Hardi Wahono Helik Susilo Irwanto, Muhammad Agus Jone, Yohanes Lakon Utamakno Mahindra, Fahni Mega Mutiara Sari Melang, Antonius Longan Muchamad Kurniawan, Muchamad Muhammad Agus Irwanto Muhammad Jundi Haikal Azis Muhammad Tri Aditya Nahdliyin, Ahmad Fawaidun Noche Lorensius Sairdekut Paki, Andres Kevi Pratama, Donny Rusdian Putri, Fairus Atika Redanto Putri, Ratih Hardini Kusuma Ratih Hardini Kusuma Putri Reky Sasauw Rilianisa Destinaba Rino Firsa Putra Syahanda Sairdekut, Noche Lorensius Salahudin Al Fakih Salahudin Al Fakih Salsabila, Unik Hanifah Sapan, Grains Silvester Sapto Heru Yuwanto Sari, Avellyn Shintia Sari, Era Nitika Sari, Mega Mutiara Sasauw, Reky Simela Talaohu Simela Talaohu Siti Agustini, Siti Suci, Fitri Indah Dwi Suryawan, I Wayan Koko Susanto, Muhammad Nizarudin Agus Syahanda, Rino Firsa Putra Syahid, Alwi Syamsul Arifin Talaohu, Simela Taufiq, Muhammad Rusdi Theo Berhitu Titirloloby, Aloysius Usman Usman Usman Usman Utamakno, Lakon Vincent, Vittorio Wachid, Aldi Wahono, Hardi Widiatmoko, Fajar Rizki Yohanes Jone Yohanes Jone Yudho Dwi Galih Cahyono