Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Cair untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Kimia dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Nanda, Elsa Vera; Suryani, Elma; Santoso, Clarinta Fadheela; Az-Zahra, Shakira; Zeral, Lauzer
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18023

Abstract

Pendahuluan: Limbah rumah tangga seperti sisa sayur, buah, dan nasi basi dapat diolah menjadi kompos cair yang bermanfaat bagi tanaman, sekaligus mengurangi penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan, termasuk penurunan kualitas air bersih. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru kimia dalam mengintegrasikan konsep kimia dengan praktik sehari-hari serta mendorong pembelajaran kontekstual di kelas. Metode: Pretest, sosialisasi, demonstrasi, postest, diskusi tanya jawab, dan evaluasi. Sebanyak 18 guru kimia dari MGMP Kimia Jakarta Timur 2 mengikuti kegiatan ini. Para peserta dilatih mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos cair dan mempraktikkannya dalam pembelajaran melalui praktikum, sehingga turut mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Hasil: Peserta berhasil membuat pupuk kompos cair dari limbah rumah tangga serta memahami proses dan bahan yang digunakan. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman 18 guru kimia dalam membuat dan menggunakan kompos cair, termasuk penggunaan EM4, serta mendukung upaya pengurangan pencemaran lingkungan.
Extraction Optimization of Phenolic Compounds from Rimpang Lempuyang Gajah (Z. Zerumbet): Green Solvent (NADES-UAE) (Ultrasound-Assisted Extraction) and MAE (Microwave Assisted Extraction) Berghuis, Nila Tanyela; Nursanto, Eduardus Budi; Nanda, Elsa Vera; Maryana, Erma; Tjokrokusuma, Donowati; Kurniawati, Fitri
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.1179-1187

Abstract

The Lempuyang plant is one of the medicinal plants in Indonesia. One of the plants of the Lempuyang family that has not been widely researched is Lempuyang Gajah Zingiber zerumbet (L.). The commonly used method of extraction of phenolic compounds is maceration with organic solvents. The disadvantages are the amount of organic solvents that must be used and the long extraction time (days). An environmentally friendly solvent that has been successfully developed in the 21st century is eutectic or known as Natural deep eutectic solvent (NADES). In addition, NADES can also be used in conjunction with other extraction methods such as (UAE), and microwave aid (MAE). The results obtained were the synthesis of NADES with HBA (Choline Chloride) and HBD variations (Glucose, Lactic Acid, and Ethylene Glycol) with ratios of 1:1 and 1:2. In the maceration process, variations in time (2, 4, 6 hours) and variations in extraction methods (maceration, UAE and UAE-MAE) are carried out. The best TFC (Total Flavonoid Content) value data was obtained by NADES D (choline chloride: glycerol 1:2) of 697.24 mg QE/g extract through a combined ultrasonic and microwave method (UAE-MAE) while the best TPC (Total Phenolic Content) was NADES C (choline chloride: glycerol 1:1) of 2491.88 mg GA/g extract through a combined ultrasonic and microwave method (UAE-MAE). Meanwhile, the characterization of NADES synthesis to see the interaction of hydrogen bonds through FTIR analysis, and the content of phenolic compounds and flavonoids was carried out through HPLC-DAD.
Transformasi Rambut Jagung Menjadi Teh Herbal Antidiabetes: Program Pelatihan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Majalengka Santoso, Clarinta Fadheela; Nanda, Elsa Vera; Suryani, Elma; Santika, Gusman; Nuraini, Hanif Afifah; Jannah, Zalfaa Midtakhul; Abidah, Zana Niswah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20540

Abstract

Background: Kabupaten Majalengka memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya jagung (Zea mays L.), yang menghasilkan limbah rambut jagung dalam jumlah melimpah dengan produksi jagung di wilayah ini mencapai 125.395 ton per tahun. Rambut jagung diketahui mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antidiabetes, namun pemanfaatannya belum optimal. Tujuan program pengabdian ini adalah mentransformasi limbah menjadi produk yang bermanfaat serta memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal antidiabetes dengan tambahan jahe (Zingiber officinale Roscoe) dan lemon (Citrus limon (L.) Osbeck). Metode: Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan dan sosialisasi, pelatihan produksi teh herbal, edukasi kesehatan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan Ibu-ibu Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Pelatihan berlangsung selama 1 hari. Hasil: Hasil menunjukkan peserta antusias dan memperoleh pengetahuan baru mengenai potensinya sebagai agen antidiabetes, pemanfaatan rambut jagung sebagai bahan baku, serta pengolahannya menjadi teh herbal bernilai kesehatan. Dari hasil tanya jawab dan wawancara singkat dengan peserta, menunjukan bahwa sebagian besar peserta tertarik untuk mempraktekan sendiri dan mengimbaskan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan di komunitas mereka. Kesimpulan: program ini berpotensi meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan. Program juga dapat direplikasi di wilayah lain serta diperluas melalui kolaborasi pemangku kepentingan guna menciptakan dampak berkesinambungan.
Pelatihan Pembuatan Sabun Batang Dari Minyak Jelantah Sebagai Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Bagi Masyarakat Didaerah Majalengka Suryani, Elma; Nanda, Elsa Vera; Allanas, Edith; Febriani, Fazila Windy; Mardiah, Musyahadah Rodiatam; Hafizh, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20830

Abstract

Pendahuluan: Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan. Di Desa Majalengka Kulon, tingginya angka kemiskinan dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah menjadi tantangan tersendiri. Studi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan minyak jelantah menjadi sabun sebagai solusi terhadap pencemaran lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Metode: Pendekatan partisipatif melalui pelatihan pembuatan sabun berbasis minyak jelantah, sosialisasi dampak lingkungan, serta dokumentasi kegiatan dalam bentuk publikasi ilmiah dan media massa. Hasil: Masyarakat mampu mengelola minyak jelantah menjadi sabun padat yang layak dan bernilai jual, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap dampak lingkungan dari limbah minyak goreng. Kesimpulan: Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dapat menjadi solusi terpadu dalam mengatasi pencemaran lingkungan dan memberdayakan ekonomi masyarakat desa.
Optimasi Produktivitas Cabai melalui Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga sebagai Pupuk Cair di Kabupaten Majalengka Pratiwi, Yussi; Khansa, Harfi Amania; Ramadhan Hidayatullah, Rivqi Triputra; Violeta Eugenia, Kay Sarah; Nanda, Elsa Vera; Widianti, Riskia Chandra
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20868

Abstract

Background: Produksi cabai sebagai sumber mata pencaharian utama masyarakat di Majalengka mencapai 45.414 kwintal. Namun, produktivitas tanaman cabai mengalami penurunan akibat ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal dan menurunkan kesuburan tanah. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga membuat peluang pemanfaatannya sebagai pupuk cair belum dimanfaatkan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk cair sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman cabai. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi di JSIT Majalengka pada bulan Agustus 2025. Hasil: Hasil  dari  kegiatan ini adalah  dapat  meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk untuk mendukung produktivitas tanaman cabai Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk cair ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta mengatasi kekhawatiran masalah kurangnya pengolahan limbah serta penurunan produktivitas tanaman cabai di Majalengka.