Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN SANITASI SAYURAN DENGAN KEBERADAAN Soil Transmitted Helminth PADA LALAPAN KUBIS DAN KEMANGI DI WARUNG MAKAN LESEHAN BERTENDA KECAMATAN PEDAN KLATEN Panji Pramana; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Jurnal Labora Medika Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Labora Medika
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.719 KB) | DOI: 10.26714/jlabmed.6.1.2022.22-28

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) infeksi yang sangat umum di dunia yang disebabkan oleh berbagai spesies cacing parasit. STH akan mencemari tanah dan melekat pada sayuran yang ditanam di tanah jika sayuran tidak dicuci, dikupas maupun dimasak dengan benar, sehingga telur bisa tertelan oleh manusia ketika memakan sayuran. Warung makan lesehan yang semakin banyak menyediakan sayur lalapan memunculkan pertanyaan dari peneliti terkait resiko kontaminasi dan penularan telur cacing dari sayur lalapan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan personal hygene pedagang dan sanitasi sayuran pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten. Penelitian ini bersifat analisis observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Keberadaan telur cacing pada sampel sebanyak 28 lalapan kubis dan kemangi dari 14 warung makan lesehan bertenda diuji menggunakan metode sedimentasi. Untuk mengetahui pengaruh hygene pedagang dan sanitasi sayuran digunakan uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan personal hygene terhadap keberadaan Soil Transmitted Helminths, tetapi terdapat hubungan sanitasi sayuran terhadap keberadaan STH pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten.
Survey Kepadatan Jentik Aedes aegypti di Kelurahan Ledok Kota Salatiga Aida Kumara; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS) Vol. 1 (2020): Proceeding 1st Setia Budi Conference on Innovation in Health, Accounting, and Managem
Publisher : Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.895 KB) | DOI: 10.31001/cihams.v1i.4

Abstract

Kepadatan jentik Aedes aegypti di suatu wilayah dapat diketahui dengan menggunakan  parameter Angka Bebas Jentik (ABJ), selain itu juga menggunakan indeks House Index (HI), Container Index (CI), dan Breteau Index (BI). Status Kepadatan jentik ditentukan dengan menggunakan Density Figure (DF) yang dinyatakan dengan skala 1-9 kemudian dibandingkan dengan Larva Index. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepadatan jentik Aedes aegypti di Kelurahan Ledok Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional (survey). Populasi dari penelitian ini adalah penduduk Kelurahan Ledok Kota Salatiga yaitu RW 01, RW 04, RW 08, RW 09, RW 11 dan RW 12 dan besar sampel sebanyak 100 rumah. Tehnik sampling yang digunakan yaitu dengan menggunakan tehnik Random Sampling. Sumber data berupa data sekunder yang diperoleh dari data Laporan Pemeriksaan Jentik Secara Berkala di Puskesmas Cebongan Salatiga. Hasil dari penelitian yaitu menunjukan bahwa terdapat 15 rumah yang positif adanya jentik Aedes aegypti dari 100 rumah yang diperiksa. Nilai House Index (HI) di Kelurahan Ledok sebesar 15%. Nilai Container Index (CI) sebesar 5,7% . Nilai Breteau Index (BI) sebesar 19% dan untuk Nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) di Kelurahan Ledok sebesar 85%. Hasil interpretasi Density Figure (DF) di Kelurahan Ledok Kota Salatiga menunjukan nilai berada dalam skala 3, hal ini memiliki arti bahwa status kepadatan jentik di Kelurahan Ledok Kota salatiga tergolong dalam resiko sedang.
Hubungan PSN dengan ABJ Aedes aegypti Sebagai Vektor Penyakit DBD di Desa Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen Chori Ayu Setyoningrum; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS) Vol. 1 (2020): Proceeding 1st Setia Budi Conference on Innovation in Health, Accounting, and Managem
Publisher : Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.633 KB) | DOI: 10.31001/cihams.v1i.10

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu infeksi yang disebabkan virus dengue. Dengue adalah virus penyebab penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes sp, nyamuk tersebut merupakan jenis yang berkembang paling cepat di dunia. Cara yang dianggap efektif untuk pencegahan serta pemberantasan DBD pada saat ini dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M pada seluruh masyarakat secara terus menerus. Keberhasilan kegiatan PSN tersebut dapat diukur dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) yang diperoleh dari pemeriksaan jentik secara berkala. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan PSN dengan ABJ Aedes aegypti sebagai vektor penyakit DBD di Desa Hadiluwih Sumberlawang Sragen, dan untuk mengetahui berapa persentase Angka Bebas Jentik (ABJ) Aedes aegypti di Desa Hadiluwih Sumberlawang Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dari 20 rumah disetiap RTnya. Metode survei jentik yang digunakan yaitu single larva. Teknik analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara PSN dengan ABJ Aedes aegypti sebagai vektor penyakit DBD di Desa Hadiluwih Sumberlawang Sragen. Besar persentase Angka Bebas Jentik (ABJ) di Desa Hadiluwih Sumberlawang Sragen sebesar 47,5% dimana hasil tersebut belum memenuhi standar KemenKes yaitu sebesar 95%.
HUBUNGAN KEPADATAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MOJOSONGO RW 34 SURAKARTA Rinda binugraheni
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.2.2023.39-47

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi nyamuk Aedes aegypti. Banyaknya kasus DBD dipengaruhi oleh keberadaan vektor. Kepadatan larva Aedes aegypti disuatu daerah menjadi indikator meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepadatan larva Aedes aegypti dengan penyakit DBD di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional, penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel 100 rumah warga dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan metode random sampling. Pemeriksaan pada sampel larva yaitu dengan survey larva secara visual dengan metode single larva dan preparat diamati dibawah mikroskop. Data disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi dengan uji chi-square. Hasil dari penelitian yaitu menunjukan bahwa terdapat 15 rumah yang positif adanya larva Aedes aegypti dari 100 rumah yang diperiksa. Nilai House Index (HI) di RW 34 Mojosongo sebesar 15%, nilai Countainer Index (CI) sebesar 10,3%, nilai Breteau Index (BI) sebesar 16% dan untuk nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) di RW 34 mojosongo sebesar 85%. Hasil interpretasi Density Figure (DF) di RW 34 Mojosongo menunjukan nilai HI & BI berada di skala 3, sedangan CI di skala 4, hal ini menunjukan bahwa di RW 34 Mojosongo tergolong dalam resiko sedang. Pada hasil uji chi-square didapatkan hasil nilai signifikasi p-value = 1,000 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan kepadatan larva nyamuk Aedes aegypti dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta.
EDUKASI MENGHADAPI NEW NORMAL PADA ANAK MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI DAN KESEHATAN Nugroho, Rahmat Budi; Mukti, Patria; Andrianie, Prilya Shanty; Binugraheni, Rinda
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v3i1.80

Abstract

Pandemic covid-19 memunculkan berbagai mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan aspek sosial yang lain. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan agar siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan suka cita tanpa tertekan baik di sekolah maupun di rumah sesuai dengan protokol kesehatan serta untuk memelihara kesehatan mental siswa. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah observasi, identifikasi masalah, perumusan masalah, kegiatan dan output. Kesimpulan dari yaitu pemahaman siswa TK Alit Smart Surakarta tentang protokol kesehatan meningkat dan siswa dapat mempraktekkan enam langkah cara mencuci tangan dengan benar, serta mengetahui cara menjaga imunitas seperti makan makanan bergizi, berolah raga, istirahat cukup. Siswa TK Alif Smart Surakarta juga memahami cara mengatasi kebosanan saat berada di rumah dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti membantu orang tua, berolah raga, bermain dengan anggota keluarga, memasak, dan lain-lain.
Hubungan Perilaku Masyarakat dan Karakteristik Tempat Penampungan Air (TPA) dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) Aedes aegypti di Kelurahan Kerten Kota Surakarta Nesa Ira Puspita; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.315

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the Dengue virus and transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. In Kerten Village, DHF cases are still found even though the Mosquito-Free Rate has reached the minimum standard of ≥95%. This condition may be related to the community’s limited understanding of Mosquito Breeding Abatement (PSN) and the less optimal management of waste disposal sites. This study aims to determine the relationship between community behavior and the characteristics of water reservoirs (TPA) with the Mosquito-Free Rate of Aedes aegypti in Kerten Village, Surakarta City. The study used an analytical observational method with a cross-sectional design. The sample consisted of 100 randomly selected households, and data were analyzed using the Chi-Square test. Results showed that 75% of respondents had good PSN behavior, but larvae were still found in 3% of households. Statistical tests revealed no significant relationship between community behavior (p=0.487) or TPA characteristics, including color (p=0.510), material (p=0.187), location (p=0.244), and cover presence (p=0.277), with the Mosquito-Free Rate. It is concluded that community behavior and TPA characteristics are not significantly related to the Aedes aegypti Mosquito-Free Rate in Kerten Village, Surakarta City. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD di Kelurahan Kerten masih ditemukan meskipun Angka Bebas Jentik (ABJ) telah memenuhi syarat minimal ≥95%, hal ini dapat disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang PSN sebagai cara pencegahan penyakit DBD dan pegelolaan TPA yang belum sepenuhnya baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku masyarakat dan karakteristik TPA dengan ABJ Aedes aegypti di Kelurahan Kerten, Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 rumah dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% masyarakat memiliki perilaku PSN yang baik, namun larva nyamuk masih ditemukan dalam 3% rumah. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku masyarakat (p=0,487) maupun karakteristik TPA meliputi warna (p=0,510); bahan (p=0,187); letak (p=0,244); keberadaan penutup (p=0,277) dengan Angka Bebas Jentik (ABJ). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku masyarakat dan karakteristik Tempat Penampungan Air (TPA) dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) Aedes aegypti di Kelurahan Kerten Kota Surakarta.