Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

BAKTI SOSIAL PEMBAGIAN MASKER DALAM KEGIATAN VAKSINASI KEPADA ANAK-ANAK USIA 6-11 TAHUN DI KELURAHAN SUNTER JAYA, JAKARTA UTARA Samsul Ode; Ummi Zakiyah; Ani Khoirunnisa; Hendra Wijayanto; Made Fitri Maya; Saiful Saiful; Amelia Nova Lestari
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): PANDAWA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v1i1.5851

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan produk kesehatan berupa masker kepada anak-anak dalam kegiatan vaksinasi anak di RPTRA Sunter Jaya Berseri, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Pemberian masker secara gratis kepada anak-anak yang melakukan vaksinasi dalam rangka untuk memberikan proteksi agar mereka tetap aman ketika kegiatan tersebut berlangsung.Kelurahan Sunter Jaya dipilih karena merupakan salah satu kelurahan terpadat di Kawasan Jakarta Utara serta menjadi Kawasan dengan paparan covid-19 tertinggi. Hasil dari kegiatan ini berupa pembagian produk masker dan juga sosialisasi protokol Kesehatan kepada anak-anak dan juga orang tua yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tantangan dalam kegiatan ini yaitu partisipasi dan informasi yang masih kurang dari masyarakat dalam hal ini adalah anak-anak dan orang tua yang menjadi obyek dalam kegiatan vaksinasi
ANALISA STUDI KELAYAKAN INVESTASI DENGAN METODE CAPITAL BUDGETING ahmad yunianto; Hendra Wijayanto; Fenty Fauziah
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v7i1.1688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menilai kelayakan rencana investasi yang dilakukan Perusahaan atas rencana pengembangan usaha dengan menggunakan metode capital budgeting sehingga dapat diketahui layak atau tidak untuk dilaksanakan. Tujuan dilakukannya penelitian ini sebagai analisis kelayakan bisnis untuk menunjang kelangsungan investasi. Dalam melakukan penelitian dilakukan pengambilan data dengan metode observasi dan wawancara serta mempelajari data menggunakan aspek hukum, aspek lingkungan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan sumber daya manusia, serta aspek keuangan, Secara aspek hukum, investasi Microsite Grajagan layak dilakukan karena telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan.
PENGEMBANGAN DESA WISATA HERITAGE KAYUTANGAN KOTA MALANG BERBASIS COLLABORATIVE GOVERNANCE Wijayanto, Hendra
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 3 (2024): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i3.5000

Abstract

 Pengembangan Desa Wisata Heritage Kayutangan Malang berbasis tata kelola koperasi. Pemerintah Kota Malang terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan. Bentuk kerjasama antara Pemerintah Kota Malang, Pokdarwis dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan Desa Wisata Kayutangan. Dalam pemerintahan daerah sebagai salah satu program kerja untuk mengembangkan sektor pariwisata di desa tematik, melakukan kerjasama dengan masyarakat melalui peran dan fungsi Kementerian Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata  untuk memperkuat dan meningkatkan pendapatan daerah  melalui sektor pariwisata yang melaksanakan promosi daerah. Kegiatan bagi wisatawan lokal dan mancanegara dibawah naungan Pemerintah Kota Malang, Program Pengembangan Pariwisata Kota Pokdarwis.  
STRATEGI PENGELOLAAN UMKM DALAM MENINGKATKAN PENGUNJUNG DI SENTRA WISATA KULINER (SWK) CONVENTION HALL KOTA SURABAYA Wijayanto, Hendra; Millensyah, Erwing Wahyu; Indrawati, Indrawati
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI
Publisher : University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/5327

Abstract

MSME management strategies in increasing the number of visitors at the Culinary Tourism Center (SWK) SWK Convention Hall, Surabaya City. The literature study method is used in this research with a qualitative approach that aims to find out aspects that can affect the attractiveness of SWK and its operational efficiency. Some of the main strategies identified include improving service quality through human resource management, utilizing technology in operations, and diversifying culinary products to attract visitors. Findings show that strategic location, culinary variety, and digital-based promotion contribute positively to the increase in visitors. However, there are challenges such as limited parking space, suboptimal service speed, and minimal use of queuing and digital payment technology. This study recommends improvements in human resource management, specialized training to deal with crowded conditions, and technology integration to improve service efficiency and visitor experience. The implementation of this strategy is expected to support the attractiveness of SWK SWK Convention Hall as a leading culinary destination in Surabaya. ABSTRAKSIStrategi pengelolaan UMKM dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Sentra Wisata Kuliner (SWK) SWK Convention Hall, Kota Surabaya. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan mengetahui aspek-aspek yang dapat memengaruhi daya tarik SWK dan efisiensi operasionalnya. Beberapa strategi utama yang diidentifikasi meliputi peningkatan kualitas layanan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi dalam operasional, dan diversifikasi produk kuliner untuk menarik minat pengunjung. Temuan menunjukkan bahwa lokasi strategis, variasi kuliner, dan promosi berbasis digital berkontribusi positif terhadap peningkatan pengunjung. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan lahan parkir, kecepatan layanan yang kurang optimal, serta minimnya penggunaan teknologi antrian dan pembayaran digital. Studi ini merekomendasikan perbaikan dalam manajemen SDM, pelatihan khusus untuk menghadapi kondisi ramai, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan dan pengalaman pengunjung. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mendukung daya tarik SWK SWK Convention Hall sebagai destinasi kuliner unggulan di Surabaya
INOVASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGANAN SAMPAH MELALUI PROGRAM RESIK-RESIK PILAH SAMPAH KOTA SURAKARTA (RESPATA) Wijayanto, Hendra
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 3 (2024): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i3.5458

Abstract

Program Resik-Resik Pilah Sampah Kota Surakarta (Respata) adalah inovasi kebijakan Pemerintah Kota Surakarta sebagai respons adaptif terhadap krisis pengelolaan sampah dan keterbatasan TPA. Penelitian ini menganalisis Respata menggunakan kerangka Dynamic Governance yang menekankan kapabilitas pemerintah untuk beradaptasi, berinovasi, dan belajar. Metode kualitatif digunakan melalui analisis dokumen kebijakan dan implementasi, berfokus pada tiga pilar Dynamic Governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Respata secara fundamental mencerminkan Dynamic Governance. Pilar Thinking Ahead terwujud dalam visi strategis mengamankan usia TPA dan mengintegrasikan pasokan sampah bersih dengan PLTSa, didukung regulasi prediktif (pemilahan wajib). Pilar Thinking Again dicapai melalui koreksi radikal, mengganti mekanisme sukarela (3R) menjadi mekanisme penegakan yang berkonsekuensi, serta mengutamakan penanganan sampah organik. Yang paling inovatif adalah Pilar Thinking Across, di mana program ini mengadopsi model kolaborasi Pentaheliks yang melibatkan TNI (Babinsa) dan Polri (Bhabinkamtibmas). Keterlibatan aparat keamanan ini menciptakan multiplier effect untuk menjamin disiplin dan jangkauan implementasi yang seragam di seluruh wilayah, mengatasi keterbatasan SDM DLH. Kesimpulannya, Respata adalah model Dynamic Governance yang berhasil mentransformasi tata kelola sampah melalui strategi visioner dan sinergi kelembagaan yang inovatif
Layanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Berbasis Aplikasi Siak Terpusat Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan Marwan Bayu Dwiyanto; Hendra Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menggunakan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup implementasi aplikasi SIAK Terpusat, efektivitas layanan berdasarkan teori efektivitas Dwiyanto (2006), serta faktor pendukung, penghambat, dan strategi peningkatan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan aktivasi IKD telah berjalan cukup efektif. Proses layanan berlangsung cepat tanpa antrean, petugas memberikan pendampingan yang baik, serta mekanisme aktivasi sesuai prosedur dan transparan. Efektivitas layanan juga didukung oleh sikap petugas yang ramah, profesional, dan mampu menjaga keamanan data pengguna. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah hambatan, meliputi gangguan jaringan internet, keterlambatan pengiriman email aktivasi, pembaruan sistem aplikasi, serta rendahnya tingkat adopsi masyarakat. Optimalisasi layanan perlu dilakukan dengan membutuhkan peningkatan infrastruktur digital, perluasan sosialisasi, serta kerja sama lintas sektor. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan di Kabupaten Bangkalan