Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Islami, Intania Maya; Munawwaroh, Lailatul
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 1 (2025): el ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i1.37826

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan salah satu kemampuan dasar yang penting dimiliki bagi anak sejak usia dini, termasuk pada jenjang Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Keterampilan komunikasi bukan hanya membantu bagaimana siswa menyampaikan ide, baik lisan maupun tulisan, akan tetapi juga membantu mereka dalam memahami informasi yang disampaikan oleh guru maupun teman, serta membangun interaksi sosial yang positif di lingkungan sekolah. Komunikasi menjadi penting karena menjadi salah satu penunjang tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Sebaliknya, siswa yang memiliki keterampilan komunikasi yang kurang akan mengalami kesulitan dalam pembelajaran, merasa ragu untuk bertanya, serta mengalami hambatan dalam bersosialisasi dengan teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray terhadap keterampilan komunikasi siswa. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan Posttest-Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV UPT SDN 028 Rimbo Panjang tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 115 orang. Sampel penelitian menggunakan 2 kelas, IVA sebagai kelas eksperimen dan IVB sebagai kelas kontrol. Pemilihan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen unjuk kerja untuk mengukur keterampilan berkomunikasi siswa dan dokumentasi dalam aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Data yang diperoleh dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas dan hasilnya data berdistribusi normal dan homogen. Langkah selanjutnya dilakukan uji-t (t-test) berdasarkan analisis data diperoleh nilah thitung sebesar 5,230 dan nilai ttabel dengan taraf signifikan 5% dan df = 58, sebesar 1,672, dengan demikian maka thitung>ttabel yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan komunikasi siswa antara kelas eksperiman dan kelas kontrol. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti bahwa, model pembelajaran koperatif tipe Two Stay Two Stray berpengaruh terhadap keterampilan komunikasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV UPT SDN 028 Rimbo Panjang.
Analisis Kebahasaan Buku Ajar Tematik Tema 4 Kurikulum 2013 Untuk Peserta Didik Kelas V SD/MI Lailatul Munawwaroh
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i77
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dirancang agar peserta didik memiliki kompetensi dalam membaca, mendengarkan, memirsa, berbicara, dan menulis secara terpadu. Kompetensi tersebut dibangun melalui penguasaan tiga aspek penting, yaitu bahasa, sastra, dan literasi. Bahasa berhubungan dengan pengetahuan kebahasaan; sastra berkaitan dengan kemampuan mengapresiasi dan menciptakan karya sastra; sedangkan literasi mengasah kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara efektif, khususnya dalam membaca dan menulis. Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, guru memerlukan bahan ajar yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kebahasaan buku ajar tematik tema 4 “Ekosistem” kelas V semester satu yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi serta penyebaran angket dan kuesioner kepada guru kelas V dan peserta didik kelas V. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase kualitas kebahasaan buku ajar berdasarkan hasil penilaian responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut penilaian guru, kualitas kebahasaan buku tematik tema 4 mencapai 83,3%, sedangkan menurut peserta didik sebesar 76,7%. Meskipun termasuk dalam kategori baik, ditemukan beberapa kekurangan, seperti penggunaan bahasa yang belum sepenuhnya sesuai dengan kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EYD), kalimat tidak efektif, dan ketidakpaduan antarparagraf. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya evaluasi rutin terhadap kualitas kebahasaan buku ajar yang digunakan di sekolah dasar. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian lebih mendalam dengan metode triangulasi dan analisis buku ajar dari tema-tema lain serta memperluas partisipasi responden guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif
Pengaruh Metode Pembelajaran Daring dengan Aplikasi Google Classroom terhadap Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mun'im Paiton Probolinggo Listrianti, Feriska; Munawwaroh, Lailatul; Arifa, Sayyidatul; Aisyah, Siti
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 2, No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Ekonomi Pesantren di Masa Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.717 KB) | DOI: 10.33650/trilogi.v2i2.2204

Abstract

Pembelajaran   daring   menjadi   pembelajaran   alternatif   ditengah   Pandemi   pada anak Sekolah  Dasar  untuk mata pelajaran  IPS. Situasi ini membuat sebagian siswa   merasa jenuh dikarenakan metode pembelajarannya monoton melalui  metode ceramah  dan beban tugas. Gurudituntut untuk dapat menguasai berbagaimacam platformpembelajaranyangtelah disediakandengan kapasitas untuk meningkatkan motivasi belajar dari siswa. Penelitian ini bertujuan mengkoneksikan pembelajaran daring menggunakan media Google Classroom pada mata pelajaran IPS bagi siswa kelas VI MI Nurul Mun'im. Metode yang digunakan adalah teknik analisis dataset pre eksperimen dengan menggunakan desain intact grup comperision. Data diambil pada kelas VI berjumlah 28 peserta didik dibagi 2 kelas yaitu kelas VI B dan VI C masing-masing  berjumlah 14 peserta didik sebagai kelas kelompok kontrol dan eksperimen, dengan nilai Mean (nilai rata - rata) untuk klompok eksperimen dengan Mean (nilai rata - rata) 89.63 serta untuk kelompok kontrol 80.78, difference 8.85. Analisis dari  Mann Whitney menghasilkan nilai dari p-valuue 0,00<0,05 yang menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran daring pada hasil dari proses belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kasimpulannya, ada perbedaan signifikan antara proses pembelajaran daring Google classroom dengan teknik pembelajara secara konvensional. Hasil penelitian ini memberikan manfaat serta masukan bagi guru MI Nurul Mun'in untuk mengimplemintasikan model pembelajaran daring untuk meningkatkan hasil prestasi belajar siswa dimana kususnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK Munawwaroh, Lailatul; Nurhayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33160

Abstract

Listening skills are one of the basic skills in Indonesian language learning that are often overlooked in the learning process. Many students struggle to understand spoken information due to teaching approaches that do not align with their needs and learning styles. This results in low listening comprehension outcomes. Therefore, teaching strategies that accommodate students' diverse characteristics are needed, one of which is through differentiated instruction. The purpose of this study is to explain the application of differentiated instruction in Indonesian language lessons to enhance listening skills. The method used is qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted by reducing data, displaying data, and drawing conclusions from the obtained data. Lesson planning for Indonesian Language in Grade 5 at Al-Izhar Islamic Elementary School is carried out by preparing teaching materials, such as creating ATP and learning modules tailored to the academic calendar. The implementation of Indonesian language lessons in grade 5 at Al-Izhar Islamic Elementary School was carried out by applying the methods explained to students to foster interest and enthusiasm in learning through differentiated learning. Effective differentiated learning is able to improve the listening skills of grade 5 elementary school students because it is able to because it can accommodate diversity in students' readiness to learn, interests, and learning styles. Differentiated strategies for content, process, and product enable teachers to provide meaningful learning experiences tailored to students' characteristics, allowing students to be more focused, enthusiastic, and better able to understand the content of the text they are listening to. Students' learning styles significantly influence the effectiveness of the listening process. Additionally, students' participation and motivation to learn gradually increase. One important aspect is that teachers must be able to design appropriate differentiated instruction by grouping students based on their learning profiles, using diverse media, and assigning tasks that support the development of listening skills.
ANALISIS KELAYAKAN BUKU TEKS SISWA TEMA 4 KURIKULUM 2013 PADA MATERI PANTUN KELAS V DITINJAU DARI RELEVANSI ISI DAN ORGANISASI MATERI Lailatul Munawwaroh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 5 (2024): JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis content merupakan suatu prosedur yang digunakan oleh peneliti maupun guru yang meliputi pengumpulan sampel, pengidentifikasian yang terdapat dalam sampel, penjelasan isi sampel, pengklasifikasian sampel. Jadi, dengan adanya analisis content ini diharapkan memberikan banyak kontribusi, khususnya yang berhubungan dengan kegiatan pengajaran bahasa Indonesia. Dengan adanya analisis content terhadap buku ajar tematik tersebut akan dapat dipahami dan diungkapkan materi pokok Bahasa Indonesia apa saja yang terdapat dalam buku tematik terpadu dan kelebihan kekurangan materi Bahasa Indonesia tersebut. Diharapkan analisis tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan ketercapaian tujuan pengajaran bahasa. Metode penelitian yang digunakan yakni studi kepustakaan (library research) sebagai basis penelitian dikarenakan banyaknya penelitian yang ditemukan berorientasi pada analisis isi (content analysis) terhadap buku pelajaran tematik tema 4 Ekosistem kurikulum 2013 kelas V semester satu yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun analisis isi dilakukan oleh penulis, guru kelas dan peserta didik kelas V dengan menggunakan data sekundernya berupa kuisioner dan angket. Relevansi isi buku teks siswa tematik tema 4 kelas V semester 1 kurikulum 2013 pada materi pantun ditemukan lima indikator standar proses pembelajaran dengan semua indikator terakomodasi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan data hasil analisis maka didapatkan hasil presentase kualitas kebahasaan buku ajar sebagai berikut, penilaian dari guru kelas V didapati hasil aspek kebahasaan buku tematik tema 4 kelas V yakni sebesar 83,3% dan berdasarkan angket untuk peserta didik didapati hasil 76,7%.