Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI KELURAHAN KLARU, DISTRIK MARIAT-KABUPATEN SORONG-PBD Kambu, Danilo; Soekamto, Mira Herawati; Ohorella, Zainuddin; Maruapey, Ajang
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i1.4240

Abstract

Studi ini dilakukan di Kelurahan Klaru, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, dari Januari hingga Maret 2024. Lokasi ini dipilih karena Kelurahan ini adalah salah satu pusat produksi tanaman padi di Kabupaten Sorong. Metode yang dipakai dalam pengambilan data responden adalah metode survei. data yang di kumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dapat dikumpulkan melalui wawancara dan pengambilan foto tentang aktivitas usaha tani padi di lapangan. Sedangkan pengambilan data sekunder dipeoleh dari instansi terkait.Selanjutnya di analisis secara deskriptif kualitatif. Setelah itu, data diolah, ditabulisi, dan ditampilkan dalam bentuk tabel atau gambar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar petani, atau 57,14 persen dari petani yang disurvei, sudah dapat menggunakan komponen teknologi dasar dan pilihan sesuai dengan pedoman teknis pengelolaan tanaman terpadu (PTT). petani yang menggunakan varietas unggul baru seperti varietas mekongga dengan produksi GKP tertinggi 6,36 ton/ha dan varietas ciherang 5,82 ton/ha, lebih tinggi dibandingkan varietas lokal. dua varietas unggul baru yang digunakan sudah sangat sesuai dan memenuhi rekomendasi PTT padi.
Analisis Pertumbuhan Gulma Asystasia gangetica (L.) T. Anderson Untuk Pemanfaatan Sebagai Tanaman Penutup Tanah Asbur, Yenni; Purwaningrum, Yayuk; Lubis, Fiqi Alfisar; Maruapey, Ajang
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v16i2.3520

Abstract

Asystasia gangetica merupakan gulma invasif dengan daya adaptasi yang tinggi sehingga sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai penutup tanah. Namun pengembangan penggunaan A. gangetica sebagai penutup tanah belum dapat dilakukan secara luas karena keterbatasan data ilmiah terutama mengenai pertumbuhan dan perkembangannya serta sifat interaksinya dengan tanaman pangan di lahan kering. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gedung Johor, Medan. Pengamatan dilakukan secara destruktif pada 10 tanaman setiap minggunya. Dari hasil amatan setiap minggunya terlihat bahwa A. gangetica mudah diperbanyak menggunakan stek batang karena pertumbuhan akar relatif cepat. Pertumbuhan dan perkembangan A. gangetica juga relatif cepat yang terlihat dari pertambahan tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, ILD, laju asimilasi bersih, dan laju tumbuh relatif. Laju penutupan lahan juga cepat, yaitu menutup lahan 100% pada 9 MST, sehingga memenuhi kriteria sebagai penutup tanah. 
PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI PAKAN SUBSTITUSI BROILER PERIODE FINISHER Tharukliling, Selvia; Supartini, Nonok; Maruapey, Ajang; Ngantu, Robertus
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of tofu dregs flour levels on broiler finisher periods. Furthermore, it can be used as information about the use of tofu dregs flour as an efficient broiler finisher feed ingredient, however the resulting production remains good. This research was an experimental study using a completely randomized design (CRD). The treatment given was replacing the proportion of basal ration with tofu dregs flour, namely: R0 = 0% tofu dregs flour + 100% basal feed, R1 = 5% tofu pulp flour + 95% feed basal, R2 = 10% tofu dregs flour + 90% basal feed, R3 = 15% tofu dregs flour + 85% basal feed. The parameters observed were feed consumption, body weight gain, feed conversion. The use of tofu dregs flour at a percentage of 10% (R2) in the finisher period broiler ration resulted in the highest feed consumption, weight gain and the lowest value for feed conversion when compared with basal feed.