Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

A Non-Invasive Allergy Detection using Convolutional Neural Network Model Aripin; Badia, Giulia Salzano; Safira, Intan
(JAIS) Journal of Applied Intelligent System Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/jais.v10i1.12783

Abstract

Skin allergy detection is critical to detect allergies that trigger serious reactions such as anaphylaxis, so people can avoid allergens and reduce the risk of complications such as anaphylactic shock. Therefore, early allergy detection screening is essential to determine the risk of allergies. This research aims to develop a system to detect skin allergies caused by food, through sensors applied to human skin using the Convolutional Neural Network (CNN) model. The research steps include literature studies, data acquisition, preprocessing, learning processes, and testing. The developed system uses a camera to capture allergic reactions on the skin. Data acquisition consists of two types of data, namely primary data and secondary data. Primary data acquisition is done by taking images of normal and allergic patient skin. Meanwhile, secondary data acquisition is obtained from Kaggle. The captured images are processed by image processing and analyzed using the CNN model. The image dataset consists of four classes, namely atopic, angioedema, normal skin, and urticaria. The CNN model consists of several layers, including convolutional layers, pooling, and fully connected layers. The results of the research showed that the prototype product can detect changes in the skin surface due to allergic reactions, such as redness or swelling, quickly and accurately. Testing the learning process with the CNN model resulted in an accuracy rate of 92%. Meanwhile, the accuracy results of testing prototype products on patients with skin allergies were 93%. It shows that the system can detect types of allergies on the skin accurately and efficiently. This system provides a practical and fast solution for the public to detect allergies, while contributing to the advancement of medical technology.Keywords - social robots, adaptive learning, reinforcement learning, human-robot interaction, sensor fusion, educational robotics
Pengaruh Kontaminasi Asap Kendaraan Terhadap Tegangan Flashover Isolator Porselen Menggunakan Metode Slow Rate of Rise Test Wanda Mulyaningsih Putri; Aripin; Nurdiansyah, Rian
E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology) Vol 5 No 2 (2024): E-JOINT, Desember 2024
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/e-joint.v5i2.2498

Abstract

Isolator berperan penting dalam menjaga kestabilan dan keandalan sistem jaringan listrik. Pada kondisi lapangan kontaminasi polutan seperti asap kendaraan pada permukaan isolator dapat mengurangi kekuatan dielektrik dan meningkatkan resiko terjadinya flashover pada isolator, terlebih kondisi basah memperburuk kondisi ini. Karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kontaminasi dan variasi massa polutan asap kendaraan terhadap tegangan flashover isolator. Isolator yang digunakan adalah isolator porselen jenis pasak, dengan polutan berupa jelaga asap kendaraan yang diambil dari knalpot sepeda motor dan variasi massa polutan yang diuji adalah 1, 2, 3, 5, 7, dan 9 g. Proses kontaminasi isolator oleh polutan menggunakan standar IEC 60815-1, dilakukan dengan cara mencampurkan polutan dan 50 ml air aquades lalu mengoleskannya pada permukaan isolator secara merata menggunakan kuas. Pengujian tegangan flashover dilakukan pada kondisi isolator basah dan kering menggunakan tegangan tinggi AC melalui metode Slow Rate of Rise Test. Isolator porselen bersih memiliki tegangan flashover 79,49 kV kondisi kering dan 58,84 kV kondisi basah, setelah dikontaminasi tegangan flashover menurun seiring dengan penambahan massa ploutan hingga mencapai 48,69 kV kondisi kering dan 28,54 kV kondisi basah pada massa polutan 9 g. Penelitian ini juga mengukur NSDD (Non-Soluble Deposit Density) untuk mengetahui tingkat deposit polutan pada isolator. Nilai NSDD meningkat seiring dengan penambahan massa polutan, mulai dari 0,6 mg/cm² untuk 1 g polutan hingga 5,53 mg/cm² untuk 9 g, yang berkontribusi pada penurunan tegangan flashover dan performa isolator porselen.
PERANAN ZAKAT DALAM MENGURANGI KEMISKINAN PRESPEKTIF MIKRO EKONOMI Fariq Trisna Hidayat; Aripin; Muhibban
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/han576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang peran zakat dalam mengurangi kemiskinan dan mengembangkan strategi pengelolaan zakat yang lebih efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana dana zakat dikumpulkan, didistribusikan, dan digunakan secara efektif untuk mengurangi kemiskinan di komunitas mikro ekonomi. Dalam perspektif mikro ekonomi, metode zakat untuk mengurangi kemiskinan meliputi pengumpulan, distribusi, dan penggunaan dana zakat yang efektif dan efisien. Zakat harus diberikan kepada masyrakat secara yang sesuai dengan syariat Islam dan harus dilakukan dengan efektif dan efisien. Zakat memengaruhi konsumsi agregat, tabungan nasional, dan investasi, antara lain, dalam mengurangi kemiskinan dari sudut pandang mikro ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mengurangi kemiskinan dengan cara mengumpulkan dana dari individu yang lebih mampu untuk mendistribusikannya kepada mereka yang membutuhkan.dalam kesimpulannya, zakat memainkan peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan dengan mengurangi kemiskinan. Pengelolaan zakat yang baik dan transparan sangat penting untuk memaksimalkan potensi zakat untuk mencapai tujuan pengentasan kemiskinan di masyarakat.
Perancangan Alat Deteksi Alergi Berbasis Sensor Dengan Kecerdasan Buatan Giulia Salzano Badia; Intan Safira; Liala Syarifah Wahdani; Discha Zahra Amanina; Aris Febriyanto; Aripin
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 11 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss11pp4303-4312

Abstract

This research aims to develop a non-invasive allergy detection tool using artificial intelligence technology, specifically the Convolutional Neural Network (CNN) method. This tool is designed to detect allergic reactions caused by food through sensors applied to human skin. The research methodology includes literature study, data collection, design creation, system design, tool creation, and testing stages. This tool uses a camera to detect allergic reactions on the skin, which are then analyzed using an image processing algorithm with the CNN method integrated in a minicomputer. Data processing on skin reaction samples to allergic substances is divided into four classes, including atopic, angioedema, normal skin, and urticaria. The CNN algorithm used consists of several layers, including convolutional layers, pooling, and fully connected layers. The data collection process is carried out with 2 data, namely primary data and secondary data. Primary data collection is done by taking images of normal and allergic patient skin. Secondary data is obtained from Kaggle. The results of the study show that this tool prototype is able to detect changes in the skin surface due to allergic reactions, such as redness or swelling, quickly and accurately. Testing of this device yielded an accuracy rate of 92%, indicating its high accuracy in detecting allergic reactions
Ethnomathematics and Spatial Geometry in Traditional Architecture and Artifacts of Kampung Kuta: An Ethnographic Study Anti Wijayanti; Aripin; Nani Ratnaningsih
International Journal of Ethno-Sciences and Education Research Vol. 6 No. 1 (2026): International Journal of Ethno-Sciences and Education Research (IJEER)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijeer.v6i1.1181

Abstract

This study examines how three-dimensional geometric concepts are applied in the daily lives of the residents of Kampung Kuta, a traditional settlement in Karangpaningal Village, Tambaksari District, Ciamis Regency. The research employs an ethnographic approach to ethnomathematics to explore the relationship between local culture and mathematical knowledge. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with residents, and the documentation of various related records. The findings reveal that various community activities, including the process of designing and constructing traditional houses and crafting tools, are rich in the application of spatial geometry principles. For instance, the distinctive roof shapes of stilt houses and the use of natural materials demonstrate a profound understanding of three-dimensional geometric concepts. This study reinforces the view that integrating local cultural elements into mathematics education can serve as an effective alternative for learning geometry in a more meaningful and contextualized manner.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya Aripin; Edvin Priatna; Sutisna
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.3

Abstract

Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi gula kelapa dengan menggunakan wajan yang ditempatkan di atas tungku berbahan bakar briket serbuk kayu. Saat ini briket serbuk kayu dibeli dari produsen lokal dengan harga Rp. 5.000-,/kg. Untuk sekali produksi, itu dibutuhkan briket serbuk kayu sebanyak 24 kg, sehingga membutuhkan biaya sekitar Rp. 120.000,-. Masalah bagi pengrajin adalah besarnya beban biaya briket serbuk kayu untuk bahan bakar pemasakan gula kelapa. Untuk mengatasi hal tersebut, pengrajin perlu diberi pengetahuan produksi briket serbuk kayu secara mandiri. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi untuk menurunkan biaya bahan bakar untuk pemasakan gula kelapa cetak dengan bekal pengetahuan menggunakan mesin briket untuk produksi briket secara mandiri. Khalayak sasaran adalah mitra kelompok Karangtaruna DKM Al-Huda dan DKM Al-Gofur yang berjumlah 15 orang yang merupakan bagian pengrajin gula kelapa cetak. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode pelatihan dan praktek berturut-turut dilakukan dengan memberikan materi teori tatacara dan praktek menjalankan mesin pencetak briket serbuk kayu kemudian melibatkan mahasiswa untuk pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek keefektipan dan kepraktisan mesin pencetak briket serbuk kayu dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat.
Sosialisai Bahaya Radiasi Gelombang Elektromagnetik Handphone dan Dampaknya bagi Kesehatan : Siswa SD Kendari I Nyoman Sudiana; Ernita Susanti; Aripin; Deniyatno
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.5

Abstract

Penggunaan handphone semakin meluas, terutama di kalangan anak-anak. Namun, minimnya pemahaman mengenai dampak radiasi gelombang elektromagnetik pada kesehatan anak-anak menjadi kekhawatiran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi sains kepada siswa Sekolah Dasar mengenai bahaya radiasi gelombang elektromagnetik handphone. Kegiatan sosialisasi dilakukan selama dua hari di Sekolah Dasar Negeri 19 Baruga, Kota Kendari, melibatkan 46 siswa kelas VI. Materi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan sains, menggunakan video presentasi untuk mendemonstrasikan dampak negatif radiasi. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak radiasi dan keterampilan dalam menghindari penggunaan handphone yang berlebihan. Indikator keberhasilan mencakup pemahaman akan dampak negatif radiasi, peningkatan keterampilan menghindari perambatan gelombang elektromagnetik, dan perubahan pola pikir dengan pendekatan sains. Meskipun terdapat kelemahan dalam durasi kegiatan selama dua hari, hasil menunjukkan tingkat antusiasme dan pemahaman yang baik. Langkah-langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran diharapkan dapat mengurangi dampak negatif radiasi pada kesehatan anak-anak.
Implementasi Workshop Gemini AI untuk Guru SMP dan MI sebagai upaya Mendukung Pembelajaran Meaningful, Mindful, Joyful Suhendi, Herni Yuniarti; Sujarwanto, Eko; Surahman, Endang; Aripin; Ardiansyah, Ryan
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i2.24

Abstract

Educators at Nurul Yaqin Islamic Junior High School and Cihuni Islamic Junior High School in Tasikmalaya Regency face challenges in utilizing Artificial Intelligence (AI) for in-depth learning due to limited understanding and practical skills. This community service activity aims to improve teacher competency in utilizing AI to create meaningful, enjoyable, and conscious learning. The method used is a participatory approach involving 20 teachers in a series of activities from July to November 2025, including socialization, intensive training, workshops on the use of Gemini AI, implementation, and mentoring. Evaluation used pre-test and post-test instruments to measure competency improvement. The pre-test results showed that initial pedagogical understanding was better than technical mastery of AI, with weaknesses in exploring advanced features and joyful learning strategies. After training, the post-test results showed a significant increase in understanding and skills in using Gemini AI, especially in aspects of processing teaching device results (score 1.00) and feature utilization (0.96). Understanding of meaningful (0.96) and joyful (0.85) pedagogical concepts also increased significantly, although the mindfulness aspect (0.67) still requires further strengthening. This activity was highly positive among participants and successfully addressed partner issues, serving as a model for effective and sustainable AI technology implementation in rural schools
Sosialisasi Pengenalan Penerapan Konsep Pewarnaan Graf Untuk Optimalisasi Penyusunan Jadwal KBM Bagi Guru-Guru SDN 4 Tugu Tasikmalaya Yuliati, Ari; Aripin
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i2.31

Abstract

Masalah penjadwalan dalam pengajaran dan pembelajaran merupakan sebuah masalah yang menarik. Salah satu masalah adalah terdapat kesulitan guru-guru yang mengajar pelajaran yang sama di waktu yang sama dalam beberapa kelas yang berbeda. Mengangkat persoalan dari sekolah mitra tingkat dasar Negeri 4 di Tugu, Tasikmalaya, yaitu kesulitan dalam pengaturan penjadwalan dalam pengajaran. Sehingga dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat, memberikan usulan masalah akan terselesaikan dengan mensosialisasikan dan menggunakan konsep pewarnaan graf. Dalam penggunaan konsep pewarnaan graf digunakan pendekatan algoritma largest degree ordering, karena langkah algoritma ini lebih sederhana daripada algoritma yang lain.
PELATIHAN TEKNOLOGI ALAT MONITORING IKLIM KANDANG BAGI PETERNAK AYAM BROILER DI KEC. KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Edvin Priatna; Sutisna; Linda Faridah; Aripin
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i1.34

Abstract

The location of the Community Service Program for the Food Security Scheme is in Kec. Kawalu, Tasikmalaya City which is 8 km from Siliwangi University. One of the livelihoods of the residents of Kec. Kawalu is a broiler breeder and has five breeders. The partners of this activity are micro and small breeder companies, namly Sejahtera Mandiri and Maju Bersama and they have been operating for more than two years. The number of employees who are members of the companies of Prosperous Mandiri and Maju breeders together are 4 and 5 people, respectively. In one maintenance period, the business group raises an average of 2000 chicks per cage. The period of rearing chickens until harvest is 30-35 days. During the brooding period (the period when chicks still need brooders or need heating until they are 15 days old), the breeders provide heating facilities with wood/rice husk fuel heaters. Monitoring the cage climate such as temperature and air quality is done manually with conventional temperature and air quality measuring instruments or by observing the activity and distribution of chicks approaching/away from the heater. The problem faced by partners is that there are still many broiler breeders who do not pay attention to the condition of the chickens for monitoring temperature and air quality on a regular basis, causing a high mortality rate of broiler chickens. The purpose of this activity is to increase the knowledge, insight and skills of the broiler breeder community in the district. Kawalu in using automatic control devices and monitoring the temperature and air quality of the cage remotely. The number of participants is 5 people from members of the broiler breeder group UMK Sejahtera Mandiri and Maju together in Lewiliang Village, Kec. Kawalu, the city of Tasikmalaya. The training will be held from 29 to 30 September 2022. This activity is carried out using training, practice, and mentoring methods. The training method is to provide material on procedures for using automatic temperature monitoring control devices and ammonia gas (derived from chicken manure). The practical method is carried out by practicing automatic temperature monitoring tools and ammonia gas. The results of the training showed that the participants' interest in this activity was categorized as very good, especially for the aspect of effectiveness and practicality of broiler chicken coop climate control tools in realizing community empowerment.