Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Pemenuhan Kebutuhan Rekaman Terkait Proses Pemesanan (Order-To-Cash) Produk Custom Menggunakan Metode Business Process Management (Bpm) Pada Umkm Industri Alas Kaki Kulit Al Mudhofar , Jafier Rayhan; Sutari, Wiyono; Salma , Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlahUMKM terbanyak di Indonesia pada tahun 2022, adapunindustri UMKM dengan tingkat pertumbuhan produksitertinggi di Indonesia pada tahun 2022 yaitu industri kulit,barang dari kulit dan alas kaki sebesar 20.92%. Pada tahunyang sama, Jawa Barat justru mengalami penurunan tingkatpertumbuhan pada industri kulit, barang dari kulit dan alaskaki rata-rata sebesar -13.70%. Terdapat beberapa faktor yangmenyebabkan hal ini tejadi yaitu kurangnya informasi atasproduk yang akan dipesan oleh konsumen, tidak terlaksananyakontrol atas kualitas produk dan layanan yang diberikan, dantidak berjalannya strategi produksi yang telah direncanakansehingga manajemen kualitas tidak dapat berjalan dengansemestinya. Pada penelitian ini dilakukan perancanganrekaman informasi untuk memenuhi kebutuhan informasi yangdiperlukan dalam proses pemesanan (order-to-cash) sesuaidengan requirement ISO 9001:2015. Adapun dalam melakukanperancangan usulan akan digunakan metode Business ProcessManagement (BPM) melalui BPM Lifecycle yang meliputi tahapprocess identification, process discovery, process analysis, danprocess re-design. Adapun hasil dari penelitian ini beruparekaman informasi terkait proses pemesanan (order-to-cash)yang telah sesuai dengan ISO 9001:2015. Diharapakan hasilrancangan dapat memberikan acuan pemenuhan mutupelanggan oleh UMKM terkait dan mampu memberikanperbaikan yang berkelanjutan. Kata kunci— Proses Bisnis, Pemesanan, ISO 9001:2015,Business Process Management
Perancangan Sop Persiapan Pengukuran Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Pada Program Studi Teknik X Universitas Telkom Menggunakan Metode Business Process Improvement Berdasarkan Iso 9001:2015 Klausul 9.1.2 Dewi , Aura; Sutari, Wiyono; Susanto , Hadi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi (Prodi) Teknik X merupakan salahsatu prodi dalam Fakultas Teknik Y. Dalam proses belajarmengajarnya, terdapat kegiatan praktikum yang dilaksanakanoleh laboratorium terkait. Setiap modul terakhir sesuai aturandari Prodi, terdapat kegiatan feedback atau umpan balik kegiatanpraktikum maupun laboratorium terkait, yaitu berupa pengisiankuesioner secara online yaitu melalui media microsoft forms.Kegiatan pengambilan feedback sudah berjalan selama ini, tetapibelum memiliki panduan dokumen secara tertulis dalampelaksanaannya. Melakukan perancangan Standard OperatingProcedure (SOP) persiapan pengukuran kepuasan mahasiswaterhadap kegiatan praktikum pada Program Studi Teknik X,digunakan standar mutu ISO 9001:2015 klausul 9.1.2 mengenaikepuasan pelanggan dan metode Business Process Improvement(BPI). Dan untuk mengetahui akar permasalahan, dilakukanwawancara kepada laboran dan kepala laboratorium terkait dandigambarkan dalam bentuk diagram fishbone. Sehingga dari hasilrancangan tersebut dibuat kedalam bentuk SOP yang dapatdigunakan oleh Prodi sebagai panduan dalam persiapanpengukuran kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan praktikum.Sehingga, melalui SOP yang telah dirancang diharapkan agarProdi dapat melakukan sosialisasi serta persiapan pengukurankepuasan mahasiswa sesuai dengan prosedur yang sudah sesuaidengan ISO 9001:2015 klausul 9.1.2. Kata Kunci - ISO, ISO 9001:2015, SOP, BPI, Kepuasan Mahasiswa, Persiapan Pengukuran
Perancangan Usulan Perbaikan Proses Bisnis Untuk Meningkatkan Efisinesi Waktu Proses Dispatch Kargo Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement (Bpi) Herawati, Tania Naya; Sutari, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakatmenjadikan sektor logistik mengalami perkembangan yangmembaik, pada perkembangan tersebut perlu didukung dengansuatu upaya yang dilakukan untuk mencapai sebuah sistemlogistik yang lebih efektif dan efisien sehingga dapatmeningkatkan kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan salahsatunya dapat ditandai dengan ketepatan waktu dalam prosespengiriman dan proses pengiriman yang efektif dan efisien.Dalam penelitian ini, diketahui bahwa pengiriman di PT XYZseringkali mengalami keterlambatan pengiriman. Berdasarkandata pengiriman pada bulan Juli hingga Agustus 2022 shippingyang mengalami keterlambatan lebih dari 50%. Hal tersebutdikarenakan terdapat alur proses yang kurang optimal dalampelaksanaannya yaitu proses dispatch. Pada perbaikan prosesdispatch di PT XYZ dilakukan dengan menggunakan metodeBusiness Process Improvement (BPI). Dari hasil penelitiandidapatkan rekomendasi perbaikan dengan menambahkanforclift pada proses dispatch. Setelah melakukan perbaikandiketahui bahwa penambahan forclift pada proses dispatchdapat menghilangkan 2 aktivitas sehingga didapatkan totalaktivitas menjadi 12 aktivitas dengan 9 aktivitas RVA dan 3aktivitas BVA dengan total waktu siklus menjadi 72,5 menit danmemiliki efisiensi waktu siklus 88,96%. Sedangkan total waktupada proses dispatch eksisting yaitu 123 menit dengan efisiensiwaktu 59,34%. Sehingga dapat diketahui bahwa terdapatpengurangan waktu siklus selama 50,5 menit pada proses bisnisusulan dengan peningkatan efisensi waktu siklus 29,62%. Kata kunci— Logistik, Business Process Improvement,Proses bisnis.
Usulan Prosedur Sebagai Hasil Risk Treatment Untuk Memenuhi Persyaratan Iso 9001:2015 Klausul 6.1 Pada Proses Produksi Tahu Rizky, Muhammad Akmal; Sutari, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah produsen mengolah 600-700 kg kedelai menjadi produk tahu setiap harinya. Pada proses produksitahu, produsen pernah mengalami permasalahan karena terjadinya kejadian berisiko yaitu saringan air yangdipakai tidak dirawat dengan baik sehingga menyebabkan produk yang tidak menemui ekspektasiperusahaan. Kejadian tersebut merupakan kejadian berisiko yang terjadi karena belum terdapatnya prosesmanajemen risiko dan proses penilaian risiko. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui apa sajarisiko yang belum teridentifikasi, bagaimana potensi dampak yang ditimbulkan oleh risiko tersebut jikadibiarkan, juga bagaimana cara organisasi melakukan penanganan dari risiko-risiko tersebut. Penelitian inimenggunakan metode risk assessment ISO 31000:2018 untuk memenuhi persyaratan klausul 6.1 ISO9001:2015. Juga dengan menggunakan tool matriks risiko untuk mengevaluasi status risiko yang telahdiidentifikasi dan di analisis. Tahapan-tahapan dari metode yang digunakan pada penelitian ini adalahidentifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko. Dari tahapan-tahapan tersebut lalu akan dibuat risktreatment. Hasil rancangan pada penelitian ini berupa Standard Operating Procedure atau SOP PerawatanMesin dan didukung oleh perekaman perawatan mesin dengan harapan mencegah atau meminimasi dampakrisiko yang telah diidentifikasi, di analisis, dan di evaluasi. Dengan rancangan tersebut, diharapkan produsendapat mengaplikasikan sistem manajemen mutu sesuai dengan ISO 9001:2015 dan sistem manajemen risikodengan melaksanakan risk assessment yang ada pada ISO 31000:2018 sehingga dapat meminimasi kejadianberpotensi risiko yang dapat berpotensi menimbulkan kerugian bagi organisasi. Kata kunci: risiko, ISO 9001:2015, penilaian risiko, ISO 31000:2018, matriks risiko