Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IBU BEKERJA DENGAN PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza; Ratih, Rini Hariani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5677

Abstract

Backgound : The mortality rate of pregnant, maternity and postpartum women in Riau Province increased from the previous year. The Publich Health Office held a Maternity Class Program to broaden the knowledge of pregnant women. Purpose : of this study was to determine the relationship between work and the use of classes for pregnant women in Pekanbaru. Methode : This research is a quantitative analytic observational with the type of cross-sectional study design. The population in this study were all third trimester pregnant women in the work area of Harapan Raya Pekanbaru Publich Health Center in 2016 as many as 304. The sample was 211 people with a systematic random sampling technique. Collecting data using a questionnaire, previously the questionnaire has been tested for validity and reliability first to respondents with the same characteristics as many as 30 respondents. Data analysis was carried out univariate and bivariate using a computer program. Result : Bivariate analysis using Chi-square test with the estimated confidence interval (CI) or 95% confidence level CI. Univariate results found that most of the respondents did not use the class of pregnant women as many as 163 people (77%). The results of the Chi-Square Test show that the P-value of work on the use of the class of pregnant women is 0.008 (P<0.05) with an OR value of 3.565, which means that there is a relationship between work and class utilization of pregnant women. Conclusion : It can be concluded that there is a relationship between work and class utilization of pregnant women and working mothers are 3x at risk of not using the class of pregnant women compared to mothers who do not work.Suggestion for health workers to coordinate with pregnant women who work, so that the schedule for the implementation of the class for pregnant women can be mutually agreed so that the class for pregnant women can be attended by all pregnant women in their working area. And pregnant women can feel the benefits of attending classes for pregnant women.  Keywords : Job, Maternity Class ABSTRAK Latar Belakang : Angka kematian ibu hamil, bersalin dan nifas di provinsi Riau meningkat dari tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan mengadakan Program Kelas Ibu Hamil untuk menambah wawasan ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan pemanfaatan kelas ibu hamil di pekanbaru.Metode : Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain  Cross-sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru tahun 2016 sebanyak 304. Sampel sebanyak 211 orang dengan teknik pengambilan sampel secara Systematic Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sebelumnya kuesioner telah di lakukan uji validitas dan reabilitas terlebih dahulu kepada responden dengan karakteristik yang sama sebanyak 30 orang responden. Analisis data dilakukan secara  univariat dan bivariat dengan menggunakan program komputer.Hasil : Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan estimasi Confiden Interval (CI) atau tingkat kepercayaan 95% CI. Hasil univariat di dapatkan bahwa sebagian besar responden tidak memanfaatkan kelas ibu hamil sebanyak 163 orang (77%). Hasil Uji Chi-Square menunjukkan Pvalue pekerjaan terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil adalah 0,008 (P<0,05) dengan nilai OR 3,565 yang artinya terdapat hubungan antara pekerjaan dan pemanfaatan kelas ibu hamil.Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan dan pemanfaatan kelas ibu hamil dan ibu yang bekerja beresiko 3x tidak memanfaatkan kelas ibu hamil di bandingkan dengan ibu yang tidak bekerja.Saran bagi petugas Kesehatan untuk mengadakan koordinasi dengan ibu hamil yang bekerja, agar jadwal palaksanaan kelas ibu hamil dapat disepakati Bersama sehingga kelas ibu hamil bisa dihadiri oleh semua ibu hamil yang ada di wilayah kerjanya. Serta ibu hamil dapat merasakan manfaat mengikuti kelas ibu hamil.  Kata Kunci : Pekerjaan, Kelas Ibu Hamil
Counter Pressure Massage With Pain In The First Stage Of Labor Yusmaharani, Yusmaharani; Ratih, Rini Hariani; Nurmaliza, Nurmaliza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19147

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan proses yang dilalui dengan berbagai cara. Pada proses nya persalinan akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidak nyamanan. nyeri persalinan disebabkan karena terjadi peregangan pada serviks, kontraksi uterus, dan adanya proses penurunan kepala janin ke pintu bawah panggul. Massage Counter Pressure merupakan salah satu metode pengendalian nyeri persalinan berupa pijatan / massage dengan menekan daerah sakrum secara mantap dengan telapak tangan, kemudian dilepaskan dan di tekan lagi, begitu seterusnya. Pasien dalam keadaan berbaring miring, massage ini dilakukan selama ± 20 menit selama kontraksi.Tujuan: Mengetahui ada pengaruh Massage Counter Pressure dengan Nyeri Persalinan Kala I.Metode:  Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental untuk menilai efektivitas Massage Counter Pressure mengurangi nyeri saat persalinan. Populasi yang diteliti adalah ibu yang sedang melahirkan di Klinik Pratama Jambu Mawar, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependen.Analisis   Data   dalam   penelitian   ini menggunakan   analisis dependent   t-test (paired    t-test).Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 7,40 dengan deviasi standar 2,09, sedangkan setelah intervensi menjadi 4,86 dengan deviasi standar 1,68. Hasil analisis menunjukkan bahwa Massage Counter Pressure efektif dalam pengurangi nyeri persalinan (p = 0,004).Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Massage Counter Pressure dengan Nyeri Persalinan Kala I  di Klinik Pratama Jambu Mawar Pekanbaru.Saran: Diharapkan Massage ini dapat diterapkan oleh ibu dan tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi nyeri selama persalinan, sehingga meningkatkan kenyamanan ibu. Kata Kunci : Massage Counter Pressure, Nyeri Persalinan. ABSTRACT Background: Childbirth is a process that goes through various ways. During the birth process, it will cause pain and discomfort. Labor pain is caused by stretching of the cervix, uterine contractions, and the process of lowering the fetal head to the pelvic floor. Massage Counter Pressure is a method of controlling labor pain in the form of massage by pressing the sacrum area firmly with the palm of the hand, then releasing and pressing again, and so on. The patient is lying on his side, this massage is carried out for ∼20 minutes during contractions.Purpose:  Knowing that there is an effect of Counter Pressure Massage on First Stage Labor Pain.Methods:  This study used a quasi-experimental approach to assess the effectiveness of Massage Counter Pressure in reducing pain during labor. The population studied was mothers who were giving birth at the Pratama Jambu Mawar Clinic, with a total sample of 15 people selected using purposive sampling. Data were collected using a pain intensity scale before and after intervention. Data analysis was carried out univariately and bivariately using the dependent t-test. Data analysis in this study used dependent t-test analysis (paired t-test).Results: Results: The results of the analysis showed that the average pain before the intervention was 6,57 with a standard deviation of 0,92, while after the intervention it was 3,67 with a standard deviation of 1.68. The results of the analysis showed that Massage Counter Pressure was effective in reducing labor pain (p = 0.000).Conclusion: There is an Effect of Counter Pressure Massage on First Stage Labor Pain at the Pratama Jambu Mawar Clinic Pekanbaru.Suggestions : It is hoped that this massage can be applied by mothers and health workers to help reduce pain during labor, thereby increasing maternal comfort. Keywords : Massage Counter Pressure, Labor Pain. 
Pengaruh Teknik Deep Back Massage Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Klinik Pratama Jambu Mawar Ratih, Rini Hariani; Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i03.3548

Abstract

Nyeri Persalinan adalah hal fisiologis yang dirasakan ibu menjelang persalinan. nyeri persalinan disebabkan karena peregangan serviks, kontraksi uterus, dan penurunan kepala janin. Teknik deep back massage merupakan salah satu metode pengendalian nyeri berupa pijitan / massage dengan menekan daerah sakrum secara mantap dengan telapak tangan, lepaskan dan tekan lagi, begitu seterusnya. Pasien dalam keadaan berbaring miring, dilakukan selama  20 menit selama kontraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental untuk menilai efektivitas teknik deep back massage mengurangi nyeri saat persalinan. Populasi yang diteliti adalah ibu yang sedang melahirkan di Klinik Pratama Jambu Mawar, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependen. Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis dependent t-test (paired t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 7,40 dengan deviasi standar 2,09, sedangkan setelah intervensi menjadi 4,86 dengan deviasi standar 1,68. Hasil analisis menunjukkan bahwa. Teknik deep back massage efektif dalam mengurangi nyeri persalinan (p = 0,004). Diharapkan teknik ini dapat diterapkan oleh ibu dan tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi nyeri selama persalinan, sehingga meningkatkan kenyamanan ibu