Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIVITAS LATIHAN OTOT PERUT DAN DASAR PANGGUL PADA KEHAMILAN TERHADAP RISIKO DIASTASIS RECTI Herayono, Febby; Permata Sari, Silvie
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30703

Abstract

Diastasis recti abdominis (DRA) merupakan kondisi umum pada ibu hamil yang ditandai pelebaran jarak inter-recti (IRD). Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung, penurunan stabilitas trunk, disfungsi dasar panggul, hingga gangguan biomekanik pascapersalinan. Latihan otot perut dan dasar panggul sering direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis, namun bukti ilmiah terkait efektivitasnya pada ibu hamil masih terbatas. Tujuan Mengetahui pengaruh program latihan otot perut dan dasar panggul selama 30 hari pada kehamilan terhadap perubahan IRD hingga periode postpartum. Metode: Penelitian menggunakan desain posttest control group dengan total partisipan 16 ibu hamil pada tiap kelompok (intervensi dan kontrol), usia kehamilan 24–26 minggu, dengan IRD ≥28 mm atau adanya tonjolan perut. Kelompok intervensi menjalani program latihan terstruktur otot perut dan dasar panggul selama 30 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapat intervensi khusus. Pengukuran IRD dilakukan dengan ultrasonografi pada 2 cm di atas dan bawah umbilikus pada usia kehamilan 24–26 minggu, 38–40 minggu, dan periode postpartum. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Rata-rata IRD pada kelompok intervensi meningkat terkendali dari 2,56 ± 0,23 mm menjadi 4,62 ± 0,16 mm pada 38–40 minggu, dan menurun kembali menjadi 4,30 ± 0,61 mm postpartum (p=0,001). Pada kelompok kontrol, IRD meningkat lebih besar dari 3,29 ± 0,75 mm menjadi 6,43 ± 1,05 mm, dengan penurunan minimal pada postpartum (6,07 ± 1,05 mm) (p=0,001). Analisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna pada awal pengukuran (p=0,421), namun terdapat perbedaan signifikan pada usia 38–40 minggu (p=0,008) dan postpartum (p=0,032). Simpulan: Latihan otot perut dan dasar panggul terbukti efektif dalam menekan progresivitas DRA selama kehamilan dan mempercepat pemulihan IRD postpartum. Intervensi ini bersifat aman, murah, mudah dilakukan, dan berpotensi besar untuk diintegrasikan dalam program antenatal care standar di IndonesiaKata Kunci : diastasis recti abdominis; latihan kehamilan; otot dasar panggul; inter-recti distance; Senam Hamil
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Rsu Hermina Kota Padang Tahun 2025 Darma, Ika Yulia; Putri, Nadila Dwi; Herayono, Febby; Zaimy, Silvi; Idaman, Meldafia; Inayati, Inayati; Indriani, Silfina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30806

Abstract

Trimester ketiga kehamilan sering disertai peningkatan kecemasan akibat perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami ibu hamil menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak teratasi dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan dan kesejahteraan ibu maupun janin. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan adalah prenatal yoga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di RSU Hermina Kota Padang tahun 2025.Penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 16 ibu hamil trimester III yang mengikuti kelas prenatal yoga, diambil dengan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-Test pada tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat kecemasan sebelum intervensi adalah 30,06 dan sesudah intervensi menurun menjadi 11,00. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan prenatal yoga terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III.Prenatal yoga efektif menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan. Intervensi ini dapat dijadikan metode nonfarmakologis yang aman dan mudah untuk membantu ibu hamil mengelola kecemasan selama kehamilan.Kata kunci: Prenatal Yoga, Kecemasan, Trimester III.