Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN TIPOLOGI RUANG PESANTREN BAGI SANTRI DISABILITAS INTELEKTUAL Fardoni, Sony Dwi; Yunisya, Adibah Nurul
Mintakat: Jurnal Arsitektur Vol. 23 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Architecture Department University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jam.v23i1.6062

Abstract

Pesantren pada umumnya adalah tempat para santri belajar agama dan ilmu umum dalam lingkup bermukim. Namun, dalam psikososial ranah pesantren saat ini bisa beralih menjadi sebuah objek yang sangat mengganggu apabila yang bermukim adalah santri berkebutuhan khusus yakni disabilitas intelektual. Kajian ini akan mengupas bagaimana seharusnya elemen pembentuk ruang pesantren bagi disabilitas intelektual, dengan membandingkan tipologi ruang pesantren untuk santri normal berdasar desain berbasis manusia sebagai tolak ukur keberhasilan bagi pengguna yakni disabilitas intelektual. Pada akhir jurnal ini, akan ditemukan beberapa aspek elemen tipologi ruang yang berdasar strategi arsitektural yang harus diterapkan pada pesantren yang memiliki santri disabilitas intelektual.Islamic boarding schools in general are places where students learn religion and general science within the scope of living. However, in the psychosocial realm of Islamic boarding schools today, it can turn into a very friendly object, which are students with special needs, namely intellectual disabilities. This study will examine how the design of pesantren spaces for intellectual disabilities should be, by comparing the typology of Indonesian pesantren spaces based on human-based designs as a benchmark for trust for users with intellectual abilities. In this final journal, we will find several aspects of architectural strategies that must be applied to Islamic boarding schools with intellectual disabilities.
Exploration of Identification at Each Phase to Advance Productivity Towards Sustainable Practices Azhahra Divia Putri; I Nyoman Dita Pahang Putra; Adibah Nurul Yunisya
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i2.1333

Abstract

This study analyzes the productivity of tower cranes in high-rise building construction projects in Indonesia, focusing on sustainable practices and advanced techniques. The rapid growth of infrastructure has heightened competition in the construction sector, making efficiency essential. Tower cranes are key to accelerating project timelines and reducing costs, but their productivity can differ between theoretical specifications and actual field conditions. Using a quantitative descriptive method, this study compares theoretical productivity based on equipment specifications with direct field observations of the Potain MCT 205 tower crane at a high-rise site. Data on cycle time and lifting volume for work such as column reinforcement and concrete pouring were collected. Results show that theoretical productivity is higher than field observations, with a 40% increase for works and up to a 92% increase per phase. The findings stress the importance of incorporating advanced planning and sustainable practices to optimize productivity, minimize delays, and reduce costs in construction projects
Exploration of Identification at Each Phase to Advance Productivity Towards Sustainable Practices Putri, Azhahra Divia; Putra, I Nyoman Dita Pahang; Adibah Nurul Yunisya
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i2.1333

Abstract

This study analyzes the productivity of tower cranes in high-rise building construction projects in Indonesia, focusing on sustainable practices and advanced techniques. The rapid growth of infrastructure has heightened competition in the construction sector, making efficiency essential. Tower cranes are key to accelerating project timelines and reducing costs, but their productivity can differ between theoretical specifications and actual field conditions. Using a quantitative descriptive method, this study compares theoretical productivity based on equipment specifications with direct field observations of the Potain MCT 205 tower crane at a high-rise site. Data on cycle time and lifting volume for work such as column reinforcement and concrete pouring were collected. Results show that theoretical productivity is higher than field observations, with a 40% increase for works and up to a 92% increase per phase. The findings stress the importance of incorporating advanced planning and sustainable practices to optimize productivity, minimize delays, and reduce costs in construction projects
SPATIAL ANALYSIS IN THE DEVELOPMENT OF THE ECONOMIC AREA OF COASTAL VILLAGE KALANGANYAR Yunisya, Adibah Nurul; Elviana, Eva; Mutia, Fairuz
Border: Jurnal Arsitektur Vol. 3 No. 1 (2021): JUNE 2021
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/border.v3i1.83

Abstract

Kalanganyar Village is a coastal village located on the coast of Sidoarjo Regency. Like other coastal villages, Kalanganyar Village carries a special coastal character both in the livelihood sector, land use sector, potential natural disaster sector, and socio-economic sector. Several studies show that the socioeconomic conditions of coastal communities live below the poverty line, while the lives of coastal communities depend a lot on land use in coastal areas (ponds and sea). Clasification and phenomena of coastal areas are strongly defined by the spatial character of the coast which is located on the boundary of land and sea. Therefore, this study intends to look at the economic condition of the coastal community of Kalanganyar Village by analyzing the spatial conditions of the area. Researchers will observe how the development of the economic area of Kalanganyar Village from time to time spatially. The spatial data obtained will be analyzed by taking into account the existing condition of infrastructure, potential disasters, and the existing condition of livelihood diversification of the residents of Kalanganyar Village. From the results of the analysis, it was found that infrastructure development also contributed to the development of the economic area of Kalanganyar Village. The results of historical observations of the development of the region show stagnant development due to the cessation of infrastructure development in the Kalanganyar Village area, so that the people of Kalanganyar Village cannot create diversification of employment opportunities in their region.
Kajian Penerapan Langgam Arsitektur Neo Vernakular Pada Pusat Kuliner Pik Jakarta Rito Aripin, Avatara; Nurul Yunisya, Adibah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.722 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11475

Abstract

Potensi kuliner Indonesia meningkat setiap tahunnya, ditandai dengan adanya inflasi pada sektor usaha dan pariwisata kuliner tertutama di daerah ibu kota Jakarta. Penyediaan berbagai jenis makanan dan minuman tersebut akan memberikan dampak bagi perekonomian lokal, kebudayaan, dan penciptaan pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya pusat kuliner Pantjoran PIK sebagai ikon baru untuk ibukota Jakarta untuk membuat industri kuliner di sekitar PIK menjadi maju dan menciptakan identitas baru untuk daerah PIK. Akibat bangunan pusat kuliner pantjoran PIK menciptakan sebuah kesenjangan konsep antara arsitektur neo vernakular pada area kuliner dan arsitektur kontemporer ruko kulinernya, sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan pemahaman serta mengetahui tentang penerapan langgam arsitektur neo vernakular pada bangunan area pantjoran PIK Jakarta. Selain itu juga mendapat pengetahuan lain seputar ragam bentuk dan tampilan arsitektur neo vernakular yang ada. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman tentang bentuk bangunan masa kini yang diminati dapat menjadi daya tarik bagi para penggunanya yang dapat mengikuti perubahan zaman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang selanjutnya dianalisis deskriptif dengan melakukan observasi dan berfokus pada elemen-elemen pembentuk arsitektur neo vernakular pada bangunan pusat kuliner kuliner.
Kajian Penerapan Ekologi pada Interior Kamar Alila Villas Uluwatu Bali Trifirdausi Nabila, Renada; Yunisya, Adibah Nurul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1984.587 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11643

Abstract

Indonesia memiliki banyak destinasi pada sektor pariwisata yang berpotensi meningkatkan perolehan devisa negara. Salah satu daerah destinasi wisata yang terkenal dan dapat meningkatkan devisa negara yaitu Bali. Masyarakat yang berkunjung ke Bali tidak hanya dari wisatawan lokal namun juga wisatawan mancanegara. Sektor pariwisata yang diperkuat pada wilayah Bali akan semakin banyak penyedia fasilitas penginapan hotel resort, namun hal ini akan menyebabkan perpindahan polusi dari wisatawan lokal dan wisatawan asing ke tempat pariwisata yang dapat mengancam kerusakan ekosistem lingkungan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu penerapan arsitektur ekologi pada interior kamar kawasan penginapan berupa bangunan hotel resort. untuk memahami prinsip yang digunakan pada interior hotel resort di Bali. Metode: Objek penelitian menggunakan Alila Villas Uluwatu Bali yang dikaji dengan metode kualitatif secara studi kepustakaan dengan mempelajari literatur menggunakan parameter uji antara lain ramah lingkungan, hemat energy, pemeliharaan sumber lingkungan, dan menggunakan material lokal. Hasil: prinsip ekologi telah menerapkan ekologi arsitektur dalam interior kamar Alila Villas Uluwatu Bali untuk mengatasi kerusakan lingkungan dengan menciptakan ruang hemat energi yaitu dengan cara menerapkan mendesain bangunan dengan pengunaan lampu LED dan penghawaan alami serta menciptakan desain ramah lingkungan dengan cara menggunakan bahan alam dan material local Bali
KAJIAN PENATAAN ZONASI GEDUNG PARU DAN JANTUNG RSUD BANGIL DIMASA PANDEMI COVID-19 Joan Sekarkinanthi; Adibah Nurul Yunisya
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 5 No 01 (2025): Desember 2024 - Mei 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v5i01.9432

Abstract

Abstrak Manusia memiliki organ pernapasan yang sangat penting dan rawan, yakni paru-paru. Banyak macam penyakit yang mudah menyerang organ ini. Penyakit paru dan pernapasan memiliki dua jenis penyakit yakni, penyakit menular dan tidak. Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh coronavirus. Pada Maret 2020, Virus Covid-19 mulai memasuki Indonesia. Dengan adanya situasi pandemi Covid-19 ini membuat masalah kesehatan di Indonesia semakin besar. Penyakit paru dan pernapasan harus ditangani dengan intensif dan khusus, terutama untuk penyakit Covid-19 yang penularannya sangat cepat dan menyebabkan banyak jiwa yang meninggal. Gedung Paru dan Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil digunakan untuk menangani penyakit khusus paru dan jantung. Dengan dijadikan sebagai ruang isolasi Covid-19 dan adanya peraturan baru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang perubahan konsep penataan zonasi rumah sakit dimasa pandemi Covid-19, membuat Gedung Paru dan Jantung mengalami beberapa perubahan. Maka penelitian ini bertujuan untuk menyajikan penataan zonasi ruang pada Gedung Paru dan Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, dengan cara studi literatur dan mengobservasi lapangan atau pengamatan langsung. Setelah melakukan olah data, terdapat beberapa temuan seperti, penambahan ruangan dan perubahan tatanan zonasi rumah sakit. Key Words: Covid-19, Ruang Isolasi, Rumah Sakit Paru-Paru, Tatanan Zonasi Abstract Humans have a very important and vulnerable respiratory organ, namely the lungs. Many kinds of diseases that easily attack this organ. Pulmonary and respiratory diseases have two types of diseases. Such as, infectious and non-communicable diseases. Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) is a disease caused by a Coronavirus. In March 2020, the Covid-19 Virus began to enter Indonesia. With the Covid-19 pandemic situation, health problems in Indonesia are getting flare. Pulmonary and respiratory diseases must be handled intensively and specifically, especially for Covid-19 disease, which spreads very quickly and causes many people to die. The Lung and Heart Building of the Bangil Regional General Hospital (RSUD) is used to treat special lung and heart diseases. According to being used as a Covid-19 isolation room and the new regulation from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia regarding changes to the concept of hospital zoning during the Covid-19 pandemic, The Lung and Heart Building underwent several changes. Therefore, this study aims to present the spatial zoning arrangement in the Lung and Heart Building of the Bangil Regional General Hospital (RSUD) by means of literature studies and field observations or direct observations. After processing the data, there were several findings, such as the addition of rooms and changes to the hospital zoning arrangement. Key Words: Covid-19, Isolation Room, Pulmonary Hospital, Zoning Order