Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Standar dan Sertifikasi Halal pada Industri Farmasi dan Kosmetika di Era Globalisasi Akh. Jazuli; Mariyatul Kiptiyah; Ach. Zakaria
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah mendorong perkembangan industri farmasi dan kosmetika secara pesat sehingga produk dari berbagai negara dapat beredar secara luas di pasar internasional. Perubahan ini menuntut adanya pemenuhan standar mutu, keamanan, dan kehalalan produk, terutama bagi konsumen Muslim yang jumlahnya terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar dan sertifikasi halal pada industri farmasi dan kosmetika di era globalisasi, serta mengidentifikasi tantangan, hambatan, dan strategi optimalisasi penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen regulasi, laporan industri, kebijakan pemerintah, dan referensi terkait perkembangan standar halal internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi standar halal membawa dampak positif terhadap daya saing industri melalui peningkatan kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan peluang ekspor. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya pengetahuan pelaku usaha, biaya sertifikasi yang dianggap tinggi, kompleksitas proses administrasi, keterbatasan infrastruktur halal, ketidakjelasan bahan baku dalam rantai pasok global, perubahan regulasi, rendahnya kompetensi SDM halal, serta literasi digital yang masih rendah. Upaya optimalisasi dilakukan melalui harmonisasi standar halal internasional, penguatan manajemen rantai pasok halal, pemanfaatan teknologi seperti blockchain, peningkatan kapasitas SDM, serta pendampingan intensif bagi UMKM. Penelitian ini menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga strategi bisnis yang penting dalam menghadapi persaingan global.
Effectivity Combination of Low Impact Aerobic Exercise and Hatha Yoga on Blood Pressure and Pulse Rate in Patients with Hypertension Diah Priyantini; Daviq Ayatulloh; Erfan Rofiqi; chlara Yuanita Prabawati; Septian Galuh Winata; Mariyatul Kiptiyah
Sains Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/sainsmed.v16i2.39271

Abstract

Background: Non-pharmacological therapy in hypertensive patients to improve blood pressure and pulse began to be selected to provide support for pharmacological treatment. This study aims to analyze the effectiveness of a combination of low impact aerobic exercise and hatha yoga on blood pressure and pulse rate in patients with hypertension.Metode: Penelitian kuantitatif pada pasien hipertensi menggunakan pendekatan desain kelompok kontrol pra-posttest eksperimental. Pasien sesuai dengan kriteria direkrut menggunakan purposive sampling dan memperoleh 39 responden masing-masing dalam kelompok kontrol dan intervensi. Variabel independen dari penelitian ini adalah kombinasi latihan aerobik berdampak rendah dan hatha yoga yang diberikan dua kali seminggu selama 4 minggu dengan durasi 40 menit pemanasan, 10 menit istirahat dan 20 menit pendinginan. Variabel dependen tekanan darah dan denyut nadi diamati melalui pengukuran. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan.Hasil: Sebanyak 37 responden dari masing-masing kelompok bertahan hingga akhir penelitian, dan hasilnya menunjukkan efek signifikan dari kombinasi aerobik berdampak rendah dan hatha yoga pada tekanan darah dan denyut nadi pada pasien hipertensi (p=0,000) pada kelompok intervensi. Tekanan darah sistolik menurun dari 147,78 ± 6,014 menjadi 131,08 ± 6,576. Tekanan darah diastolik menurun dari 95,08 ± 2,278 menjadi 80,81 ± 6,032 dan denyut nadi menurun dari 87,62 ± 5,570 menjadi 79,49 ± 5,295.Kesimpulan: Kombinasi latihan aerobik berdampak rendah dan hatha yoga telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dan denyut nadi pada pasien hipertensi, sehingga terapi dapat digunakan sebagai terapi suportif untuk mendukung terapi farmakologis pasien.