Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembekalan Magang Program MBKM Bagi Mahasiswa Program Studi Manajemen Tentang Etika Dalam Interaksi Sosial Sukarni, Sri; Wulandari, Yayang Erry; Kartikaningrum, Sari; Aryani, Menik
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.767

Abstract

Program magang sebagai proses pembelajaran yang membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja atau praktik secara langsung dan melatih mahasiswa untuk memiliki pengetahuan spesifik terhadap bidang keahlian tertentu yang sesuai dengan minat dan kondisi serta situasi di dunia kerja secara nyata. Dalam lingkungan kerja, seseorang diharapkan mempunyai etika yang merupakan serangkaian nilai atau norma yang dipegang erat oleh setiap orang. Beberapa mahasiswa mungkin belum memahami sepenuhnya prinsip-prinsip etika dalam interaksi sosial, terutama dalam konteks profesional di tempat kerja. Oleh karena itu pembekalan magang bagi mahasiswa Program Studi Manajemen dengan memberikan materi tentang Etika dalam Interaksi Sosial perlu dilaksanakan. Metode pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap persiapan, disiapkan materi yang berkaitan dengan tema. Pada tahap pelaksanaan, para pelaksana menyampaiakn materi tentang Etika dalam Interaksi Sosial. Pada tahap evaluasi, pelaksana  memberikan sesi tanya-jawab untuk mengetahui pemahaman mereka tentang materi yang telah disampaikan dan hasil jawaban mereka dianalisis. Hasil dari pembekalan ini menunjukkan bahwa pembekalan magang tentang Etika dalam Interaksi Sosial penting karena memberikan pemahaman perilaku yang sesuai dalam lingkungan kerja, serta membantu membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja. Disamping itu, membantu mahasiswa untuk sukses dalam pekerjaan dan karier mereka di masa yang akan datang melalui komunikasi yang efektif dan perilaku yang etis. Dapat disimpulkan bahwa melalui pembekalan magang mahasiswa Program Studi Manajemen tentang Etika dalam Interaksi Sosial adalah mahasiswa magang memiliki pengetahuan tentang Etika dalam berinteraksi di tempat magang.
Empowering MSMEs through English Learning Training to Improve Digital Communication Competence Setianingsih, Tri; Imansyah, Imansyah; Kamarudin, Kamarudin; Wulandari, Yayang Erry; Utama, I Made Permadi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zckzw465

Abstract

The limited English proficiency of most Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) became the background for this community service program. This activity aims to improve the quality of human resources, particularly in mastering English as a global language as well as digital communication competence, among young MSME entrepreneurs. Jatisela Village, located in Gunungsari District, is a developing area with many MSME players and is close to Senggigi Beach, a well-known tourist destination visited by both domestic and international tourists. Unlike conventional language training, this program combines LSP-based English learning with peer mentoring and digital artifact production to address the specific needs of rural MSMEs. The implementation involved several stages, including surveys, task distribution, execution, and monitoring. The activities included material sharing, practice sessions, and discussions. A pre-test was conducted before the training, and a post-test afterward to measure participants’ progress. Continuous monitoring was carried out by the team. The pre-test results showed that only 30% of the 20 participating MSME entrepreneurs were able to communicate in English, both orally and in writing, with foreign tourists, while 70% were unable to do so.The training employed a diffusion method focused on English conversation for buying and selling offers to improve digital marketing skills. The sessions combined lectures, question-and-answer discussions, hands-on practice, and finally, a post-test and evaluation. The post-test results showed an improvement of 40%, with 70% of participants becoming more confident and capable of communicating in English both orally and in writing, while 30% still required further guidance. The evaluation results indicated that nearly 100% of participants were satisfied with the program.