Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis kemampuan forehand drive atlet tenis meja Sari, Dessi Novita; Antoni, Despita
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 1 No. 1 (2020): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/es:ijope.2020.vol1(1).5253

Abstract

The purpose of this study was to analyze the forehand drive ability of the Semen Padang table tennis athletes. This type of research is descriptive where the researcher only wants to see the actual situation in the field about the ability of forehand drive in playing table tennis. The population in this study were 18 beginner table tennis athletes in Semen Padang. The sampling technique used was proportional random sampling, so the number of samples was 15 people. To get data about the forehand drive capability, a test instrument was used with a target on the table. The analysis technique used is in accordance with the type of research, namely by using the percentage calculation. Based on the measurement and analysis, the results showed that the table tennis athlete of Semen Padang has the ability forehand drive in the medium category.
Survei minat masyarakat terhadap olahraga teqball di Kalimantan Selatan Syahban, Arham; Antoni, Despita; Sepriani, Rika; Tri Fitrianto, Ari; Hanafi, Moh.
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23259

Abstract

Teqball is a new sport in the world. Since the sport of Teqball entered Indonesia in 2019 until now, it has not shown extraordinary development. This research aims to encourage the public to be interested in actively participating in teqball sports. Interest is needed to realize a sports activity because it causes a sense of interest and enjoyment in participating in sports. The subjects in this study are the people of South Kalimantan, especially Kotabaru Regency, with as many as 87 participants using an incidental sampling technique. The survey method uses a questionnaire that has been validated by experts with a validity value of 0.87 and a reliability of 0.79. A percentage-based quantitative descriptive approach is used in the data processing process using SPSS version 26 software, where a questionnaire containing an indigo Likert scale of 1-5 will be given for assessment. The results show that the average interest score was obtained through a percentage descriptive analysis, where the percentage of attention indicators (75%), the percentage of facility indicators (78%), the percentage of environmental indicators (66%), and the percentage of interest indicators (63%). So it can be concluded in this study that the interest in teqball sports among the people of South Kalimantan is at a high standard.
Peningkatan Kompetensi Guru PJOK: Dampak Pelatihan terhadap Implementasi Senam Anak Indonesia Hebat di Kabupaten Solok Arsil; Antoni, Despita; Argantos; Angelia, Lusi; Oktaviani, Rezli; Khairoh, Jannatul
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.106

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi rendahnya pemahaman dan keterampilan guru PJOK Kabupaten Solok dalam mengimplementasikan Senam Anak Indonesia Hebat. Permasalahan utama meliputi kurangnya pelatihan khusus, terbatasnya penguasaan gerakan dan prinsip senam, serta minimnya media pembelajaran standar. Solusi yang ditawarkan berupa pelatihan intensif melalui metode sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung, didukung penyediaan modul dan video tutorial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek: pemahaman konseptual (63%), keterampilan praktik (dari 15.4% menjadi 89.2%), dan kepercayaan diri guru (dari 23.1% menjadi 93.8%). Media pembelajaran yang disediakan terbukti efektif memfasilitasi belajar mandiri guru, sementara publikasi melalui media sosial berhasil memperluas dampak program. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru tetapi juga mempersiapkan mereka sebagai agen perubahan dalam menanamkan kebiasaan sehat, meningkatkan konsentrasi belajar, dan membangun karakter disiplin siswa melalui senam pagi.
Pengaruh model pembelajaran kelentukan berbasis permainan terhadap peningkatan gerakan fase di udara lompat jauh gaya menggantung Antoni, Despita; Arsil, Arsil; Rasyid, Willadi
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1056

Abstract

Masalah: Keterampilan lompat jauh gaya menggantung siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok, khususnya pada fase melayang di udara masih tergolong rendah. Hal ini terlihat saat melakukan gerakan, siswa langsung mendarat tanpa melakukan gerakan menggantung. Oleh karena itu, diperlukan suatu terobosan untuk meningkatkan keterampilan lompat jauh gaya menggantung melalui pembelajaran kelentukan berbasis permainan. Kelentukan merupakan komponen kondisi fisik yang dibutuhkan pada nomor lompat jauh gaya menggantung. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kelentukan berbasis permainan terhadap peningkatan gerakan fase di udara lompat jauh gaya menggantung. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan The One Group Pretest-Postest Design. Subyek penelitian ini berjumlah 12 orang. Data dianalisis dengan uji t. Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran kelentukan berbasis permainan terhadap peningkatan gerakan fase di udara lompat jauh gaya menggantung, yang ditandai dengan rata-rata awal 11,50 dan rata-rata akhir 21,42 dengan t hitung 8.42 > t tabel 2.18 pada taraf signifikansi α = 0,05. Artinya model pembelajaran kelentukan yang dirancang dapat meningkatkan kualitas gerakan pada fase di udara lompat jauh gaya menggantung. Oleh karena itu, model pembelajaran berbasis permainan yang diberikan haruslah sesuai dengan indikator penilaian gerakan pada fase di udara lompat jauh gaya menggantung.