Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman guruakan penggunaan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya motivasi belajar dan self efficacy siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendesain modul ajar IPA berbasis digital terintegrasi Computational Thinking dalam meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa tingkat SMP. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan four-D,dalam rancangan ini terdapat empat tahapan yaitu: define, design, develop, dan dissemination.Uji ahliatauvalidasidilakukan oleh 1 orang ahli media yang merevisi produk awals esuai saran para ahli. Uji lapangan kecil dilakukan oleh 20 siswa dan uji lapangan skala besar dilakukan oleh 32 siswakelas IX SMP Negeri 3 Peusangan. Metodepengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitiannya berupa panduan observasi, panduan wawancara, dan angket. Hasil penelitian pengembangan ini berupa produk modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking yang telah diuji kelayakannya oleh ahli media, siswa sebagai pengguna media tersebut. Keseluruhan hasil uji coba menunjukkan hasil yang baikyaitu memperoleh kategori sangat layak dengan rincian : (1) uji ahli materi mendapatkan hasil 80,25% sangat layak, (2) uji ahli media mendapatkan hasil 85,75% sangat layak, (3) uji skala kecil oleh siswa memperoleh hasil 83% sangat layak, (4) uji skala besar oleh siswa memperolehhasil 85,75% sangat layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan media tersebut maka dapat simpulkan bahwa modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa