Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agriment

STUDI SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA DESA BATU KAJANG KECAMATAN MALINAU SELATAN HILIR, KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA Wartomo Wartomo; Abdul Rasyid Zarta; M. Fikri Hernandi; Erna Rositah
JURNAL AGRIMENT Vol 2 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.884 KB)

Abstract

Desa Batu Kajang merupakan desa pedalaman yang perkembangannya menurun akibat beberapa perusahaan kayu di sekitar wilayah desa berhenti beroperasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat Desa Batu Kajang yang meliputi demografi desa, ekonomi dan budaya masyarakat desa. Kondisi demografi desa adalah jumlah penduduk 441 jiwa, sex rasio 1,18; kepadatan penduduk 5,99 jiwa/Km2, usia produktif 61,22%, mayoritas beragama Kristen, mata pencaharian utama penduduk petani/peladang, pertumbuhan penduduk minus (-) 2,22%, dan pengangguran 10,10%.Kondisi ekonomi masyarakat desa adalah rata-rata pendapatan Rp 1.067.700,-/bulan, kepemilikan lahan berdasarkan warisan dan beli dari orang lain, serta kesempatan bekerja 74,19% dan kesempatan berusaha 4,52%. Kondisi budaya masyarakat desa adalah mayoritas penduduk Suku Dayak Kenyah, adat istiadat yang berlaku adalah adat istiadat Dayak Kenyah, serta pengelolaan desa dipimpin oleh Kepala Desa dan Ketua Adat.
STUDI SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA DESA BENHES KECAMATAN MUARA WAHAU, KABUPATEN KUTAI TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Wartomo; Abdul Rasyid Zarta; M. Fikri Hernandi; Erna Rositah
JURNAL AGRIMENT Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.346 KB)

Abstract

Desa Benhes merupakan desa pedalaman di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat Desa Benhes yang meliputi demografi desa, ekonomi dan budaya masyarakat desa. Kondisi demografi desa adalah jumlah penduduk 988 jiwa, sex rasio 1,06; kepadatan penduduk 40,93 jiwa/Km2, usia produktif 52,02%, mayoritas beragama Katolik, mata pencaharian utama penduduk petani sawit dan karyawan perusahaan, dan pengangguran 28,40%. Kondisi ekonomi masyarakat desa adalah rata-rata pendapatan per keluarga perbulan Rp 2.000.000,- sampai dengan Rp 3.000.000,-, kepemilikan lahan berdasarkan warisan dan beli dari orang lain, serta terbatasnya sarana dan prasarana ekonomi. Kondisi budaya masyarakat desa adalah mayoritas penduduk Suku Dayak Wehea, adat istiadat yang berlaku adalah adat istiadat Dayak Wehea, serta tempat yang dilindungi adalah goa leseq, goa peapug, goa ngeong dan goa balaqla.
Potential Of Aduncum Leaf Essential Oils (Piper aduncum L) As An Antibacterial For Dental Caries Aryani, Farida; Arensyah, Mardy; Hernandi, Muhammad Fikri; Hertianti, Erina; Wartomo, Wartomo; Prayitno, Joko; Yusuf, Andi; Zarta, Abdul Rasyid; Sari, Nur Maulida
JURNAL AGRIMENT Vol. 9 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v9i2.2980

Abstract

Aduncum leaf (Piper aduncum L) have the potential as antifungal from phenolic compounds and their derivatives. Essential oils have been widely used by the community both for health, this is because of the compound content that is known to be used as antibacterial. This study aims to determine the physical properties and antibacterial activity of the aduncum leaf essential oil (Piper aduncum L). Distillation is carried out using a steam and water distillation method. Testing physical properties include color, type weight using a pycnometer and refractive index using a refractometer. Antibacterial testing is carried out by diffusion method so that the wells with modification using Streptococcus sobrinus and Streptococcus mutants. Chloramphenicol is used as a positive control in antibacterial testing. The results of testing physical properties showed the essential oil of the aduncum leaf with the M1 code had an oil weight of 6.75 gr golden yellow with a weight type 0.97875 and the Bias Index of 1,508. Oil with the M2 code has an oil weight of 3.34 gr in yellow brown with a weight of 1,01635 and a refractive index of 1,512. The results of testing the antibacterial activity S. sobrinus showed the diameter of the inhibition of aduncum leaf essential oil included in the moderate category with a value of around 6 mm-12 mm, while S. mutans antibacterial activity shows the diameter of inhibiting aduncum leaf essential oil included in the moderate category with a value of around 8 mm-15 mm. Based on the results of the study obtained, the essential oil of the aduncum leaf can be recommended as an antibacterial caries and can be developed.